Mengenal Sikap Dan Kebiasaan Belajar Yang Baik

Standard

Kebiasaan adalah suatu perilaku yang merupakan kebiasaan yang akhirnya menjadi otomatis dan tidak membutuhkan pemikiran si pelaku, sehingga si pelaku dapat memikirkan hal-hal lain yang lebih menarik ketika ia sedang berperilaku yang merupakan kebiasaan tersebut.

Kebiasaan belajar bukan bakat alamiah atau bawaan dari lahir. Setiap orang dapat membentuk sendiri kebiasaan itu. Kebiasaan belajar yang baik timbul didalam diri kita jika kita berniat melakukannya. cara seseorang untuk kegiatan belajar inilah yang akhirnya membentuk kebiasaan belajar. Kebiasaan belajar merupakan hal yang penting dalam menentukan efektif tidaknya usaha belajar yang dilakukan.

belajar
Tidak ada individu yang tepat sama dengan individu yang lainnya, sehingga kegiatan belajar yang dilakukan oleh individu yang satu dengan yang lainnya juga tidak sama. Read the rest of this entry

Advertisements

MEMBANGUN BUDAYA LITERASI DENGAN PENDEKATAN KULTURAL DI KOMUNITAS ADAT

Standard

Masyarakat memiliki keragaman budaya, budaya itu berasal dari kata buddhi yang berarti akal, budaya masyarakat yang ada, dibentuk karena kebiasaan (kecerdasan/akal) dan fasilitas alam yang tersedia sebagai sumber kehidupan. Budaya masyarakat merupakan beradapan turun temurun yang tidak lepas dari ilmu pengetahuan. Budaya itu adalah sebuah proses berfikir, yang dipengaruhi oleh agama(keyakinan hati), politik (aturan), bahasa (komunikasi), pakaian (perlindungan diri), bangunan (karya), seni (rasa). Budaya itu juga merupakan hasil karya, cipta dan rasa yang dimiliki manusia.

Literasi adalah keberaksaraan, yaitu kemampuan menulis dan membaca, budaya literasi dimaksudkan untuk melakukan kebiasaan berfikir yang diikuti oleh sebuah proses membaca, menulis yang pada akhirnya apa yang dilakukan dalam sebuah proses kegiatan tersebut akan menciptakan karya. Membudayakan atau membiasakan untuk membaca, menulis itu perlu proses jika memang dalam suatu kelompok masyarakat kebiasaan tersebut memang belum ada atau belum terbentuk.

Ada banyak cara untuk membentuk budaya literasi diantaranya (dekat, mudah, murah, senang, lanjut) : Read the rest of this entry

KEBIASAAN BELAJAR YANG BAIK

Standard

Apa itu belajar?

Menurut T. Raka Joni (1981), belajar  adalah perubahan tingkah laku yang disebabkan oleh matangnya seseorang atau perubahan yang bersifat temporer. Belajar adalah usaha sadar yang dilakukan individu dan menyebabkan adanya perubahan tingkah laku sebagai responden terhadap lingkungan, baik langsung ataupun tidak langsung.

Belajar adalah sesuatu yang harus dilakukan dalam menuntut ilmu dan untuk mencapai cita – cita. Belajar bisa dari banyak hal baik dari sekolahan mau pun dari pengalaman yang kita peroleh. Seseorang yang banyak belajar pastinya memiliki wawasan yang luas dan juga daya pikir yang kreatif. Dalam belajar tentunya kita memiliki cara – cara tersendiri agar apa yang kita pelajari mudah kita ingat dan dimengerti. Read the rest of this entry

Pentingnya Berbahasa Indonesia Yang Baik dan Benar

Standard

Bahasa itu mencerminkan pribadi seseorang, jika kita selalu menggunakan bahasa indonesia yang baik dan penuh kesantunan, orang juga akan mencitrakan kita sebagai pribadi yang baik dan berbudi, karena melalui tutur kata seseorang mampu menilai kepribadian dari orang tersebut. Tapi sebaliknya jika dalam kesehariannya seseorang tersebut tidak memenuhi etika berbahasa santun, baik dan benar maka orang lain akan mencitrakan kita sebagai pribadi yang buruk

Bahasa dapat menjadi alat kekerasan verbal yang terwujud dalam tutur kata seperti memaki, memfitnah, menghasut, menghina, dan sebagainya. Read the rest of this entry

Apakah itu ODOS?

Standard
Naufal Kelas 5 Thoriq menyetorkan ODOS

Naufal Kelas 5 Thoriq menyetorkan ODOS

Apakah itu ODOS. ODOS adalah singkatan dari One Day One Sentence ( satu hari satu kalimat). ODOS adalah program Bahasa Inggris yang ada di sekolah SDIT Al Hikmah Bintara. Dulu program sebelumnya ODOW = One Day One Word (satu hari satu kata).

Dalam ODOS, setiap siswa wajib menyetorkan dalam sehari 1 kalimat bahasa inggris dan artinya. Siswa menyetorkan kepada wali kelas atau guru kelasnya.

Program ini diharapkan setiap siswa-siswi semakin familiar dengan bahasa inggris. Karena setiap hari siswa-siswi menghafalkan satu kalimat setiap hari dan disetorkan kepada walas/guru kelasnya. Pada akhir pekan akan dievaluasi sejauh mana dia mengingat yang sudah dia setorkan.

Selamat ber-ODOS ya…

MATERI TANGGUNG JAWAB DIRI DALAM BELAJAR ( IQ, EQ, DAN SQ )

Standard

Meningkatkan kemampuan belajat tidak hanya dengan disiplin, tetapi juga dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab dan bersungguh-sungguh. Kegiatan belajar tidak hanya menuntut IQ, tetapi juga harus diimbangi dengan EQ dan SQ. Sebelum kita membahas apa itu IQ, EQ, dan SQ, mari kita mengenal bagian dan fungsi dari otak dan hati kita.
A. Otak
1. Mengenal Bagian Otak
Otak manusia terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu otak besar ( Serebrum ) dan otak kecil ( serebelum ). Keduanya memiliki ukuran dan fungsi yang berbeda-beda.
a. Otak Besar ( Serebrum )
OTAK KANAN OTAK KIRI
SENI, MUSIK BERFIKIR
VISUAL PENALARAN
EMOSI LOGIKA, MATEMATIKA, SAINS
KREATIVITAS BAHASA
Otak besar terbagi menjadi dua bagian, yakni otak besar belahan kanan yang dikenal sebagai otak kanan dan otak besar belahan kiri yang lebih populer dengan sebutan otak kiri. Berikut perbedaan fungsi antara otak kanan dan otak kiri.
Setelah kita mengetahui fungsi otak kanan dan otak kiri, maka dapat disimpulkan bahwa otak besar belahan kanan menentukan keseluruhan kecerdasan emosional (EQ) seseorang, sedangkan belahan kiri menentukan keseluruhan kecerdasan intelektual (IQ).
b. Otak Kecil (Serebelum)
Otak kecil berfungsi untuk mempertahankan hidup dan mengendalikan koordinasi gerak tubuh.
B. Hati Nurani / Qalbu
Qalbu berbeda dengan hati. Jika hati berfungsi sebagai penawar racun dan penghasil empedu untuk mengemulsikan lemak, maka qalbu berfungsi sebagai pengontrol kerja nafsu dan alarm otomatis saat melakukan perbuatan malasuai. Seseorang yang pandai mengelola kalbunya sehingga dalam perilakunya tercermin tak pernah terputus hubungannya dengan Tuhan yang Maha Esa. Artinya, seseorang tersebut memiliki SQ yang sangat tinggi. Oleh karena itu, sangat penting memiliki kecerdasan spiritual (SQ).
C. IQ, EQ, dan SQ
1. IQ
IQ atau intellegence quotient merupakan kecerdasan intelektual. IQ merupakan modal dasar keberhasilan dalam bidang non-akademik. IQ terbagi ke dalam 8 golongan.
IQ KLASIFIKASI
0 – 25 Cacat Berat / Idiot
25 – 50 Cacat Agak Berat / Embisil
50 – 75 Cacat Ringan / Debil
75 – 85 Lamban Belajar / Slow LearnerIQEQSQ
90 – 110 Normal / Rata-rata
110 – 125 Di atas rata-rata / Superior
125 – 140 Gifted
140 – 200 Genius

Hubungan IQ dengan Sekolah
IQ Tingkat Pendidikan
80 – 90 Sekolah Dasar
90- 110 Sekolah Menengah
Di atas 110 Perguruan Tinggi

IQ bersifat menetap, namun tidak mutlak karena masih bisa berubah lagi bila kita berusaha keras untuk mengubahnya.
2. EQ
EQ atau emotional quotient sangat berbeda dengan IQ. EQ mengatur hubungan antar-manusia dengan manusia. Orang-orang yang memiliki IQ tinggi sering kali mempunyai EQ yang kurang baik dan cenderung asosial. Namun tidak berarti orang yang cerdas secara emosional mempunyai IQ yang tinggi. Justru mereka yang cerdas secara emosi banyak yang berhasil di masyarakat karena kecerdasannya dalam membangun dan menjalin hubungan dengan orang lain.
Kecerdasan emosi dapat berubah kapan saja, pelan-pelan atau drastis tergantung dari keinginan individu itu sendiri dan lingkungan yang dimasukinya.
3. SQ
SQ atau spiritual quotient merupakan kemampuan seseorang manusia berhubungan dengan Tuhan. Orang yang rajin beribadah kepada Tuhan akan memiliki hati nurani yang terang, yang sangat membantu mengontrol pikiran ataupun perasaannya.

D. Cara Melatih IQ, EQ, dan SQ
No Jenis Kecerdasan Cara Melatih
1 IQ Belajar dengan cara yang benar, banyak membaca, sering latihan, selalu mengerjakan PR dan tugas-tugas, menghafal dengan rutin
2 EQ Kalau tidak bisa tanya teman atau guru, dicoba sendiri sampai bisa; belajarnya dengan tekun mulai dari yang mudah dulu terus bertahap kepada yang sulit; jangan cepat menyerah, sabar; kalau sudah bisa mengerjakan soal yang biasa, lalu tingkatkan dengan soal-soal yang baru yang lebih sulit dan menantang untuk melatih kreativitas.
3 SQ Selalu berdoa sebelum dan sesudah belajar, selalu ingat Tuhan. [Ms. R]

MEMBANGUN RUMAH SURGA

Standard

rumah di surgaMempunyai rumah indah dan nyaman adalah keinginan setiap manusia. Di dunia ini, untuk mempunyai rumah yang indah dan nyaman harus memeras keringat dahulu mencari uang, karena harganya yang mahal. Bahkan kita suka memandang sebelah mata saudara kita yang rumahnya masih ngontrak,kendaranya butut ,pakainnya lusuh dll tapi bisa jadi di sisi Allah di lebih mulia dibandingakan orang yang punya rumah dan kendaraan mewah di dunia ini karena dia terlepas dari transaksi riba, menjaga keinginan hawa nafsunya dari hal hal yang diharamkan oleh Allah, dan dia lebih focus untuk membangun istana di surge dengan memperbanyak amal sholeh yang bisa mengantarkan kepada hunian nan indah dan abadi yang keindahan dan kenyamananny tidak bisa digambarkan dengan kata kata. Yang diperlukan adalah kekuatan untuk beramal shalih dan menahan hawa nafsu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengabarkan kepada umatnya tentang amalan-amalan yang apabila dilakukan oleh manusia, maka Allah akan membangunkan sebuah rumah untuknya di surga. Yaitu:

  1. Membangun masjid walaupun hanya sedikit.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من بنى لله مسجداً، ولو كمفحص قطاةٍ أو أصغر بنى الله له بيتاً في الجنة  .

Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya sebesar sangkar burung atau lebih kecil dari itu, Allah akan bangunkan untuknya sebuah rumah di surga.” (HR Ibnu majah dari hadits Jabir, dan dishahihkan oleh Syaikh Al AlBani).

  1. Menjaga sholat dluha empat raka’at dan qobliyah dzuhur 4 raka’at.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من صلى الضحى أربعاً، وقبل الأولى أربعاً بُنى له بيتٌ في الجنة)

(حسن رواه طبراني في الأوسط.

Barangsiapa yang shalat dluha empat raka’at dan qobliyah dzuhur empat raka’at, akan dibangunkan untuknya sebuah rumah di surga.” (HR Ath Thabrani dan dihasankan oleh Syaikh Al AlBani dalam silsilah shahihah no 2346).

  1. Menjaga sholat sunnah rawatib 12 raka’at.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من صلى في اليوم الليلة اثنتي عشرة ركعةً تطوعاً، بنى الله له بيتاً في الجنة

Barangsiapa yang shalat (rawatib) sehari semalam 12 raka’at, maka Allah akan bangunkan untuknya sebuah rumah di surga.” (HR Muslim, An nasai, Abu dawud, ibnu majah dari Ummu Habibah).

Shalat 12 raka’at itu adalah dua raka’at qobliyah shubuh, empat sebelum dzuhur dan dua setelahnya, dua setelah maghrib, dan dua setelah ‘isya sebagaimana yang disebutkan dalam riwayat imam At Tirmidzi. Read the rest of this entry

BELAJAR EFEKTIF DENGAN GAYA BELAJAR YANG MENYENANGKAN

Standard

senang belajarBelajar adalah proses dari tidak tahu menjadi tahu. Untuk mencapai hasil yang maksimal, maka perlu adanya perencanaan sebelum belajar agar belajar berjalan efektif dan efesien. Lalu, apa yang dimaksud belajar efektif dan efisien?
Belajar efektif dan efisien adalah belajar yang terarah dan tepat sasaran, waktu dan tepat guna.
Langkah-langkah belajar efektif dengan prinsip-prinsip sebagai berikut:
1. Niat
2. Memiliki catatan lengkap, teratur dan rapi
3. Konsentrasi / memusatkan perhatian
4. Memotivasi diri, misal nya dengan bertanya apabila belum mengerti dengan pelajaran.
5. Kreatif
6. Ajarkan teman apabila mereka belum mengerti.
Untuk menunjang belajar yang efektif diperlukan dukungan, seperti:
1. Suasanan rumah tenang, ada tempat belajar, ada waktu yang telah ditentukan
2. Belajar harus dialami secara langsung
3. Tumbuhkan semangat membaca
4. Gunakan waktu secara efektif untuk belajar.
Memang tidak mudah untuk melaksanakan belajar efektif tetapi paling tidak anda harus mencoba dengan cara, metode 3M, yaitu:
1. Mulailah dari diri anda sendiri untuk melakukan perubahan
2. Mulailah bekerja dari hal-hal yang kecil dan mudah, dan terus bertahap sampai yang lebih besar atau sulit.
3. Mulailah melakukan dari sekarang juga, jangan menunda-nunda waktu walau sedetik.
Dalam belajar banyak cara atau teknik yang dapat dilakukan. Untuk salah satu belajar efektif dan efisien adalah dengan gaya belajar yang menyenangkan. Setiap gaya belajar merupakan kekuatan keunikan untuk mendapatkan hasil belajar yang optimal bagi setiap orang. Gaya belajar ada 3 yaitu: gaya belajar visual, Auditori, dan Kinestetik. Setiap orang memiliki gaya belajar, akan tetapi hanya satu lah yang paling dominan.

A. Visual (belajar dengan cara melihat)
Seorang pelajar yang memiliki tipe gaya belajar visual akan terdorong dalam belajar dengan membuat simbol-simbol dan gambar-gambar dalam catatan.

 Ciri-ciri gaya belajar visual :
a. Bicara agak cepat
b. Mementingkan penampilan dalam berpakaian/presentasi
c. Tidak mudah terganggu oleh keributan
d. Mengingat yang dilihat, dari pada yang didengar
e. Lebih suka membaca dari pada dibacakan
f. Pembaca cepat dan tekun

B. Auditori (belajar dengan cara mendengar)
Pelajar yang memiliki gaya belajar auditori mereka lebih suka mendengarkan cerita serta mengulang-ulang informasi, lebih suka merekam dengan kaset dari pada mencatat.
 Ciri-ciri gaya belajar auditori :
a. Berbicara sendiri pada saat belajar
b. Mudah terganggu dengan keributan
c. Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
d. Kesulitan untuk menulis, tapi hebat dalam bercerita
e. Suka mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan dari pada yang dilihat.
C. Kinestetik (belajar dengan cara bergerak, bekerja dan menyentuh)
Pelajar yang memiliki tipe gaya belajar kinestetik menyukai belajar dengan gerakan-gerakan.
 Ciri-ciri gaya belajar kinestetik :
a. Berdiri lebih dekat saat berbicara dengan seseorang
b. Suka menggunakan jari untuk menunjuk pada saat membaca
c. Suka mengetuk-ngetuk pena, jari atau kaki pada saat mendengarkan
d. Suka menulis saat sedang membaca sesuatu, senang [Ms. LF]

Babak penyisihan O2SN

Standard

C360_2015-02-25-08-33-38-702

Gembira penuh peluh yang dirasa oleh sebagian siswa/i SDIT Al-Hikmah yang mengikuti lomba O2SN – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional – walaupun masih babak penyisihan mereka tetap semangat mengikuti jalannya lomba, hari ini Rabu 25 Februari 2015 mereka buktikan bertempat di SD Bintara Jaya 1

Beragam lomba di gelar dimulai dari lomba tradisional ada jalan bakiak yang jumlah setiap persertanya lima orang mereka harus kompak dipimpin satu komando kanan kiri kanan kiri gerak langkah mereka berirama, tidak balap-balapan dengan pesaing sekolah lain, namun mereka harus berpacu dengan detikan stopwatch.

                                       C360_2015-02-25-09-33-18-289    C360_2015-02-25-09-48-17-311
Ada jalan egrang, yap kaki bambu panjang yang harus mereka naiki, tidak punya keseimbangan jatuh dan harus memulai kembali di awal garis start. ada juga galasin atau saya lebih mengenalnya gobak sodor

C360_2015-02-25-10-00-13-762

Selain olah raga tradisional ada juga tenis meja dan atletik. Walaupun Tidak sampai juara anak-anak SDIT Al-Hikmah patut diacungi jempol.

KEMAMPUAN MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI

Standard

percaya diriApa itu percaya diri?
Percaya diri adalahkondisi mental atau psikologis diri seseorang yang memberi keyakinan kuat pada dirinya untuk berbuat atau melakukan sesuatu tindakan. Orang yang tidak percaya diri memiliki konsep diri negatif, kurang percaya pada kemampuannya, karena itu sering menutup diri.c
Orang yang dapatmenonjolkankemampuanataukelebihandirinyaberarti orang tersebutsudahmemilikikepercayaandiri.Kepercayaandiriadalah kondisi mental atau psikologis seseorang, dimana individu dapat mengevaluasi keseluruhan dari dirinya sehingga memberi keyakinan kuat pada kemampuan dirinya untuk melakukan tindakan dalam mencapai berbagai tujuan di dalam hidupnya.
Seseorang yang mempunyaikepercayaandirirendahataurendahdirimakaakancenderungmerasaataubersikap, sebagaiberikut :
a. Tidak memiliki sesuatu (keinginan, tujuan, target) yang diperjuangkan secara sungguh sungguh.
b. Tidak memiliki keputusan yang pasti
c. Mudah frustasi ketika menghadapi masalah atau kesulitan
d. Kurang termotivasi untuk maju, malas-malasan atau setengah-setengah
e. Sering gagal dalam menyempurnakan tugas-tugas atau tanggung jawab (tidak optimal)
f. Canggung dalam menghadapi orang
g. Tidak bisa mendemonstrasikan kemampuan berbicara dan kemampuan mendengarkan yang meyakinkan
h. Sering memiliki harapan yang tidak realistis
i. Terlalu perfeksionis
j. Terlalu sensitif (perasa)

Perasaantidakpercayadiridikarenakandalamdirikitaadaperasaan minder ataurendahdiri.Timbulnya rasa minder atau rendah diri ialah salah satu jenis perilaku yang tidak komunikatif dan tidak mau berinteraksi.Seseorang yang merasa minder ataurendahdirimakakepercayaandirinyarendah.Seseorang yang minder biasanyamempunyaipolaperilaku, sebagaiberikut :
• Merasa diri rendah, bodoh, tidak mampu, tidak pantas, dsb.
• Kesulitan dalam bergaul, susah mendapatkan teman baru.
• Merasa kurang nyaman jika ada seseorang yang mendekatinya.
• Tidak berani memulai percakapan atau perkenalan dengan orang lain.
• Malu mengungkapkan ide atau pendapatnya kepada orang lain.
• Demam panggung, takut berbicara di depan umum (public speaking phobia).
• Ketika masuk dalam lingkungan baru, dia cemas dan takut kalau orang-orang di lingkungan baru tersebut menolak atau tidak menyukainya.
• Suka menyendiri karena merasa tidak ada yang mau berteman.
• Tegang atau grogi ketika berhadapan dengan orang lain yang baru dikenal sehingga tingkah lakunya terlihat kaku.
• Merasa bahwa orang lain selalu memperhatikan kelemahannya.
• Menganggap orang lain lebih hebat daripada dirinya.
• Membandingkan kelemahan dirinya dengan kelemahan orang lain.
• Sensitif terhadap perkataan orang lain, meskipun hanya bercanda.
• Sering menolak apabila diajak ke tempat-tempat yang banyak orang.
• Tidak berani menerima tanggung jawab yang besar karena takut gagal.
• Kecewa pada diri sendiri karena tidak percaya diri, dan marah kepada orang lain yang tidak memperhatikan atau menghargainya.
• Sering murung, mudah merasa sedih, dan lelah.
• Kurang semangat dalam menjalani aktivitas dan mudah menyerah.
• Sering melamun, dan mungkin masih banyak lagi.
Bagaimana cara meningkatkan rasa percaya diri? Bagaimana cara menghilangkan sifat rendah diri terutama pada remaja. Meningkatkan rasa percaya diri adalah cara paling ampuh untuk menghilangkan sifat rendah diri. Ketika kita sudah mampu memperoleh kepercayaan diri, maka dengan sendirinya, sifat rendah diri itu akan hilang. Ada beberapa tips yang bisa dijalani untuk meningkatkan kepercayaan diri.
1. Berkonsentrasi pada kekuatan bukan pada kelemahan.
2. Mencoba hal baru
3. Menggunakan citra positif
4. Meningkatkan skill percakapan
5. Jadilah diri sendiri
6. Rasa Malu/minder.
7. Jangan Takut Akan Kesempurnaan.
8. Jangan Takut Akan Kegagalan.
9. Tingkatkan Setiap Hari. [Ms. M]

Biografi: Fia, Si Sulung yang Sarat Prestasi

Standard

fia edit

Namaku Indy Alifia Balqis. Biasanya teman-teman memanggilku Fia. Aku berjenis kelamin perempuan dan lahir pada tanggal 22 Februari 2004. Aku anak pertama dari dua bersaudara. Adikku bernama Indri Noura Kalyca. Umurnya masih 4 tahun. Meski aku terlahir dari keluarga sederhana dan aku sangat bahagia. Aku bersyukur punya ayah dan bunda yang hebat karena merekalah aku bisa seperti sekarang ini.

Read the rest of this entry

Aside

Pada semester kedua ini SDIT Al Hikmah mempunyai sarana baru untuk berkomunikasi dengan para stakeholder seperti orang tua, masyarakat, bahkan pemerintah. Sarana tersebut bernama Bulletin Al Hira. Al Hira diambil dari kata Al Hikmah Bintara. Awalnya nama yang akan dipakai adalah Bulletin Al Hikmah. Semua sudah fix karena sesuai dengan nama SDIT Al Hikmah. Tapi karena ada media lain, dan atas masukan dari kepala sekolah, maka dipakailah Bulletin Al Hira; Bulletin Al Hikmah Bintara.

Buletin Al-Hira

Bulletin ini diterbitkan bukan hanya sebagai media komunikasi dengan para pemangku kepentingan tetapi juga menjadi sarana pembelajaran, pengembangan potensi serta aktulisasi skill dan kemampuan peserta didik. Jadi setiap siswa yang menimba ilmu di SDIT Al Hikmah bisa mengirimkan karyanya kepada Redaksi Al Hira untuk diterbitkan.

Bulletin ini direncanakan akan terbit satu kali dalam satu bulan. Dan pada bulan Februari ini, pada penerbitan perdana ini, mengangkat berita tentang Fia, si sulung dari dua bersaudara yang mempunyai hobi menulis dan sarat dengan prestasi seperti mengikuti OSK dan berkesempatan bertemu dengan para pesohor di negeri ini seperti Anis Baswedan, Abu Rizal Bakrie, Prof Surya dan lain-lain. Prestasi terbaru dari siswi yang sekarang duduk di kelas enam ini adalah peraih nilai tertinggi pada Try Out Akbar Putaran IV yang diselenggarakan oleh Bimbel MSC 2015.

Selain itu, ada juga sambutan dari Kepala Sekolah SDIT Al Hikmah, berupa dukungan dan motivasi agar pada penerbitan selanjutnya lebih baik, bermakna dan profesional. Dan berharap Bulletin Al Hira dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh komponen Al Hikmah.

Buletin Al-Hira

Dan yang terakhir adalah berita tentang Field Trip yang telah dilaksanakan di awal Januari ke TranStudio, Bandung. Pada berita berjudul Al Hikmah Goes 2 Transtudio tersebut redaksi menguraikan awal mula perjalanan, selama perjalanan yang diwarnai oleh games yang menarik sehingga siswa tidak boring, kegiatan yang dilakukan di TranStudio hingga kembali ke SDIT Al Hikmah, Bintara Bekasi Barat. Tidak lupa diceritakan tujuan dari Field Trip ini.

Pada penerbitan selanjutnya Bulletin Al Hira juga akan diisi dengan materi keagamaan dari pemateri yang berkompeten.

Semoga bisa istiqamah dan menjadi lebih baik. Aamiin yaa rabbal aalamiin. (syauqii)

Bulletin AL Hira Media Komunikasi dengan Orang Tua Siswa, dan Masyarakat