Monthly Archives: March 2016

Belajar Wirausaha

Standard
Belajar Wirausaha

Hasil dari proses pendidikan bukan saja menjadikan siswa tahu dan mampu mengerjakan soal-soal ujiannya, tapi keberhasilan itu dapat dilihat dari dari bagaimana siswanya mampu bersaing dalam hidup dan kehidupanya. Sebagai salah satu persiapannya maka siswa harus dibekali dengan berbagai keahlian semenjak dini Wirausaha atau dikenal pula dengan istilah Entrepreneur merupakan salah satu keahlian yang tidak bisa begitu saja tumbuh karena untuk menjadi seorang wirausahawan yang tangguh tidak bisa seinstan yang diinginkankan, atau dengan ikut seminar-seminar wirausaha kemudian bisa langsung jadi wirausahawan hebat, tapi diperlukan latihan yang cukup panjang untuk memunculkan keberanian, kemandirian, memunculkan ide, menghadapi dan memecahkan masalah, ini semua harus dilatih dan dibiasakan dan diperkenalkan sejak dini melalui lembaga pendidikan formal,seperti yang kami lakukan di SDIT Al-Hikmah Bintara .(pen Mr. Momon)

Advertisements

Temanmu, Tolonglah!

Standard
Temanmu, Tolonglah!

☆◣خــــ💌ــدمة◢☆

🌺الذكرى تنفع المؤمنين🌺

لو رأيــت شـخصاً يحـتـرق أمـامـك

Seandainya engkau melihat ada orang yang terbakar di hadapanmu

 

لفعـلت المستحيل مـن أجـل إنـقـاذه

Maka engkau akan melakukan hal di luar nalar manusia demi menyelamatkannya

 

أرجوك إذا رأيت من لا يصلي فافعل

Sebab itulah aku berharap apabila engkau meilihat ada orang yang tidak melaksanakan shalat, maka lakukanlah

  المستحيل مـن أجـل إنـقـاذه !

Hal yang terkadang mustahil pula demi menyelamatkannya !

 

       “فإنــه يحـترق”

“ Karena saat itu ia sedang terbakar “

 

للإشتراك♡أرسل✍ كلمة اشتراك

الى00967770520788

Hakikat Jilbab

Standard
Hakikat Jilbab

اشترﺕ ﺇﺣﺪﯼ ﺍﻟﻔﺘﯿﺎﺕ ﺟﻬﺎﺯ  جوال ﻏﺎﻟﻲ ﺍﻟﺜﻤﻦ

Suatu hari seorang wanita membeli handphone ( HP ) yang harganya mahal

 

ﻋﻨﺪﻣﺎ ﺭﺃﻯ ﺃﺑﻮﻫﺎ ﺍﻟﺠﻬﺎﺯ ﻗﺎﻝ ﻟﻬﺎ:

Tatkala ayahnya melihat HP tersebut, sang ayah berkata kepadanya :

 

ﻣﺎ ﻫﻲ ﺍﻟﺨﻄﻮﺓ ﺍﻟﺘﻲ ﻗُﻤﺖِ ﺑﻬﺎ ﻣﺒﺎﺷﺮﺓ ﺑﻌﺪ ﺷﺮﺍﺋﻚ ﺍﻟﺠﻬﺎﺯ ؟

Apa selanjutnya yang akan engkau lakukan setelah membeli HP itu ?

 

ﻗﺎﻟﺖ: ﻭﺿﻌﺖُ ﻋﻠﻰ ﺷﺎﺷﺘﻪُ لزقةً ﻣُﺤﺎﻓﻈﺔ ، ﺗَﻘﻴﻬﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﺨَﺪﺵ ﻭﻏَﻄﻴتُه باﻟﻜﻓﺮ ﺍﻟﺠﻠﺪﻱ غلافٌ ﻣﻘﻮى ﻳﻘﻴﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﺼﺪﻣﺎﺕ..

Wanita itu bertanya : “ Aku letakkan di atas layarnya perekat pelindung agar menjaga dari goresan lalu aku lapisi Hp itu dengan lapisan luar untuk menjaga dari benturan.

 

ﺍﻷﺏ: ﻭﻫﻞ ﺃﺟﺒﺮﻙِ ﺃﺣﺪ ﻋﻠﻰ ﻫﺬﺍ ؟

Sang ayah bertanya : “ Apakah ada seseorang yang memaksamu untuk melakukan hal ini ?

 

ﺍﻟﺒﻨﺖ: ﻛﻼ.. ﻭﻟﻜﻦ ﻣﻦ ﺍﻷﻓﻀﻞ ﺃﻥ ﻧﻔﻌﻞ ﻫﺬﺍ ﻟﻠﺴﻼﻣﺔ..

Sang anak menjawab : “ Tidak .. Akan tetapi lebih utama kita melakukan ini sebagai tindakan preventif.

 

ﺍﻷﺏ: ﺑِﺮﺃﻳﻚِ ﺑﻬﺬﺍ ﺍﻟﻔﻌﻞ … ﻫﻞ ﺃﻫﻨﺖِ ﺍﻟﺸﺮﻛﺔ ﺍﻟﺼﺎﻧﻌﺔُ ﻟﻠﺠﻬﺎﺯ؟

Sang ayah bertanya kembal: “ Berarti gagasanmu sendiri … Apakah engkau mencela perusahaan yang membuat HP itu ?

 

ﺍﻟﺒﻨﺖ: ﻻ ﻳﺎ ﺃﺑﺖِ ، ﺑﻞ ﺍﻟﺸﺮﻛﺔ ﻫﻲ ﺍﻟﺘﻲ ﺗﻮﺻﻴﻨﺎ ﺑﻮﺿﻊ ﺍﻟﻐﻼﻑ ﺣﺘﻰ ﻧﺤﻔﻆ ﺍﻟﻬﺎﺗﻒ..

Sang anak menjawab : “ Tidak wahai ayahku, Justru perusahaan itulah yang mnenasehati kami untuk melapisi Hp agar tetap terjaga keutuhannya

 

ﺍﻷﺏ: الآن ﻫﻞ ﺃﺻﺒﺢ ﺍﻟﺠﻬﺎﺯ ﻋﺪﻳﻢ ﺍﻟﻔﺎﺋﺪﺓ ﻷﻧﻚ ﻭﺿﻌﺖِ ﻋﻠﻴﻪ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻐﻼﻑ؟

Sang ayah : “ Sekarang apakah HP itu menjadi kurang bermanfaat karena engkau telah melapisinya dengan lapisan tadi ?

 

ﺍﻟﺒﻨﺖ: ﻻ ﻳﺎ ﺃﺑﺖ ﺑﻞ ﻷﻧﻨﻲ ﻻ ﺃﺭﻳﺪ ﺃﻥ ﻳُﺨﺪَﺵ ﺃﻭ ﻳﻜﺴﺮ ﺃﻭ ﻳﺨﺮﺏ، ﻟﻜﻲ ﻻ ﺗﺴﻘﻂ ﻗﻴﻤﺘﻪ…

Sang anak : Tidak wahai yahku, justru aku melakukan itu karena tidak ingin HP ini tergores, pecah atau dicuri oleh orang lain sehingga nilainya tidak berkurang

 

ﺍﻷﺏ: ﻭ ﻫﻞ ﺃﺻﺒﺢ ﻗﺒﻴﺤﺎً ﻋﻨﺪﻣﺎ ﻭﺿﻌﺖِ ﺍﻟﻐﻼﻑ ﻋﻠﻴﻪ؟

Sang ayah : “ Apakah akan menjadi terlihat buruk manakala engkau lapisi ” ?

 

ﺍﻟﺒﻨﺖ: ﺑﻨﻈﺮﻱ ﻻ ﻟﻢ ﻳﺼﺒﺢ ﻗﺒﻴﺤﺎً. ﻓﺎﻟﺤِﻔﺎﻅ ﻋﻠﻴﻪِ ﺃﻫﻢ ﻣﻦ ﻣَﻨﻈﺮﻩ..

Sang anak : “ Dalam pandanganku, Tidak menjadi buruk. Karena menjaga keutuhannya lebih penting dibanding tampilannya

 

ﻧﻈﺮ ﺇﻟﻴﻬﺎ ﺃﺑﻮﻫﺎ ﺑﺮﻓﻖ ﻭﻗﺎﻝ ﻟﻬﺎ:

Sang ayah menatap putrinya dengan lembut seraya berkata :

 

ﻫﺬﺍ ﻫﻮ ﻣﻌﻨﻰ ﺍﻟﺤﺠﺎﺏ ﻳﺎ ابنتي..

Inilah arti hijab yang sesungguhnya

 

🔘 ☆◣خــــ💌ــدمة◢☆

🌺الذكرى تنفع المؤمنين🌺

للإشتراك أرسل✍ كلمة اشتراك

الى 00967770520788

(Pen. Mr. Ustadz Yunus Allan)

Kebiasaan hari ini, Cermin hari Esok

Standard
Kebiasaan hari ini, Cermin hari Esok

salah satu contoh kecil keberhasilan dari proses pendidikan  adalah  dengan mengajarkan peserta didik untuk membuang sampah pada tempatnya, kemudian dilaksanakan dikehidupannya. Ini hal sederhana yang sering kali dilupakan, karena mungkin dianggap terlalu sepele.kita dapat saksikan, di sekolah, di jalan atau di rumah, kebanyakan dari kita dengan mudah membuang bungkus makanan ke jalan, selokan atau halaman.
Persoalan membuang sampah ini persoalan yang amat sederhana dalam membangun karakter. Tidak dengan teori yang susah-susah. Guru atau pendidik mengajarkan dan memberi contoh. kemudian siswa ditekankan memberi contoh kepada keluarganya di rumah. (pen. Mr. Momon)

CINTA ALAM

Standard
CINTA ALAM

Ketersediaan lahan, sumber daya air, energi, bentang alam, tradisi masyarakat sekitar, dan ekosistemnya bukan sebuah halangan

Terinsfirasi dari lingkungan alam sekitar saat ini yang sangat memprihatikan, maka kami berusaha memperkenalkan cara hidup dengan tema Cinta Alam dengan mengimplementasikan secara lebih luas. Berbagai cara kami lakukan. Selain berserah diri kepada Allah Subhannahu Wa Ta’ala, tentu saja perlu dilakukan upaya penyadaran agar umat manusia makin ramah pada lingkungan, yang dimulai dari dini.
Di sinilah, konsep cinta alam dengan memupuk dan menumbuhkan sikap peduli lingkungan melalui proses pembelajaran dan pembiasaan menjadi penting dan strategis. Sekolah merupakan tempat dimana proses pembelajaran dilaksanakan dengan mengarah mengarah pada upaya pembentukan perilaku siswa yang peduli lingkungan, melalui model pembelajaran yang aplikatif dan menyentuh kehidupan sehari-hari.

Lingkungan sekolah adalah lingkungan kehidupan sehari-hari siswa. Jika lingkungan sekolah dapat ditata dan dikelola dengan baik, maka akan menjadi wahana efektif pembentukan perilaku peduli lingkungan.salah satu contoh yang kami lakukan adalah dengan cara pengelolaan lingkungan dilingkungan sekolah yaitu melalui pemanfaatan dan penataan lahan sekolah menjadi laboratorium alam dengan menjadi kebun dan tanaman obat-obatan, ajakan hemat energi dan air, juga daur ulang sampah melalui proses reduce, reuse, dan recycle,dengan tujuan akhir adalah  terbentuknya pembiasaan perilaku nyata yang positif di antaranya kedisiplinan, kerja sama, kepedulian, dan kejujuran (pen. Mr. Momon)

Majalah Dinding

Standard
Majalah Dinding

Mading adalah nama lain dari majalah dinding merupan media komunikasi siswa di sekolah agar lebih mudah. dengan Proses penerbitannya tidak begitu rumit bagi siswa yang menjadi petugasnya. Cukup menempelkan karya tulisan siswa di dinding berupa dinding berkaca dengan waktu yang sudah ditentukan.
Tentu saja berbeda dengan buletin atau majalah yang berbentuk buku yang Membutuhkan tenaga dan waktu serta biaya untuk menerbitkannya. Selain itu dibutuhkan juga operator yang berpengalaman. Editor yang punya waktu untuk menyeleksi tulisan.

Pengelolaan mading bukan hanya tugas guru salahsatu mata pelajaran dalam mengelola mading sekolah, apalagi di era sertifikasi guru yang membuat guru lebih sibuk dengan urusan administrasi dan pembelajarannya.
Sebenarnya, seluruh guru bahkan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan berperan penting dalam memberdayakan mading sekolah untuk mendorong anak gemar menulis sesuatu, seperti membuat artikel, puisi atau karya tulus lainnya.

Tentu saja, akan banyak keuntungan yang akan didapat melalui tulisan siswa di mading sekolah, dan sangat lebih baik jika para guru juga ikut menulis biar tulisan di mading sekolah tambah ramai. Keterlibatan guru di mading akan menjadi pemicu semangat dan motivasi siswa untuk menulis.
Dan, kita semua sudah tahu, sekecil apapun yang dikatakan atau disuruh kepada siswa tapi diikuti dengan contoh. Niscaya akan dicontoh pula oleh siswa, termasuk menulis di mading sekolah (pen. Mr. Momon)