KEBIASAAN BELAJAR YANG BAIK

Standard

Apa itu belajar?

Menurut T. Raka Joni (1981), belajar  adalah perubahan tingkah laku yang disebabkan oleh matangnya seseorang atau perubahan yang bersifat temporer. Belajar adalah usaha sadar yang dilakukan individu dan menyebabkan adanya perubahan tingkah laku sebagai responden terhadap lingkungan, baik langsung ataupun tidak langsung.

Belajar adalah sesuatu yang harus dilakukan dalam menuntut ilmu dan untuk mencapai cita – cita. Belajar bisa dari banyak hal baik dari sekolahan mau pun dari pengalaman yang kita peroleh. Seseorang yang banyak belajar pastinya memiliki wawasan yang luas dan juga daya pikir yang kreatif. Dalam belajar tentunya kita memiliki cara – cara tersendiri agar apa yang kita pelajari mudah kita ingat dan dimengerti.

Ciri-ciri dalam belajar, yaitu :
1. Belajar harus memiliki tujuan
2. Kegiatan belajar mengajar ditandai dengan suatu penggarapan materi yang khusus.
3. Adanya aktifitas
4. Dalam kegiatan belajar mengajar guru berperan sebagai pembimbing.
5. Kegiatan belajar mengajar membutuhkan kedisiplinan
6. Ada batas waktu
7. Evaluasi

Langkah-langkah dalam belajar agar sukses, yaitu:

1. Keteguhan Hati
Apabila kita memiliki keteguhan hati dan dapat mengendalikan diri maka kita tidak akan mudah terpengaruh oleh orang lain yang dapat menghambat kita untuk belajar, dapat mengutamakan mana yang lebih penting, dan tidak akan mudah meyerah dalam menghadapi pelajaran yang sulit.

2. Disiplin dan Belajar Secara Teratur
Dalam belajar kita harus membiasakan diri secara teratur dan terencana, serta harus disiplin. Agar kegiatan belajar menjadi lebih baik lagi dan tidak menunda-nunda waktu.

3. Kesehatan Jasmani dan Rohani
Agar kegiatan belajar menjadi lebih baik lagi kita juga harus memperhatikan kesehatan jasmani maupun rohani. Karena apabila kesehatan kita terganggu maka akan menghambat proses belajar
4. Lingkungan Belajar yang Kondusif
Suasana lingkungan belajar juga harus diperhatikan, agar tidak menghambat proses belajar.
5. Sumber Belajar dan Perlengkapan Belajar
Sebelum memulai belajar, maka terlebih dahulu harus mempersiapkan sumber-sumber atau materi belajar, serta fasilitas yang memadai, agar menunjang kegiatan belajar..

6. Tehnik Belajar
Mempergunakan tehnik belajar dalam belajar akan mempermudah kita untuk melakukan pemusatan konsentrasi belajar pada pokok pelajaran secara terarah. Teknik yang diperlukan yaitu:
o Pertama, upaya yang harus dilakukan adalah penetapan tujuan yan hendak dicapai.
o Kedua, upaya bagaimana mengembangkan cara mendengar, mengembangkan cara membaca atau mengembangkan cara mempergunakan dnegan memakai kata tanya yaitu, bagaimana, mengapa, apa, dimana, siapa dan kapan.
o Ketiga, upaya untuk menyusun rangkuman dan kesimpulan yang dipalajari dengan kata – kata sendiri.
o Keempat, upaya melakukan evaluasi tingkat penguasaan materi pelajaran
o Kelima, upaya melakukan pengulangan bagian – bagian yang belum dikuasai

Setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda-beda, gaya belajar dapat menentukan prestasi anak. Jika anak diberikan strategi yang sesuai dengan gaya belajarnya, maka anak akan berkembang dengan lebih baik. Berikut ini ada beberapa gaya belajar diantaranya, yaitu:
1. Visual (belajar dengan cara melihat)
Ciri-ciri gaya belajar visual :
– Bicara agak cepat
– Mementingkan penampilan dalam berpakaian/presentasi
– Tidak mudah terganggu oleh keributan
– Mengingat yang dilihat, dari pada yang didengar
– Lebih suka membaca dari pada dibacakan
– Pembaca cepat dan tekun
– Seringkali mengetahui apa yang harus dikatakan, tapi tidak pandai memilih kata-kata
– Lebih suka melakukan demonstrasi dari pada pidato
– Lebih suka musik dari pada seni
– Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis, dan seringkali minta bantuan orang untuk mengulanginya

2. Auditori (belajar dengan cara mendengar)
Ciri-ciri gaya belajar auditori :
– Saat bekerja suka bicaa kepada diri sendiri
– Penampilan rapi
– Mudah terganggu oleh keributan
– Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan dari pada yang dilihat
– Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
– menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca
– Biasanya ia pembicara yang fasih
– Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya
– Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik
– Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan visual
– Berbicara dalam irama yang terpola
– Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, berirama dan warna suara

Strategi untuk mempermudah proses belajar anak auditori :
1. Ajak anak untuk ikut berpartisipasi dalam diskusi baik di dalam kelas maupun di dalam keluarga.
2. Dorong anak untuk membaca materi pelajaran dengan keras.
3. Gunakan musik untuk mengajarkan anak.
4. Diskusikan ide dengan anak secara verbal.
5. Biarkan anak merekam materi pelajarannya ke dalam kaset dan dorong dia untuk mendengarkannya sebelum tidur

3. Kinestetik (belajar dengan cara bergerak, bekerja dan menyentuh)
Ciri-ciri gaya belajar kinestetik :
• Berbicara perlahan
• Penampilan rapi
• Tidak terlalu mudah terganggu dengan situasi keributan
• Belajar melalui memanipulasi dan praktek
• Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
• Menggunakan jari sebagai petunjuk ketika membaca
• Merasa kesulitan untuk menulis tetapi hebat dalam bercerita
• Menyukai buku-buku dan mereka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca
• Menyukai permainan yang menyibukkan
• Tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka memang pernah berada di tempat itu
• Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka
• Menggunakan kata-kata yang mengandung aksi

Strategi untuk mempermudah proses belajar anak kinestetik:
1. Jangan paksakan anak untuk belajar sampai berjam-jam.
2. Ajak anak untuk belajar sambil mengeksplorasi lingkungannya
3. Izinkan anak untuk mengunyah permen karet pada saat belajar.
4. Gunakan warna terang untuk menghilite hal-hal penting dalam bacaan.
5. Izinkan anak untuk belajar sambil mendengarkan musik.

Bagaimana cara belajar yang baik?
Berikut ini adalah tips belajar yang baik:
1. Belajar Kelompok
2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
3. Membuat Perencanaan Yang Baik.
4. Disiplin Dalam Belajar
5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
7. Hindari Belajar Berlebihan

search by Ms. Dhea macam-macam cara belajar

 

About Admin Al Hikmah

ekolah Internasional Plus dengan tetap menjadikan pesan-pesan Dienul Islam sebagai rujukan yang utama dan pertama yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah. Metode- metode mutakhir seperti SAL (Student Active Learning), Multiple Inteligence (Kecerdasan Majemuk), Pendekatan Pengajaran Tematik, Multilingual (Pengantar Tiga Bahasa), sistem penilaian melalui Rapor Narasi, dll. Insya Allah akan lebih mengoptimalkan seluruh Input, Proses, dan Output dalam kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s