KEMAMPUAN MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI

Standard

percaya diriApa itu percaya diri?
Percaya diri adalahkondisi mental atau psikologis diri seseorang yang memberi keyakinan kuat pada dirinya untuk berbuat atau melakukan sesuatu tindakan. Orang yang tidak percaya diri memiliki konsep diri negatif, kurang percaya pada kemampuannya, karena itu sering menutup diri.c
Orang yang dapatmenonjolkankemampuanataukelebihandirinyaberarti orang tersebutsudahmemilikikepercayaandiri.Kepercayaandiriadalah kondisi mental atau psikologis seseorang, dimana individu dapat mengevaluasi keseluruhan dari dirinya sehingga memberi keyakinan kuat pada kemampuan dirinya untuk melakukan tindakan dalam mencapai berbagai tujuan di dalam hidupnya.
Seseorang yang mempunyaikepercayaandirirendahataurendahdirimakaakancenderungmerasaataubersikap, sebagaiberikut :
a. Tidak memiliki sesuatu (keinginan, tujuan, target) yang diperjuangkan secara sungguh sungguh.
b. Tidak memiliki keputusan yang pasti
c. Mudah frustasi ketika menghadapi masalah atau kesulitan
d. Kurang termotivasi untuk maju, malas-malasan atau setengah-setengah
e. Sering gagal dalam menyempurnakan tugas-tugas atau tanggung jawab (tidak optimal)
f. Canggung dalam menghadapi orang
g. Tidak bisa mendemonstrasikan kemampuan berbicara dan kemampuan mendengarkan yang meyakinkan
h. Sering memiliki harapan yang tidak realistis
i. Terlalu perfeksionis
j. Terlalu sensitif (perasa)

Perasaantidakpercayadiridikarenakandalamdirikitaadaperasaan minder ataurendahdiri.Timbulnya rasa minder atau rendah diri ialah salah satu jenis perilaku yang tidak komunikatif dan tidak mau berinteraksi.Seseorang yang merasa minder ataurendahdirimakakepercayaandirinyarendah.Seseorang yang minder biasanyamempunyaipolaperilaku, sebagaiberikut :
• Merasa diri rendah, bodoh, tidak mampu, tidak pantas, dsb.
• Kesulitan dalam bergaul, susah mendapatkan teman baru.
• Merasa kurang nyaman jika ada seseorang yang mendekatinya.
• Tidak berani memulai percakapan atau perkenalan dengan orang lain.
• Malu mengungkapkan ide atau pendapatnya kepada orang lain.
• Demam panggung, takut berbicara di depan umum (public speaking phobia).
• Ketika masuk dalam lingkungan baru, dia cemas dan takut kalau orang-orang di lingkungan baru tersebut menolak atau tidak menyukainya.
• Suka menyendiri karena merasa tidak ada yang mau berteman.
• Tegang atau grogi ketika berhadapan dengan orang lain yang baru dikenal sehingga tingkah lakunya terlihat kaku.
• Merasa bahwa orang lain selalu memperhatikan kelemahannya.
• Menganggap orang lain lebih hebat daripada dirinya.
• Membandingkan kelemahan dirinya dengan kelemahan orang lain.
• Sensitif terhadap perkataan orang lain, meskipun hanya bercanda.
• Sering menolak apabila diajak ke tempat-tempat yang banyak orang.
• Tidak berani menerima tanggung jawab yang besar karena takut gagal.
• Kecewa pada diri sendiri karena tidak percaya diri, dan marah kepada orang lain yang tidak memperhatikan atau menghargainya.
• Sering murung, mudah merasa sedih, dan lelah.
• Kurang semangat dalam menjalani aktivitas dan mudah menyerah.
• Sering melamun, dan mungkin masih banyak lagi.
Bagaimana cara meningkatkan rasa percaya diri? Bagaimana cara menghilangkan sifat rendah diri terutama pada remaja. Meningkatkan rasa percaya diri adalah cara paling ampuh untuk menghilangkan sifat rendah diri. Ketika kita sudah mampu memperoleh kepercayaan diri, maka dengan sendirinya, sifat rendah diri itu akan hilang. Ada beberapa tips yang bisa dijalani untuk meningkatkan kepercayaan diri.
1. Berkonsentrasi pada kekuatan bukan pada kelemahan.
2. Mencoba hal baru
3. Menggunakan citra positif
4. Meningkatkan skill percakapan
5. Jadilah diri sendiri
6. Rasa Malu/minder.
7. Jangan Takut Akan Kesempurnaan.
8. Jangan Takut Akan Kegagalan.
9. Tingkatkan Setiap Hari. [Ms. M]

About Admin Al Hikmah

ekolah Internasional Plus dengan tetap menjadikan pesan-pesan Dienul Islam sebagai rujukan yang utama dan pertama yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah. Metode- metode mutakhir seperti SAL (Student Active Learning), Multiple Inteligence (Kecerdasan Majemuk), Pendekatan Pengajaran Tematik, Multilingual (Pengantar Tiga Bahasa), sistem penilaian melalui Rapor Narasi, dll. Insya Allah akan lebih mengoptimalkan seluruh Input, Proses, dan Output dalam kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s