Cara Menyelamatkan diri dari Neraka Bag 66 ( insya Allah )

Standard

………..

II. IMAN KEPADA RUBUBIYYAH ALLAH (TAUHID RUBUBIYYAH).

Di antara kandungan iman kepada Allah tabaroka wa ta’aala yang kedua yaitu iman kepada Tauhid Rububiyyah artinya mengesakan Allah subhaanahu wa ta’aala dalam segala perbuatan-Nya (perbuatan Allah subhaanahu wa ta’aala) Seperti : Meyakini Bahwasannya Allah Ta’aalaa itu Yang menciptakan, menghidupkan, Mematikan, Mengatur alam semesta dan lain sebagainya. Beriman kepada perbuatan Allah Ta’aalaa itu maksudnya adalah bahwa Allah subhaanahu wa ta’aala itu sebagai satu-satunya Rabb. Kata ”Rabb” di sini mempunyai arti yaitu pemilik makhluk, pemilik kerajaan atau kekuasaan, dan pemilik atau pengatur segala urusan. Maka dari itu tidak ada pencipta makhluk selain-Nya, tidak ada raja selain-Nya dan tidak ada pemilik atau pengatur segala urusan selain-Nya. Jadi, di dalam kata Rabb ini terkandung makna pencipta, penguasa, dan pengatur segala urusan.

Sebagaimana Allah ta’aala berfirman : Alloh menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu (QS Az zumar : 62)

Dan juga dalam firman-Nya : Inilah ciptaan Alloh, maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahan(mu) selain Allah. Sebenarnya orang- orang yang zalim itu berada di dalam kesesatan yang nyata (QS Luqman : 11)

Dan firman Allah ta’aala : Ketahuilah, menciptakan danmemerintah hanyalah hak Allah. Maha suci Allah Rabb semesta alam. (QS Al a’raaf : 54).

Dan Firman-Nya yang lain: ”….yang demikian itulah Rabb kalian. Hanya kepunyaan-Nyalah segala kerajaan.(QS fathiir : 13).

Dialah Allah satu-satunya Yang menghidupkan, mematikan, Yang Menurunkan Hujan, Yang Menyembuhkan Penyakit, Yang memberikan rizki, Yang Mengabulkan Doa orang yang sedang dalam Kesulitan, Yang membalas amal kebaikan dengan kebaikan, Yang membalas amal keburukan dengan keburukan, Yang Menegakan Hari Kiamat, Yang menciptakan Syurga dan Neraka, Yang menciptakan Dajjal, Iblis,Ya’juj Ma’juj, Langit dan Bumi beserta segala isinya.

Dialah Allah Satu-satunya Yang mengetahui hal Ghaib, yang telah lalu, yang sekarang, maupun yang akan datang. Tidak ada sesuatupu pun di Langit atau Di Bumi ini yang Mengetahui apa saja dari hal-hal Ghaib Baik yang telah lalu, sekarang, maupun yang akan datang.

Siapa saja yang Berkata serta berkeyakinan bahwasanya Si Dukun A , Si Pesulap , Si Tukang Sihir, Si Ustadz, Si Kyai, Si fulan, Si Malaikat Mengetahui tentang hal yang Ghaib baik yang sekarang atau yang akan datang atau mengetahui barang yang hilang atau Mengetahui Jodoh seseorang atau Mengetahui Nasib Seseorang atau percaya kepada Ramalan Bintang-Bintang , Maka, berarti dia telah masuk ke dalam perbuatan SYIRIK yaitu Meyakini bahwasanya Ada orang yang mengetahui hal-hal Ghaib selain Allah Ta’aalaa.. dan hal ini merupakan Dosa yang paling BESAR, yaitu dosa yang menyebabkan Pelakunya, Jika dia di Masukkan kedalam Neraka dia tidak akan keluar daripadanya untuk selamanya, Apabila ! Pelakunya belum sempat atau Tidak mau bertaubat sebelum meninggal dunia yaitu belum bertaubat dari SYIRIK BESAR. Ketahilah ! SYRIK itu ada 2 macam : Pertama, SYIRIK yang menyebabkan pelakunya keluar dari ISLAM (SYIRIK BESAR), seperti : Meyakini ada dua Pencipta atau Tiga, Menyembah Patung, Dewa, Kuburan Wali atau Nabi, Menyembah Para Nabi dan Rasul ,Kedua SYIRIK yang tidak menyebabkan pelakunya keluar dari ISLAM (SYIRIK KECIL) seperti : Riya (Ingin Di puji), Sum’ah (Ingin di dengar),ujub (Merasa bangga dengan diri sendiri) atau bersumpah dengan nama Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam. Oleh karena itu Jika kita ingin bersumpah, Bersumpahlah dengan nama Allah Ta’aalaa saja tidak dengan yang lainnya. Ketahuilah ! Bahwasanya SYIRIK KECIL itu lebih besar DOSANYA daripada DOSA BESAR (selain SYIRIK atau KAFIR). Maka hendaklah seorang muslim itu waspada dari DOSA tersebut (SYIRIK BESAR atau KECIL). Oleh Sebab itu Apabila seseorang telah mengetahui bahwasanya Allah Ta’aalaa adalah ESA dalam Perbuatan-Nya , maka Janganlah seseorang Mempersekutukan Sesuatu dengan Allah Ta’aalaa Yang sesuatu itu Khusus hanya di Miliki Oleh Allah Ta’aalaa, Seperti yang sudah di jelaskan Di atas.

Setiap orang wajib mengimani atau mengakui ke Rububiyyahan Allah subhaanahu wa ta’aala sebagai pencipta, penguasa, dan pengatur segala urusan. Semua yang ada di langit dan di bumi itu adalah ciptaan Allah subhaanahu wa ta’aala, di kuasai serta di atur oleh Allah subhaanahu wa ta’aala.

Kita semua tidak mengetahui adanya pengingkaran seseorang terhadap Rububiyyah Allah tabaaroka wa ta’aala kecuali orang yang mengingkarinya (Rububiyyah) itu mengatakan apa yang bukan keluar dari hatinya, artinya dia mengatakan apa yang tidak diyakininya seperti yang dilakukan oleh fir’aun dan orang komunis (anti Tuhan) pada zaman ini. Padahal secara batin atau secara diam-diam mereka meyakini akan adanya Sang Pencipta.

Sebagaimana firman Alloh tabaroka wa ta’aala : (Seraya) Fir’aun berkata: “Akulahtuhanmu yang paling tinggi.” (QS An Naazi’aat: 24)

Dalam firman-Nya yang lain : ”Dan fir’aun berkata wahai para menteri ku aku tidakmengetahui adanya tuhan selainku ” (QS Al Qhosos : 38)

Dan Allah tabaaroka wa ta’ala menjelaskan dalam firman-Nya : Mereka (Fir’aun dan bala tentaranya) mengingkarinya (Rububiyyah Alloh) padahal hati-hati mereka telahmeyakininya karena kezholiman dan kesombongannya (mereka tetap ingkar) (QS An naml : 14)

Dan Nabi Musa ’alaihissalaam juga membantahnya (Fir’aun) dalam FirmanNya: padahal engkau (Fir’aun) telah mengetahui bahwa tidak ada yang menurunkan mu’jizat ini kecuali Tuhan langit dan bumi(QS Al Israa:102).

Kita mengetahui, bahwasanya Fir’aun mengakui ke Rububiyyahan Alloh tabaaroka wa ta’aalaa, hanya saja karena kezholiman dan kesombongannya, maka Fir’aun tidak mau untuk mengakuinya (mengakui Rububiyyahnya).

Oleh karena itu orang Musyrik (orang yang menyekutukan Allah atau menyembah tuhan lain selain Allah) di zaman Rasulullah shalallahua’alaihi wa sallam juga mengakui ke Rububiyyahan-Nya (Allah tabaaroka wa ta’aala )

sebagaimana dalam firman Allah tabaaroka wa ta’aala : Katakanlah (wahai Muhammad kepada orang musyrik itu): ”Siapakah yang Empunya langit yang tujuh dan yang Empunya ’Arsy yang besar?” Mereka (orang musyrik) pasti akan menjawab : ”Kepunyaan Allah ” Katakanlah (wahai Muhammad kepada orang musyrik itu):maka apakah kalian tidak bertakwa?” Katakanlah (wahai Muhammad kepada orang musyrik itu): ”Siapakah yang di tanganNya berada atas segala sesuatu sedang Dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat di lindungi dari (azab)-Nya, jika kalian mengetahui?” Mereka (orang musyrik itu) pasti akan menjawab : ”Kepunyaan Allah ” Katakanlah (wahai Muhammad kepada orang musyrik itu) ”kalau demikian, maka dari jalan manakah kalian di tipu?” (QS Al Mu’minuun:86-89).

Jadi, orang Musyrikpun (orang yang menyekutukan Allah atau menyembah tuhan lain selain Allah) mengakui akan ke Rububiyyahan Allah tabaaroka wa ta’aala sebagai pencipta, penguasa, pengatur segala urusan. Akan tetapi pengakuan itu tetap tidak memasukan orang Musyrik itu kedalam Islam (artinya masih dalam Kemusyrikan). Di sebabkan mereka (orang musyrik itu) hanya mengaku Allah tabaaroka wa ta’aala sebagai pencipta, penguasa, pengatur segala urusan akan tetapi mereka (orang musyrik itu) tetap menyembah berhala (patung) bukan menyembah Allah tabaaroka wa ta’aala semata. Barang siapa yang menyangka atau mengira bahwasanya Tauhid itu hanyalah meyakini wujud Allah, atau hanya meyakini bahwa Allah adalah Sang Pencipta, Sang Penguasa, dan Yang Mengatur alam, maka sesungguhnya orang tersebut belumlah mengetahui hakikat Tauhid yang dibawa oleh Para Rasul. Di karenakan ia hanya mengakui sesuatu yang di haruskan (Rububiyyah), dan meninggalkan sesuatu yang mengharuskan (Uluhiyyah), atau hanya berhenti pada dalil akan tetapi ia meninggalkan isi dan inti dari dalil tersebut.

Maka, Apabila seseorang telah mengakui Tauhid Rububiyyah, maka wajib atau mengharuskan bagi dia mengesakan Allah tabaaroka wa ta’aala dalam Uluhiyyah-Nya (Penyembahan kepada Allah tabaaroka wa ta’aala semata) yang insya Allah , hal tersebut akan di jelaskan berikut ini.
………….Bersambung…insya allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s