Monthly Archives: April 2013

kambing VS babi

Standard

VS

Sepertinya sudah lama saya tidak menggerakan jari-jari ini untuk menulis diBlog. Al-hamdullah semoga Alloh selalu memberikan petujuk kepada kita semua, sobat semua saya coba berbagi cerita nih…..mudahan bermanfaat!!!

sobat kemarin siang disela-sela istirahat saya mencoba berdiskusi dengan rekan-rekan kerja. Diantara kami ada yang menceritakan pengalamannya sebut saja Zaid membuat saya terdorong untuk menulis. Teman itu bercerita bahwa dirinya pernah melakukan kegitan reunian alias kumpul-kumpul dengan teman-teman SMAnya. Seperti orang pada umumnya mereka saling menyapa dan saling menanyakan kabar masing-masing. Hingga sampai kepada dialog antara teman saya Zaid dan teman SMAnya yaitu Ahmad (maaf semua nama samaran) :

Ahmad: “ hey…zaid kemana aja ente..?

Zaid : “alhamdullah saya ngajar di SDIT…

Ahmad: “ ooh, pak guru dong..!!pantesan ente sekarang jengotan kaya KAMBING…!!

Zaid : alhamdullah kaya KAMBING, daripada ente kaya BABI ga punya jenggot

sobat semua dari dialog diatas saya coba mengambil kesimpulan bahwa kita jangan pernah sembarangan mencibir orang lain, apalagi dengan berniat menjatuhkan orang lain karena kesombongan

Di antara hal lain yang dilarang ialah menghina orang Muslim yang bermaksud melaksanakan amalan agama. Karena perilaku buruk ini bersumber dari kesombongan. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

اَلْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

Kesombongan ialah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.

Allâh Azza wa Jalla berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka yang (diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok), dan jangan pula perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain, (karena) boleh jadi perempuan yang (diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan yang mengolok-olok)…” [al-Hujurât/49:11]

Advertisements

Materi Training Bahasa Inggris Guru-Guru SDIT Al Hikmah Bersama Mr. Bahrun Mubarok M.Si

Standard

1. Menanyakan nama
What’s your name?
Can I have your name?
Can you tell me your name?
Your name please!
Jawaban:
My name is …
I am …
2. Menanyakan Umur
How old are you?
what’s your age?
Jawaban:
I am … years old
3. Menanyakan alamat
Where do you live?
What’s your address?
Jawaban:
I live in …
My address is in …
4. Menanyakan status
Are you married?
Jawaban:
Yes, I am/ No, I am not
5. Menanyakan hobbi
What’s your hobby?
What do you do in spare time?
Jawaban:
My hobby is ….
My hobbies are …. …. and ….
I like …
6. Menanyakan nomer telepon
What’s your telephone number?
What’s your phone number?
Jawaban:
My phone number is ….
example: 88956773 (double eight nine five six double seven three)
7. Menanyakan cara berangkat ke kantor
How do you go to work?
How do you get to work?
Jawaban:
I go to work by … (a motorcycle)

semangat

Custom animation pada libre office

Standard

nah teknik ini yang sering kita gunakan untuk membuat para siswa menjadi lebihtertarik dan penasaran,…

tulisan ini dibuat firman agung (guru TIK SDIT Alhikmah Bintara), silahkan gunakan dengan seperlunya dengan mencantumkan sumber site ini.

Mudahnya membuat slide dengan libre/open office

Gallery

Cara Menyelamatkan Diri Dari Neraka Bag 63 ( Insya Allah )

Standard

Kategori Risalah : GAMBAR, MUSIK

Hukum Mendengarkan Musik Dan Lagu Serta Mengikuti Sinetron

Jumat, 18 Nopember 2005 15:49:41 WIB

HUKUM MENDENGARKAN MUSIK DAN LAGU SERTA MENGIKUTI SINETRON

Oleh
Syaikh Muhamamd bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan
Syaikh Muhamamd Bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apa HUKUM mendengarkan MUSIK dan LAGU ? Apa HUKUM menyaksikan SINETRON yang di dalamnya terdapat para WANITA Pesolek ?

Jawaban
Mendengarkan  MUSIK dan Nyanyian HARAM dan tidak DISANGSIKAN KEHARAMANNYA. Telah diriwayatkan oleh para SAHABAT dan SALAF SHALIH bahwa LAGU bisa MENUMBUHKAN sifat KEMUNAFIKAN di dalam HATI. Lagu termasuk PERKATAAN yang TIDAK Berguna. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Dan di antara manusia (ada) orang yang MEMPERGUNAKAN PERKATAAN yang TIDAK BERGUNA untuk MENYESATKAN (manusia) dari JALAN ALLAH tanpa Pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu OLOK-OLOKAN. Mereka itu akan memperoleh AZAB yang MENGHINAKAN“.[Luqman : 6]

Ibnu Mas’ud dalam menafsirkan ayat ini berkata : “DEMI ALLAH yang tiada tuhan selainNya, yang dimaksudkan adalah LAGU“.

Penafsiran seorang SAHABAT merupakan HUJJAH dan PENAFSIRANNYA berada di Tingkat TIGA dalam TAFSIR, karena pada dasarnya TAFSIR itu ada TIGA. Penafsiran AL-QUR’AN dengan ayat ALQUR’AN, Penafsiran AL-QUR’AN dengan HADITS dan ketiga Penafsiran AL-Qur’an dengan PENJELASAN SAHABAT. Bahkan SEBAGIAN ulama menyebutkan bahwa PENAFSIRAN SAHABAT mempunyai hukum RAFA’ (DINISBATKAN kepada NABI Shallallahu ‘alaihi wa sallam). Namun yang benar adalah bahwa penafsiran sahabat TIDAK mempunyai hukum RAFA’, tetapi MEMANG merupakan PENDAPAT yang PALING DEKAT dengan KEBENARAN.

Mendengarkan MUSIK dan LAGU akan MENJERUMUSKAN kepada SUATU yang DIPERINGATKAN oleh RASULULLAH Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam haditsnya.

“Artinya : Akan ada suatu kaum dari umatku menghalalkan Zina, Sutera, Khamr dan ALAT MUSIK“.

Maksudnya, menghalalkan zina, khamr, sutera padahal ia adalah LELAKI yang tidak boleh menggunakan SUTERA, dan MENGHALALKAN ALAT-ALAT MUSIK. [Hadits Riwayat BUKHARI dari hadits Abu Malik Al-Asy’ari atau Abu Amir Al-Asy’ari]

Berdasarkan hal ini saya menyampaikan nasehat kepada para saudaraku sesama muslim agar MENGHINDARI Mendengarkan MUSIK dan Janganlah sampai TERTIPU oleh beberapa pendapat yang menyatakan Halalnya LAGU dan ALAT-ALAT MUSIK, karena dalil-dalil yang menyebutkan tentang HARAMNYA Musik SANGAT JELAS dan PASTI. Sedangkan menyaksikan SINETRON yang ada WANITANYA adalah HARAM karena bisa menyebabkan FITNAH dan TERPIKAT kepada PEREMPUAN. Rata-rata setiap SINETRON MEMBAHAYAKAN, meski TIDAK ada WANITANYA atau wanita tidak melihat kepada pria, karena pada umumnya sinetron adalah membahayakan masyarakat, baik dari Sisi PRILAKUNYA dan AKHLAKNYA.

Saya MEMOHON kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar menjaga KAUM MUSLIMIN dari keburukannya dan agar Memperbaiki PEMERINTAH Kaum Muslimin, karena KEBAIKAN MEREKA akan Memperbaiki KAUM MUSLIMIN. Wallahu a’lam.

[Fatawal Mar’ah 1/106]

[Disalin dari kitab Al-Fatawa Al-Jami’ah Lil Mar’atil Muslimah, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Tentang Wanita, Penyusun Amin bin Yahya Al-Wazan Penerbitan Darul Haq. Penerjemah Amir Hamzah Fakhrudin]