Monthly Archives: March 2013

perang melawan Virus

Standard

piracy

Saya masih ingat dengan kejadian 1 bulan lalu, dimana hampir seluruh guru SDIT Al Hikmah merasa takut dengan benda kecil bawaaanya yang berisi soal UTS, terjangkit virus dan menghilangkan kerja keras, bergadang, dan susah tidur untuk menyelesaikan soal yang nyaris sempurna bagi anak kesayangan mereka.

Sebenarnya semengerikan apakah sang virus yang ditakuti di jagad Al Hikmah 1 bulan belakangan ini, beberapa sumber yang tidak ingin di sebutkan namanya mengatakan, “semua file hilang”, “setelah flash disk masuk laptop, office jadi ga bisa dibuka (rusak)”, “semua file tidak bisa di buka dan berubah jadi VBE/VBS”, “gambar dan document hilang, tapi excel masih bisa di buka”, dan lain-lain komentar yang membuat pembuat soal kehilangan dapat kehilangan “tanda tangan”.

lalu bagaimanakah obat dari virus ini?

mari kita simak firman berikut:

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur`an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim selain kerugian.” (Al-Isra`: 82)

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu Maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)” (QS. AsySyura:30)

yups, benar sekali sahabat segala virus yang mengoncang dan berkecamuk di flash disk sudah memiliki obat bahkan sebelum virus tersebut ada, tentunya asalkan kita mengikuti aturan yang berlaku. Tidaklah ada semua permasalahan kecuali ada didalam Al-Quran yang di jelaskan dalam As-sunnah termasuk cara berperang dengan virus ini, salah satunya adalah menghindarai berbuat zhalim dalam mengunakan komputer/laptop.

1. Tidak berbuat zhalim dalam mengunakan komputer/laptop beserta isinya.

Piracy-crime-scene-PC-600x400Piracy-crime-scene-PC-600x400Piracy-crime-scene-PC-600x400Piracy-crime-scene-PC-600x400

  • pastikan berisikan windows orisinil ( asli / non palsu), sehingga memiliki sekuriti yang didukung secara Online, dan apa bila ada perubahan baik dari file-file system karena si virus anda dapat mengupdate secara online dan mendapatkan manfaat dari maintenance/ perbaikan secara gratis. (anda bisa membeli window 7/xp/8  dari kisaran harga 400ribu – 2juta rupiah)
  • pastikan software microsoft office anda juga asli, sehingga apa bila terserang virus anda dapat meng update dan secara otomatis akan memperbaiki sendiri kerusakan yang ada. (anda bisa membeli dengan kisaran harga 800ribu -10juta rupiah)
  • atau gunakan software dan OS gratis sehingga bisa di update kapansaja, dan apa bila menggunakan linux jelas virus tersebut tidak bisa berkembang biak di linux, alhasil bebas virus.

mengapa mengunakan satu software bajakan kok disebut berbuat zhalim? bukannya kita tidak merugikan si pembuat program/ windows?

  1. maka saya katakan pembuat program / windows meraup keuntungan dari penjualan programnya dan mendapat kerugian dari tiap orangyang membajaknya, kalaulah seluruh orang membajak, dan tidak ada yang membeli asli niscaya akan membuat perusahaan itu mati. http://www.microsoft.com/en-us/piracy/default.aspx
  2. islam mengenal dengan hak kekayaan intelektual silahkan baca lebih lanjut.
  3. hukum software bajakan
  4. kalau lah kita berkata keadaan darurat maka kita harus dalam posisi dimana tidak ada cara lain, software lain (yang gratis), dan tidak ada OS lain (Linux), bukan dengan alasan lebih enak pakai windows atau bahasa lainnya susah.

semoga tulisan ini bermanfaat.

insya Allah akan berlanjut dengan tulisan, mudahnya memakai libre office/OpenOfice, GIMP, dan INKScape

Kamis, 28/03/13 mr agung guru TIK  SDIT Al Hikmah Bintara

Advertisements

anak nakal

Standard

images

“tu anak nakal banget..!! kalimat itu sering sekali kami dengar, entah itu dari masyarakat pada umumnya bahkan sampai kalangan pengajar yang berada disekolah.
Pada kesempatan ini mari kita lihat mengapa anak ini sampi mendapatkan julukan anak nakal!
Setelah lama tidak berbagi, kami berusaha kembali menebar virus informasi tentang kejadian dikalangan siswa/i kami.setelah mengadakan pengamatan dari beberapa kasus kenapa anak mendapat julukan anak nakal dan kunci dari semua itu penyebabnya satu yaitu “PERHATIAN” anak sangatlah butuh dengan yang namanya perhatian entah itu dari orangtuanya, guru dan teman atau lingkungan. Sering sekali anak dirumah kurang perhatian dari orang tua dengan berbagai alasan seperti sibuk kerja atau terbagi dengan banyak saudaranya dirumah, disekolah karena banyaknya siswa dan mungkin sianakpun bukan termasuk anak yang tidak memiliki kelebihan, maka tidak terkontrol bahkan sering ditingggal tanpa adanya pendekatan oleh gurunya. Dari kedua kasus diatas mengakibatkan sianak berdampak pada teman/lingkungannya dengan mencari perhatian yaitu melakukan tidakan yang berlebihan.Allohu A’lam.

Cara Menyelamatkan Diri Dari Neraka Bag 62 ( Insya Allah )

Standard

Hak-hak Persaudaraan (Ukhuwah) Sesama Muslim

 

Allah Subhanahu wa Ta’ala mewajibkan ukhuwah dan tolong menolong kepada sesama muslim dalam kemaslahatan dunia dan agama. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya, “Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara, sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah  Subhanahu wa Ta’ala, supaya kamu mendapat rahmat. ” (Qs al-Hujurât/ 49:10). Semoga khutbah jum’at ini bermanfaat. [Redaksi KhotbahJumat.com]

***

Hak-hak Persaudaraan (Ukhuwah) Sesama Muslim

KHUTBAH JUMAT PERTAMA

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang telah menjadikan kaum muslimin BERSAUDARA dan saling  MENYAYANGI, yang memerintahkan mereka agar SALING TOLONGMENOLONG dalam kemaslahatan DUNIA dan AGAMA. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilâh yang haq diibadahi kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah hamba dan utusan-Nya. Semoga keselamatan tercurahkan kepadanya, keluarganya, para shahabatnya dan orang-orang yang mengikuti beliau dengan baik hingga hari kiamat.

Wahai manusia, bertakwalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, ketahuilah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala MEWAJIBKAN ukhuwah dan tolong menolong kepada sesama muslim dalam kemaslahatan dunia dan agama. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya, “Sesungguhnya orang-orang beriman itu BERSAUDARA, sebab itu DAMAIKANLAH (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah  Subhanahu wa Ta’ala, supaya kamu mendapat rahmat. ” (Qs al-Hujurât/ 49:10)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 “Perumpamaan kaum mukminin satu dengan yang lainnya dalam hal saling mencintai, saling menyayangi dan saling berlemah lembut di antara mereka adalah seperti SATU TUBUH. Apabila salah satu anggota badan SAKIT, maka semua anggota badannya juga merasa demam dan tidak bisa tidur.”

Apabila ini yang menjadi kewajiban kaum muslimin, maka UKHUWAH ini mewajibkan mereka saling memenuhi hak satu dengan lainnya. Di antara hak tersebut adalah:

 

  • MENCINTAI karena Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Yaitu tanpa Membedakan  NASAB di antara mereka, juga tanpa EGOISME yang membawa mereka kepada sifat TIDAK baik, akan tetapi karena Allah Subhanahu wa Ta’ala semata-mata. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Tidak (sempurna) iman salah seorang di antara kamu hingga dia MENCINTAI saudaranya seperti MENCINTAI dirinya sendiri.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda yang artinya, “Ada 3 hal, barang siapa yang berada padanya ia akan merasakan MANISNYA iman, pertama:  hendaklah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam LEBIH dia CINTAI dari pada selainnya; kedua: dia MENCINTAI seseorang semata-mata KARENA Allah Subhanahu wa Ta’ala; ketiga: dia enggan untuk kembali kepada kekafiran  setelah diselamatkan oleh Allah  Subhanahu wa Ta’ala sebagimana dia juga ENGGAN untuk dilemparkan ke dalam api Neraka.”

  • MENDAMAIKAN mereka.

Apabila ada PERSELISIHAN dan PERPECAHAN di antara mereka, maka KEWAJIBAN seorang MUSLIM adalah mendamaikannya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

 “Oleh sebab itu, bertakwalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan PERBAIKILAH hubungan antara SESAMAMU; dan taatlah kepada Allah  Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang BERIMAN.” (Q.s. Al-Anfal/8: 1)

ISLÂH maknanya adalah MELURUSKAN masalah yang DIPERSELISIHKAN dan mengembalikannya kepada kaum muslimin serta memperbaiki kedua pihak yang berselisih.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam  menganggap  perbuatan  MENDAMAIKAN kaum muslimin sebagai SEDEKAH, maka KEWAJIBAN mereka yaitu jika ada PERSELISIHAN atau PERPECAHAN di antara mereka, hendaknya mereka DAMAIKAN dan LURUSKAN Perselisihan tersebut dengan ADIL, sehingga UKHUWAH kembali TERJALIN di antara mereka.

  • JUJUR dalam bermuamalah.

Hendaknya mereka bermuamalah dengan JUJUR, tidak BERDUSTA, tidak BERKHIANAT dan tidak  MENIPU dalam jual beli. Hendaknya muamalah  jual beli tersebut dilakukan atas dasar NIAT yang baik, tanpa menutupi aib yang ada pada barang yang dijual dan tanpa BERBOHONG dalam harganya. KEJUJURAN adalah KESELAMATAN. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Apabila dua orang muslim BERMUAMALAH jual beli, maka ada khiyar (hak memilih) bagi keduanya. Jika keduanya JUJUR dan BERTERUS TERANG, maka keduanya akan mendapat BARAKAH dari jual belinya, dan jika Keduanya BERDUSTA dan MENYEMBUNYIKAN, maka BARAKAH akan DIHILANGKAN dari jual belinya.

  • MENDOAKAN Kebaikan kepadanya, MENDOAKANNYA dengan MAGHFIRAH, agar diberi Kemaslahatan DUNIA dan AGAMA. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

 “Dan MOHONLAH Ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang MUKMIN, laki-laki dan perempuan.” (Q.s. Muhammad/47: 19)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Hak muslim satu dengan lainnya ada 6, yaitu apabila engkau bertemu dengannya, berilah SALAM kepadanya; apabila dia mengundangmu, PENUHILAH udangannya; apabila dia meminta NASEHAT kepadamu, maka NASEHATILAH; apabila dia BERSIN dan mengucapkan ALHAMDULILLÂH, maka DOAKANLAH; apabila dia SAKIT, maka JENGUKLAH; dan apabila dia MENINGGAL, maka IRINGILAH jenazahnya.”

Pertama: apabila seorang MUSLIM bertemu dengan SAUDARANYA, hendaknya dia MENDAHULUINYA dengan SALAM. Memulai SALAM hukumnya SUNAH, sedangkan MENJAWAB salam hukumnya WAJIB, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

 “Apabila kamu DIBERI Penghormatan dengan sesuatu PENGHORMATAN, maka balaslah penghormatan itu dengan yang LEBIH BAIK dari padanya, atau BALASLAH penghormatan itu (dengan yang serupa).” (Q.s. an-Nisâ`/4: 86)

Hendaknya kaum muslimin menyebarkan salam di antara mereka. Abdullah bin Salam mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Wahai manusia, SEBARKANLAH salam, berilah makan (orang miskin, red.), SAMBUNGLAH  silaturahmi dan shalatlah pada malam hari ketika manusia dalam sedang tidur, engkau akan masuk SURGA dengan keselamatan.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menggabungkan perintah mengucap salam dan memberi makan (fakir miskin) karena hal itu akan MENUMBUHKAN rasa kecintaan antar kaum muslimin dan menghilangkan kegelisahan.

Kedua: sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Apabila dia MENGUNDANGMU, maka PENUHILAH.” Maksudnya, apabila dia MENGUNDANGMU untuk WALIMAH atau HADIR dalam suatu RESEPSI, hendaknya engkau DATANG, kecuali Apabila ada UDZUR SYAR`I yang menyebabkan berhalangan hadir atau memberatkanmu.  Akan tetapi jika pada walimah atau resepsi tersebut ada KEMUNGKARAN dan engkau  Mampu MENGUBAH kemungkaran tersebut, maka engkau WAJIB datang dan MENGUBAHNYA. Akan tetapi jika TIDAK MAMPU Mengubahnya, janganlah engkau MENGHADIRINYA. KEHADIRANMU yang TIDAK Bisa MENGUBAH kemungkaran itu, merupakan tanda engkau SETUJU dengan HAL TERSEBUT.

 

Ketiga: sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Apabila dia minta NASIHAT, maka Nasihatilah.” Maksudnya, apabila dia meminta NASIHAT kepadamu dalam suatu perkara dan meminta pendapat kamu yang baik, maka hendaknya kamu BERSUNGGUH-SUNGGUH menasihatinya, BAIK dalam  hal yang dia SUKAI maupun TIDAK.

Keempat: sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Apabila dia BERSIN dan MEMUJI Allah Subhanahu wa Ta’ala, DOAKANLAH dia.” BERSIN merupakan NIKMAT dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena mengosongkan udara buruk yang ada di tubuh. Apabila dia bersin, ini merupakan nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang perlu disyukuri. Sehingga apabila dia memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala, wajib bagi orang yang berada di sisinya untuk MENDOAKANYA dengan mengucapkan, “Yarhamukallâh”. Kemudian orang yang bersin mengucapkan, “Yahdîkumullâh wa yushlih bâlakum.” Ini merupakan PERILAKU  muslimin yang BAIK, maka hukumnya wajib untuk menjawab orang yang bersin apabila dia memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Kelima: sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Apabila dia SAKIT, maka JENGUKLAH.” Menjenguk orang sakit mengandung KEBAIKAN yang banyak, di antaranya bisa mengurangi beban orang yang sakit dan  keluarganya. Mengunjunginya, duduk di sampingnya dan mendoakannya, maka akan membuat dia BAHAGIA dan menguatkan RAJÂ`-nya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Di antara adab menjenguk orang sakit, pertama: hendaknya secara berkala; jangan setiap hari karena hal itu akan memberatkannya, kecuali dia suka yang demikian. Kedua: mendoakan  KESEMBUHAN baginya, memberi motivasi kepadanya agar segera sembuh, melapangkan bebannya, dan menghiburnya. Ketiga: hendaknya jangan berlama-lama duduk di sampingnya agar tidak membebaninya, kecuali dia menginginkannya.

Keenam: sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Apabila dia MENINGGAL dunia, maka IRINGILAH jenazahnya.” Hal itu karena ada DOA, permohonan ampun kepadanya, menyenangkan wali dan kerabatnya dan ada unsur memuliakan kedudukan orang yang meninggal. Barang siapa yang menghadiri jenazah, menyalatkan dan mendoakannya, maka dia akan memperoleh pahala satu  qirâth. Barang siapa menyalatkan dan mengiringinya sampai pemakaman, dia akan memperolah 2 qirâth. Ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah, apa itu dua qirâth?” Beliau menjawab, “Seperti DUA gunung yang BESAR.”

Wahai hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala, bertakwalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan jagalah hak-hak saudara kalian. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya, “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kamu kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, Sesungguhnya Allah  Subhanahu wa Ta’ala amat berat siksa-Nya.” (Q.s. al-Mâidah/5: 2)

KHUTBAH JUMAT KEDUA

Amma ba`du,

Wahai hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala, bertakwalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, ketahuilah bahwa di antara hak-hak kaum muslimin  satu dengan lainnya adalah AMAR MA`RUF dan NAHI MUNKAR. Maka, apabila engkau melihat saudaramu BERADA dalam KEMAKSIATAN dan PENYELISIHAN kepada SYARIAT atau lainnya engkau tidak boleh MENDIAMKANNYA. Akan tetapi, engkau HARUS MENASIHATINYA secara SEMBUNYISEMBUNYI antara Engkau dan Dia. Dan HENDAKNYA engkau MENUNJUKKANNYA pada KEBAIKAN dan MEMPERINGATKANNNYA dari KEBURUKAN. Hendaknya engkau PERBAIKI dengan cara yang BAIK, hingga dia bisa mengetahui bahwa kamu adalah SAUDARANYA dan engkau sangat MEMPERHATIKANNYA.

Wahai hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala, bertakwalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan BERSEMANGATLAH dalam menunaikan hak-haknya sebagaimana engkau juga MEMINTA agar hak engkau dipenuhi oleh SAUDARAMU.

 

Disalin dari kumpulan naskah khutbah Jumat Majalah As-Sunnah dengan beberapa penyuntingan oleh redaksi www.khotbahjumat.com
Artikel www.khotbahjumat.com