Libur Bertugas …

Standard

Hari Kamis, 17 Januari 2013, hujan lebat di Bekasi. Bekasi banjir, Bintara banjir.

Hari Jumat, 18 Januari 2013, sekolah diliburkan karena banjir. Ternyata bukan hanya SDIT Al Hikmah yang libur. Seluruh sekolah di Bekasi Barat juga diperintahkan libur.

Akankah liburan ini jadi ajang bersenang-senang?

Tidak, lalu ya.

Bagi saya sendiri, saya senang karena di tengah suasana pasca-banjir, banyak persoalan yang harus dibereskan. Lantai yang kotor karena luapan air harus dibersihkan. Barang-barang yang basah karena air banjir atau pun air bocor harus dikeringkan. Jadi, di tengah suasana yang penuh kerepotan, saya bersyukur diberikan libur sehingga saya bisa membereskan masalah-masalah itu.

Apakah saya bersenang-senang?

Tidak, lalu ya.

Karena ada bocor di atap yang harus dibereskan, maka saya harus segera mencari permasalahannya dan membereskannya. Jangan sampai terulang bocor yang terjadi di hari-hari lalu. Maka saya putuskan – tidak ‘terpaksa saya naik’, tidak ada yang memaksa saya naik ke atap – naik ke atap, mencari sebab-sebab bocor tempo dulu. Alhamdulillah, ketemu. Meskipun masih ada yang harus dibereskan kemudian, minimal sudah ada masalah yang selesai. Alhamdulillah. Saudara sepupu yang tinggal di sebelah rumah pun membantu, jadi, alhamdulillah, saya senang.

Apakah capek-capek naik ke atap itu menyenangkan?

Tidak, lalu ya.

Hari libur biasanya diisi dengan mencari hiburan bersama keluarga, ke tempat wisata, belanja, ke mall, dan lain-lain. Hari itu saya harus capek-capek naik ke atap. Toh, akhirnya saya senang. Sudah bertahun-tahun saya tidak naik ke atap. Waktu kecil, hampir tiap hari saya naik ke atap, sekedar memuaskan rasa ingin tahu. Seiring bertambahnya usia, naik ke atap tanpa sebab jadi terasa konyol, maka saya pun tidak melakukannya lagi. Hari itu, saya sekali lagi naik ke atap karena memang ada sebab yang rasional. Alhasil, saya mendapat dua kesenangan: masalah bocor saya beres, dan saya merasa seperti kembali ke masa kecil dulu, ketika hanya keinginan bermain dan memuaskan rasa ingin tahu yang menjadi penggerak hidup. Bukankah ini yang dicari orang-orang yang stress di kantor-kantor hingga mereka mencari hiburan-hiburan dan permainan yang acap kali makin aneh-aneh dan tidak masuk akal?

Jika ditanya apakah saya senang hari Jumat lalu? Saya akan jawab: “Ya!” Pasti. Sekali lagi patutlah saya berucap “Alhamdulillah”.

 

Ditulis oleh Dany Jauhari, guru SDIT Al Hikmah Bintara

//

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s