CERITA RAKYAT

Standard

Cerita rakyat adalah sebuah cerita yang bersumber dari rakyat secara turun-temurun dan menyebar dari mulut ke mulut, bahkan terkadang tidak diketahui siapa pengarangnya.

Cerita rakyat dibagi 4 jenis, yaitu:

(1)    Legenda, adalah cerita tentang asal usul suatu tempat/daerah. Contoh: Terjadinya Tangkupan Perahu.

(2)    Mite/Mitos, adalah cerita yang berisi tentang kekuata gaib, biasanya para tokoh dalam cerita mempunyai kekuatan mistis yang unsur-unsur gaib seperti jin. Contoh : Bandung Bandawasa,

(3)    Fabel, adalah cerita yang menggambarkan hewan dapat berbicara dan mempunyai akal seperti manusia. contohnya: Si Kancil,

(4)    Jenaka, adalah cerita yang berisi tentang cerita-cerita lucu. Contoh : Si Kabayan.

 

Unsur-unsur dalam cerita rakyat ada 2, yaitu: Unsur intrinsik dan Unsur Ekstrinsik.

I. Unsur Ekstrinsik adalah segala sesuatu yang menginspirasi penulisan cerita dan mempengaruhi cerita secara keseluruhan.

Meliputi:

  1. Biografi penulis /Latar belakang kehidupannya
  2. Keyakinan dan pandangan hidup penulis
  3. Adat istiadat yang berlaku pada saat itu
  4. Situasi politik (persoalan sejarah)
  5. Ekonomi, dsb

 

II. Unsur Intrinsik adalah segala sesuatu yang terkandung di dalam cerita dan mempengaruhi cerita tersebut.

Meliputi:

  1.  Tema : Pokok persoalan dalam cerita.
  2. Watak : Sifat yang diperlihatkan tokoh dalam cerita melalui perilakunya.
  3. Latar : isinya melukiskan tempat cerita terjadi dan menjelaskan kapan cerita itu berlaku dan suasana cerita.
  4. Amanat : Pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang terhadap pembaca melalui karyanya, yang akan disimpan rapi dan disembunyikan pengarang dalam keseluruhan cerita.
  5. Alur : Jalan cerita dari awal sampai selesai
  6. Sudut Pandang : Pandangan pengarang untuk melihat suatu kejadian cerita
  7. Gaya Bahasa : bahasa yang digunakan pengarang dalam menulis cerita yang berfungsi untuk menciptakan hubungan antara sesama tokoh dan dapat menimbulkan suasana yang tepat guna, adegan seram, cinta ataupun peperangan maupun harapan.

Setiyawati

Dari berbagai sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s