Cara Menyelamatkan Diri Dari Neraka Bag 52 ( Insya Allah )

Standard

KESOMBONGAN ITU TERBAGI 2

( DILIHAT DARI SISI SUDUT  PANDANGNYA )

KESOMBONGAN itu terbagi 2 BAGIAN wahai Pembaca YangBudiman ……  akan tetapi ……….  dari sisi sudut Pandangnya  yaitu YANG PERTAMA dari sisi sudut Pandang MANUSIA dan YANG KEDUA dari sisi sudut Pandang  ALLAH SUBHAANAAHUWATA’AALAA. Kesombongan itu Apabila Di Ukur Dari Sudut PANDANG Manusia …… BELUM TENTU  SOMBONG Dihadapan Allah Subhaanaahuwata’aalaa …….  Akan Tetapi  Wahai Pembaca Yang Budiman ……. ! Apabila KESOMBONGAN itu Di UKUR dari Sudut Pandang ALLAH Subhaanaahuwata’aalaa ……. Sudah menjadi KEPASTIAN dan itu PASTI SOMBONG di hadapan MANUSIA ……… Insya Allah Kita akan Mengambil Beberapa Permisalan  Yang mudah – mudahan Permisalan – Permisalan ini memberikan MANFAAT Buat Kita SEMUA …… Wahai Pembaca Yang Budiman Kita akan Mengambil Permisalan KESOMBONGAN dari sudut PANDANG Manusia ……….  :  Kita Berikan Permisalan  antara Si A dan Si B ………. pada suatu Waktu si A melihat Temannya Si B  yang sedang Mengendarai Sepeda MOTOR , Kemudian Si A memanggil temannya yaitu Si B ….. kita berikan contoh nama si B adalah BUDI ( Qadarullah / sudah takdir dari Allah ………. Si Budi Sedang Membelakangi Si A  ) …… Lalu … Si A memanggil …… “ BUDI ….. BUDI …… BUDI …….. Bud ……. Bud ……..Budd…….. mau kemana ……… Bud………Bud Mau Kemana …….. sampai 3 Kali ….. tidak Dijawab Panggilan Si A oleh  Si Budi ……….”  Kemudian Bersangka Buruklah Si A  dengan Mengatakan……. “ SOMBONG Sekali si Budi ……. Di panggil 3 kali ngga Nengok……. “ Pertannyaannya adalah ….. Apakah Sibudi Benar benar SOMBONG Menurut Allah Subhaanaahuwata’aalaaa…… Sebagaimana SANGKAAN Si A ? …….. Insya Allah Jawabannya adalah “ BELUM TENTU Wahai Pembaca Yang Budiman ….. ! Mengapa ? Karena ….. BOLEH Jadi Ketika SI A Memanggil Si BUDI ……. Budi Sedang Melamun ………. Atau BOLEH JADI BUDI ….. Sedang MEMIKIRKAN Sebuah Masalah Pribadinya yang sangat PELIK ………..  atau MEMIKIRKAN Masalah KELUARGA atau masalah masalah lainnya yang berkaitan dengan DIRINYA  sehingga BUDI tidak Mendengar panggilan yang di tujukan Kepadanya. Akan tetapi SEBALIKNYA wahai Pembaca Yang Budiman …….. Apabila SESUATU Hal itu Di Katakan SOMBONG Oleh Allah Subhaanaahuwata’aalaa Sang Pencipta Jagad Raya ini , MAKA ….. Sudah Menjadi KEPASTIAN Bahwasanya Hal itu PASTI Sombong Di Hadapan MANUSIA………………. !  Insya Allah Kita akan Memberikan SEBUAH permisalan lagi yang mudah –mudahan permisalan ini bisa memberikan MANFAAT Bagi Kita SEMUA di dunia dan Di akhirat kelak ….. aamiin …… , .         Contoh yang sering sekali kita melihat yaitu Menjulurkan Kain Di bawah MATA KAKI atau memakai SARUNG atau CELANA PANJANG melebihi MATA KAKI atau dalam istilah Syar’i di kenal dengan sebutan ” ISBAL” / Menjulurkan KAIN atau yang SEMACAMNYA sampai melebihi batas MATA Kaki …….. Baik Karena SOMBONG ataupun TIDAK ….

Dari Abu Juray Jaabir bin Salim radliyallaahu ‘anhu ia berkata : Aku melihat Seorang LAKI-LAKI yang pemikirannya senantiasa DITERIMA oleh RAKYAT banyak dan tidak ada seorang pun yang mengomentari ucapannya. Aku bertanya : “Siapa ini ?”. Mereka menjawab : “Ini Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam”. Lalu aku katakan : “Alaikas-Salaam ya Rasulullah”. Sebanyak dua kali. Maka beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Jangan kamu ucapkan ‘alaikas-salaam, karena ucapan ‘alaikas-salaam itu adalah ucapan selamat terhadap orang yang mati. Tapi ucapkanlah : Assalamu ‘alaika”. Aku bertanya : “Apakah engkau Rasulullah ?”. Beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam menjawab : “Aku adalah Rasulullah (UTUSAN ALLAH). Apabila kamu tertimpa MARABAHAYA lalu berdoa kepada-Nya, maka MARABAHAYA tersebut akan lenyap darimu. Apabila daerahmu sedang dilanda KEGERSANGAN lalu kamu BERDOA kepada-Nya, maka BUMIMU akan kembali SUBUR. Apabila kamu berada di sebuah padang TANDUS lalu kendaraanmu HILANG kemudian kamu berdoa kepada-Nya, maka Dia akan MENGEMBALIKAN kendaraanmu itu”. Aku katakan : “Berikan kepadaku SEBUAH Wasiat”. BELIAU bersabda :“Jangan CELA Siapapun. Maka ia (Juray bin Salim) berkata : “Maka mulai saat ini TIDAK ada seorang pun yang aku CELA, baik orang MERDEKA, Budak, Unta, maupun Kambing”. Beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Jangan engkau SEPELEKAN perbuatan BAIK walau Sedikit. Berbicaralah kepada saudaramu dengan WAJAH Berseri-Seri sebab hal itu juga sebuah Kebaikan. ANGKAT Kain SARUNGMU Hingga SETENGAH Betis. Jika engkau ENGGAN, maka JULURKAN Persis di ATAS Mata Kaki. JANGANLAH kamu Melakukan ISBAL, sebab ISBAL itu TERMASUK perbuatan SOMBONG (al-makhillah). Sesungguhnya ALLAH tidak Menyukai KESOMBONGAN. Apabila ada seseorang yang mencela atau mencacimu dengan sesuatu yang ia ketahui dari dirimu, maka jangan engkau BALAS mencercanya dengan sesuatu yang engkau ketahui dari dirinya. Sebab, BENCANA tersebut hanya akan MENIMPA dirinya sendiri [HR. Abu Dawud nomor 4084; dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud juz 2 halaman 515-516].

 

“Mari kita perhatikan kalimat { وارفع إزارك إلى نصف الساق فإن أبيت فإلى الكعبين وإياك وإسبال الإزار فإنها من المخيلة وإن الله لا يحب المخيلة } ANGKAT kain SARUNGMU hingga Setengah BETIS. Jika engkau ENGGAN, maka JULURKAN Persis di ATAS MATA KAKI. JANGANLAH Kamu melakukan ISBAL, sebab ISBAL itu termasuk perbuatan SOMBONG (al-makhillah). Sesungguhnya Allah tidak Menyukai  KESOMBONGAN.

Di sini Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam menyebut TIGA keadaan KAIN SARUNG. Dua DIPERBOLEHKAN, dan SATU DILARANG. Dua diperbolehkan yaitu keadaan SETENGAH Betis; dan KEADAAN Dijulurkan SAMPAI batas Maksimal Mata Kaki. HAL INI adalah PENEGASAN Perintah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam : irfa’ izaarak ( ANGKATLAH Kain Sarungmu ) !! . Kemudian Dua keadaan yang DIPERBOLEHKAN tersebut diikuti dengan SATU keadaan yang TIDAK DIPERBOLEHKAN, yaitu MELEBIHI BATAS KAKI dengan kalimat larangan : wa iyyaaka wa isbaala (JANGANLAH/JAUHILAH kamu dari melakukan ISBAL). Kalimat ini adalah kalimat larangan MUTHLAQ tanpa ada indikasi KEBOLEHAN jika TANPA Kesombongan ……. (  maksudnya menjulurkan kainnya dengan Sombong atau tidak sombong sama saja ……… tetap saja KITA diperintahkan oleh Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam ……. agar jangan Menjulurkan Kain Sampai Melewati Batas Mata Kaki )

Wahai Pembaca yang budiman ……. Berdasarkan Hadist di atas kita Insya Allah Mengetahui bahwasanya ISBAL atau Menjulurkan Kain Di bawah MATA KAKI itu termasuk KESOMBONGAN dan kita juga mengetahui Insya Allah bahwasannya Sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam itu BERASAL dari Allah Subhaanaahuwata’aalaa ……………Jadi …….. pada hakekatnya yang mengatakan ” ISBAL atau Menjulurkan Kain sampai Melewati Batas Mata Kaki itu SOMBONG…….. ” adalah ALLAH SUBHAANAAHUWATA’AALAA …… yang Mengatakannya Adalah Allah Subhaanaahuwata’aalaa wahai pembaca yang budiman ….  ! hal ini mengindikasikan bahwasanya Siapa Saja yang menjulurkan kainnya melebihi batas Mata kaki ……….. BERARTI orang tersebut sedang Melakukan KESOMBONGAN …… TERKECUALI orang yang melakukannya itu BELUM Mengetahui Hukumnya yaitu Belum mengetahui Jikalau MENJULURKAN Kain sampai Melewati BATAS Mata Kaki Itu Merupakan KESOMBONGAN……………….. insya Allah Orang Seperti ini ( Yang Belum Tahu itu ) Di MAAFKAN ….. Akan Tetapi Apabila orang tersebut sudah Mengetahui HUKUMNYA Paham Maknanya dan Tahu MAKSUDNYA kemudian ia TIDAK mau Mengamalkannya ……… maka hal ini URUSANNYA kita serahkan saja Ilmunya Kepada Allah Subhaanahuwata’aalaa…………Jika Allah Menghendaki Maka Allah Subhaanaahuwata’aalaa akan Mengadzabnya dan jika Allah Menghendaki Maka Allah Subhaanaahuwata’aalaa Bisa saja akan Mengampuninya1……. dan kita memohon kepada Allah Yang Maha Pengampun Semoga kita termasuk Hamba-hamba-NYA yang mendapatkan Pengampunan dari – NYA.

Wallahu a’lam Bisshowaab

 

Catatan Kaki :

  1. Selama Orang tersebut Masih MUSLIM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s