Cara Menyelamatkan Diri Dari Neraka Bag 46 ( Insya Allah )

Standard

(Oleh: Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari)

          SEHARUSNYA  KITA  SELALU  MENANGIS ………….!

Pernahkah Anda menangis -dalam keadaan sendirian- karena TAKUT siksa Allâh Ta’ala? Ketahuilah, sesungguhnya hal itu merupakan jaminan (pent  Insya Allah ) selamat dari NERAKA. Menangis karena takut kepada Allâh Ta’ala akan mendorong seorang hamba untuk selalu istiqâmah di jalan-Nya, sehingga akan menjadi perisai dari api NERAKA. Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

hadist

“Tidak akan masuk NERAKA seseorang yang MENANGIS
karena TAKUT kepada Allâh sampai air susu kembali ke dalam teteknya.
Dan debu di jalan Allâh tidak akan berkumpul dengan asap neraka Jahannam”.
[1]
MENGAPA HARUS MENANGIS?

Seorang MUKMIN yang mengetahui keagungan Allâh Ta’ala dan hak-Nya, setiap dia melihat dirinya banyak melalaikan KEWAJIBAN dan menerjang LARANGAN , akan khawatir DOSA-DOSA itu akan menyebabkan SIKSA Allâh Ta’ala kepadanya.

Nabi Muhammad Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

hadist

“Sesungguhnya seorang MUKMIN itu melihat dosa-dosanya
seolah-olah dia berada di kaki sebuah GUNUNG,
dia khawatir GUNUNG itu akan menimpanya.
SEBALIKNYA, orang yang DURHAKA melihat dosa-dosanya
seperti seekor LALAT yang hinggap di atas Hidungnya,
dia mengusirnya dengan tangannya –begini–, maka LALAT itu terbang”.
(HR. at-Tirmidzi, no. 2497 dan dishahîhkan oleh al-Albâni rahimahullâh)
Ibnu Abi Jamrah rahimahullâh berkata,

“Sebabnya adalah, karena hati seorang MUKMIN itu diberi CAHAYA. Apabila dia MELIHAT pada dirinya ada sesuatu yang menyelisihi hatinya yang diberi CAHAYA, maka hal itu menjadi BERAT baginya. Hikmah perumpamaan dengan  GUNUNG yaitu apabila musibah yang menimpa manusia itu SELAIN runtuhnya GUNUNG , maka masih ada KEMUNGKINAN  mereka selamat dari MUSIBAH-MUSIBAH itu. LAIN HALNYA dengan GUNUNG, jika GUNUNG runtuh dan MENIMPA seseorang, UMUMNYA dia tidak akan SELAMAT. Kesimpulannya bahwa rasa TAKUT seorang MUKMIN (kepada SIKSA Allâh Ta’ala -pen) itu mendominasinya, karena KEKUATAN imannya menyebabkan dia tidak MERASA aman dari HUKUMAN itu. Inilah KEADAAN seorang Mukmin, dia selalu takut (kepada SIKSA Allâh-pen) dan bermurâqabah (Pent Selalu merasa diawasi Allâh). dia Menganggap KECIL amal shalihnya dan KHAWATIR terhadap amal BURUKNYA yang KECIL”.
(Tuhfatul Ahwadzi, no. 2497)
Apalagi jika dia memperhatikan berbagai BENCANA dan MUSIBAH yang telah Allâh Ta’ala timpakan kepada orang-orang kafir di dunia ini, baik dahulu maupun sekarang. Hal itu membuatnya tidak MERASA aman dari siksa Allâh Ta’ala.

Allâh Ta’ala berfirman yang artinya:

Dan begitulah adzab Rabbmu apabila DIA mengadzab
penduduk negeri-negeri yang berbuat ZHALIM.
Sesungguhnya adzab-Nya sangat pedih lagi keras.
PELAJARAN
bagi orang-orang yang takut kepada adzab AKHIRAT.
Hari Kiamat itu adalah suatu hari
dimana manusia dikumpulkan untuk (menghadapi)-Nya,
dan hari itu adalah suatu hari yang DISAKSIKAN (oleh segala makhluk).
Dan KAMI tiadalah mengundurkannya, melainkan sampai waktu yang tertentu.
Saat hari itu tiba, tidak ada seorang pun yang BERBICARA, melainkan dengan izin-Nya;
maka di antara mereka ada yang CELAKA dan ada yang BAHAGIA.
Adapun orang-orang yang CELAKA, maka (tempatnya) di dalam NERAKA,
di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih)
”.
(Qs Hûd/11:102-106)
Ketika dia merenungkan berbagai kejadian yang mengerikan pada hari Kiamat, berbagai kesusahan dan beban yang menanti manusia di akhirat, semua itu pasti akan menggiringnya untuk TAKUT kepada Allâh Ta’ala al-Khâliq.
Allâh Ta’ala berfirman yang artinya:

Hai manusia, bertakwalah kepada Rabbmu.
Sesungguhnya kegoncangan hari Kiamat itu
adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).
(Ingatlah), pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu,
semua wanita yang menyusui anaknya lalai terhadap anak yang disusuinya,
dan semua wanita yang hamil gugur kandungannya.
Kamu melihat manusia dalam keadaan MABUK,
padahal sebenarnya mereka TIDAK mabuk.
Akan tetapi adzab Allâh itu SANGAT KERAS
”.
(Qs al-Hajj/22:1-2)
Demikianlah sifat orang-orang yang beriman. Di dunia, mereka TAKUT terhadap SIKSA Rabb mereka, kemudian berusaha MENJAGA diri dari siksa-Nya dengan TAKWA, yaitu melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Maka, Allâh Ta’ala memberikan balasan sesuai dengan jenis amal mereka. Dia memberikan KEAMANAN di hari Kiamat dengan memasukkan mereka ke dalam surga-Nya.

Allâh Ta’ala berfirman yang artinya:

Dan sebagian mereka (penghuni surga-pent) menghadap
kepada sebagian yang lain; mereka saling bertanya.
Mereka mengatakan:
“Sesungguhnya kami dahulu sewaktu berada di tengah-tengah keluarga,
TAKUT
Kemudian Allâh memberikan karunia kepada kami
dan memelihara kami dari azab neraka.
Sesungguhnya kami dahulu beribadah kepada-Nya.
Sesungguhnya Dia-lah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang
”.
(Qs ath-Thûr/52:25-28)

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s