Cara Menyelamatkan Diri Dari Neraka Bag 32 ( Insya Allah )

Standard

SEPERTI APAKAH ISLAM YANG BENAR ITU !

Kita Mengetahui Bahwasanya Umat Islam Dewasa Ini Sedang Tertindas, Serta Banyak Yang Tertimpa Bencana, Musibah, Dan Malapetaka. Baik Dari Segi Agama, Ekonomi, Sosial Maupun Politik. Kemiskinan Merajalela, Pengangguran Di mana – mana, Perbuatan Maksiat Merata Di Setiap Tempat, Di Setiap Daerah, Di Setiap Negara, Bahkan Di Seluruh Penjuru Dunia, Hampir – Hampir Saja Tidak Ada Yang Mencoba Untuk Mencegahnya ( Amar Ma’ruuf Nahyi Mungkar ). Semua Para Ahli Islam Mengerahkan Tenaga dan Pikiran untuk Mendeteksi Sebab-Sebab KELEMAHANNYA. Mayoritas sepakat bahwa sebab utama KELEMAHAN Umat Islam diakibatkan oleh Jauhnya UMAT ISLAM dari ISLAM Serta Bencinya Umat Islam Terhadap ISLAM Itu Sendiri. Sehingga Hal ini Akan Berakibat Sebagaimana Yang Telah di Sabdakan Oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam :

“ Jika kalian sudah berdagang ( Berjual Beli / Transaksi ) dengan Riba, Rela dengan pertanian. Dan mengikuti Ekor-Ekor Sapi ( mengutamakan perniagaan / harta / peternakan ), DAN Meninggalkan Jihad, Niscaya Allah Subhaanaahuwata’aalaa akan Menguasakan / Menimpakan KEHINAN pada Kalian yang tidak akan diangkat KEHINAAN tersebut sampai KALIAN Kembali kepada Dien (ISLAM ) Kalian “ ( Hadits Shahih Di Riwayatkan oleh Imam Ahmad, Abu Daud, Al Baihaqi )

Kenyataan itu sekarang sudah menjadi FAKTA yang sangat NYATA dan Mengharuskan Kita Seluruhnya Untuk Kembali Kepada Dien ( ISLAM ) yang Mulia Ini Secara KAAFFAH ( Keseluruhan ), Tidak Setengah-Setengah Di Dalam Mengamalkan Ajaran Islam, Dan Tidak Mengambil Yang Mudah-Mudah Saja Dalam Ajaran Islam Dan Juga Tidak Mengamalkan Alqur’an Saja Tanpa Sunnah Atau Sunnah Saja Tanpa Alqur’an, Akan Tetapi Kedua-Duanya Wajib Kita Pelajari Dan Wajib Kita Amalkan Serta Wajib Untuk Kita DAKWAHKAN. Kita semua telah Menyaksikan Sebagian Kaum Muslimiin telah Berbondong – Bondong berusaha untuk kembali kepada Ajaran Islam, Baik Dalam Sekup Perorangan, Jama’aah, Organisasi ataupun Dalam Sekup Pemerintahan. Namun Pertanyaannya Adalah ! Sudahkah Mereka Benar-Benar Kembali Kepada Ajaran Islam Yang Benar ! Dan Tahukah Kita Wahai Pembaca Yang Budiman, Seperti Apakah Islam Yang Benar Itu ………! Apakah Kita Menyangka Islam Yang Benar Itu Seperti Perkataan KEBANYAKAN Orang ! Ataukah Seperti Perkataan Mayoritas Manusia ! Tahukah Kita Wahai Pembaca Yang Budiman, Apakah Banyaknya Orang itu BERARTI Mereka Di atas Kebenaran ! Atau Apakah Juga Mayoritas Manusia Itu Pasti Menunjukkan Bahwasanya Mereka Itu Berada Di Dalam Kebenaran ! Apakah Jika Alqur’an & Sunnah Mengatakan “ Perbuatan Maksiat Itu Suatu Perbuatan Tercela Dan Hina sedangkan Kebanyakan Orang Mengatakan TIDAK Berdosa, Atau Mayoritas Manusia Mengatakan Tidak Apa – Apa…….., Apakah Itu Berarti Yang Banyaklah Yang Menang ! Sehingga Kita Ikut Pula Mengatakannya Tidak Berdosa Atau Tidak Apa – Apa ……..! Islam itu Bukanlah Seperti Apa Yang Kita Sangka Atau Kita Perkirakan, Wahai Saudaraku ! Ketahuilah, Sesungguhnya Banyaknya Orang Dan Sesungguhnya Perkataan Mayoritas Manusia itu Tidaklah Menunjukkan Kepada Kebenaran Sedikitpun, Wahai Pembaca Yang Budiman ! Sesungguhnya Kebenaran itu Berada Pada Apa-Apa Yang Di Katakan Allah Subhaanahu wa ta’aalaa dan RasulNya Shallallahu’alaihi wa sallam Walaupun Kebanyakkan Manusia, Walaupun Mayoritas Manusia Itu Menentangnya, Melecehkannya, Mencemoohkannya Bahkan Membencinya. Hal Inilah Yang Di Sebut Sebagai Kebenaran, Yang Hampir – Hampir Kita Semua Berpaling Dari Hal Ini, Tidak Memperdulikannya Atau Bahkan Membencinya ! Wahai Pembaca Yang Budiman, Jika Seperti Demikian Halnya, Maka Bagaimanakah Cara Kita Kembali Kepada Ajaran Islam Yang Benar Itu ! Bukankah Kita Di Perintahkan Untuk Kembali Kepada Alqur’an Dan Sunnah ! Hal Ini Adalah Memang Hal yang Benar Yang Kita Seluruhnya Di perintahkan Oleh Allah Ta’aalaa dan Rasul Nya Shallallahu’alaihi wa sallam Untuk Kembali Kepada Alqur’an Dan Sunnah ! Akan tetapi Wahai Pembaca Yang Budiman Menurut Pemahaman Siapa Umat ISLAM Itu Seluruhnya Harus Kembali Kepada Alqur’an dan Sunnah ! Apakah Menurut Organisasi Tertentu atau Kelompok Tertentu Ataukah Golongan Tertentu ! Tidaklah Seperti Demikian Wahai Pembaca Yang Budiman, Tidaklah Seperti Demikian, Akan Tetapi Kembalikanlah Alqur’an Dan Assunnah Itu Sesuai Dengan Pemahaman Para Shahabat Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam Di Karenakan Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam Telah Bersabda Umat Islam Akan Terpecah – Pecah Menjadi Beberapa Golongan Atau Organisasi – Organisasi atau Kelompok – Kelompok Dan Semua Kelompok Atau Organisasi Itu TERANCAM Dengan NERAKA Dan Yang Akan Selamat Insya Allah Adalah Yang Mengikuti Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam dan Para Shahabatnya Radiallahu ‘anhum. Hal Ini Sebagaimana Di Sabdakan Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam:

“ Umatku akan Berpecah Menjadi 73 Golongan, Semuanya di Neraka Kecuali 1 Golongan, Mereka ( Shahabat ) bertanya : Siapakah 1 Golongan Itu Wahai Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam ? “ Beiau Menjawab, “ Apa Yang Ada Padaku dan Shahabat-Shahabatku Pada hari ini “ ( H.R. Turmudzi dan Di Shahihkan Oleh Albani ).

Wahai Pembaca Budiman ! Mungkin Engkau Bertanya – Tanya dalam Hatimu ! Mengapa Harus Pemahaman Para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ! Tidak Kepada Yang Lainnya !

1. Pertama, Para Shahabat Radiallahu ‘anhum ( Semoga Alllah Meridoi Mereka ) adalah Orang yang paling Mengetahui Tentang Alqur’an dan Assunnah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam.
2. Kedua , Para Shahabat Radiallahu ‘anhum adalah Generasi Yang Paling Terbaik dan Sekaligus Hidup Sezaman Dengan Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam Bahkan Belajar Langsung Dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam Telah Merekomendasikan Mereka dengan Sabdanya
“Sebaik-Baik Generasi adalah Generasiku (Para Shahabat Radiallahu ‘anhum ), kemudian Generasi Setelahnya ( Tabiin ), Kemudian Generasi Setelahnya (Tabiut Tabiin ). ( H.R. Bukhari & Muslim )
3. Ketiga, Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam Menyebutkan Umat Islam akan Terpecah-Belah Rasulullah Merekomendasikan Dengan Mengikuti Sunnah Sesuai Pemahaman Para Shahabat Radiallahu’anhum Yang Akan Selamat Insya Allah . Sebagaimana Sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam : “ Umatku ( Islam ) akan Berpecah Menjadi 73 Golongan, Semuanya di Neraka Kecuali 1 Golongan, Mereka ( Shahabat ) bertanya : Siapakah 1 Golongan Itu Wahai Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam ? “ Beiau Menjawab, “ Apa Yang Ada Padaku dan Shahabat-Shahabatku Pada hari ini “ ( H.R. Turmudzi dan Di Shahihkan Oleh Albani ). Hadits Ini Menunjukkan yang Mengikuti Alquran dan Sunnah Sesuai Pemahaman Para Shahabatlah Radiallahu’anhum Yang akan Selamat Insya Allah.
4. Keempat, Apabila Para Shahabat Radiallahu’anhum Mempunyai Suatu Permasalahan …….. Mereka Langsung Menanyakan Permasalahan Tersebut Kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam atau Mengembalikan kepada Allah Ta’aalaa dan Rasul Nya Shallallahu’alaihi wa sallam. Sehingga Mereka Dapat Menemukan Jawabannya.
5. Kelima, Dan Diantara Para Shahabat Ada Yang Di Jamin Masuk Syurga Seperti : Abu Bakar, Umar Bin Khottob, Ustman Bin ‘Affan, Ali Bin Abi Thalib Radiallahu ‘anhum Jamiaan, dan Masih banyak lagi para Shahabat yang di PASTIKAN Masuk Syurga.
6. Keenam, Para Shahabat itu adalah yang paling Bersih hatinya di antara Umat Islam Sebagaimana Di Katakan Ibnu Mas’ud Radiallahu ‘anhu :
“ Mereka Para Shahabat Itu adalah Orang yang Paling Bersih Hatinya Di antara umat Islam, Yang Paling Dalam Ilmunya dan Paling Sedikit Memaksakan Kehendaknya “
7. Yang Ketujuh, Di Sebabkan Banyaknya Kelompok – Kelompok Yang menyimpang atau Organisasi – Organisasi Islam yang Mereka Semuanya Menyerukan Umat Islam Untuk Kembali Kepada Alqur’an Dan Sunnah Saja Tanpa Pemahaman Para Shahabat Radiallahu’anhum !, Jika Seperti Ini Halnya Maka Alquran dan Sunnah akan Di Tafsirkan Menurut Pemahaman Siapa ! Apakah Akan Di Tafsirkan Sesuai Dengan Pemahaman Mereka dan Juga Menurut Aturan-aturan Organisasi Mereka atau Kelompok Mereka, Ataukah Semua Organisasi Islam Boleh Menafsirkan Alqur’an dan Sunnah Sekehendak Hatinya, Ataukah Setiap Orang Boleh Menafsirkan Alqur’an Dan Sunnah Sesuai Keinginannya ! Jika Seperti Demikian Halnya Maka Tunggulah Kehancurannya ! Oleh sebab itu Janganlah Islam Itu Di Jadikan Sebuah Tameng Atau Perisai Untuk Sebuah Organisasi Tertentu Sehingga Umat Islam Menjadi Bingung, Manakah Organisasi Yang Paling Benar Di antara mereka ! Masing – Masing Menganggap Organisasinyalah Yang Paling Benar ! dan Masing – Masing Menganggap Merekalah Yang Berada Di atas Alquran dan Sunnah ……….! Oleh Karena Itu Bersatulah ……. Wahai kaum Muslimiin….. Di atas Alqur’an dan Sunnah Sesuai Pemahaman Para Shahabat Radiallahu’anhum Bukan menurut Pemahaman Kelompok atau Organisasi Tertentu dan Juga Bukan Menurut Pemimpin Tertentu dan Juga Bukan Menurut Tokoh atau Kyai tertentu atau Masyarakat Tertentu atau Juga Negara Tertentu ! Akan Tetapi Dahulukanlah Allah Ta’aalaa Dan RasulNya Shallallahu “alaihi wa sallam Sesuai Pemahaman Para Shahabat Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam.
8. Kedelapan, Di Sebabkan Para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam Apabila Belajar 10 Ayat dalam Alqur’an Dari Rasulullah Shallallahu’alaihi Wa sallam Tidaklah Mereka Melewati atau Melampauinya ( 10 Ayat Tersebut ) atau Mempelajari Ayat Yang Lain SAMPAI Mereka ( Para Shahabat Radiallahu’anhum ) BISA Mengetahui ILMU Yang DI Kandungnya ( Dari 10 Ayat Tersebut ) , Sekaligus Mengamalkannya, Sekaligus Mengamalkannya, Sekaligus Mengamalkannya Wahai Pembaca Yang Budiman …. !.
9. Kesembilan, Di Karenakan Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam Pernah Bersabda yang artinya “ Janganlah Kalian MENCELA para Shahabatku, Demi Dzat ( Allah Ta’aalaa ) Yang Jiwaku Berada Di Tangan-NYA. Jikalau Engkau Menginfakkan SEBESAR Gunung UHUD Emas, Niscaya Tidak Akan Menyamai Derajat Para Shahabat Walaupun Mereka ( Para Shahabat Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam ) hanya Menginfakkan Sebutir / Sebiji Kurma ataupun Setengahnya. Hadist Ini Menunjukkan KEUTAMAAN Para Shahabat Radiallahu’anhum Ajma’iin. Dan Hadist ini Sekaligus Menunjukkan agar Kita MEMULIAKAN para SHAHABAT Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam, Dengan Cara Mengikuti TATACARA beragama MEREKA,…………. Dengan Cara Mengikuti TATACARA beragama MEREKA,…….Dan Dengan Cara Mengikuti TATACARA beragama MEREKA, Serta Tidak MENCELA dan MERENDAHKAN Mereka BAHKAN Kita Harus MEMBELA Kehormatan Mereka Dari Tangan – Tangan Orang Yang Benci, Mencela atau Merendahkan KEUTAMAAN Mereka ( Para Shahabat Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam ).
10. Kesepuluh, Kalau Bukanlah KARENA Karunia Allah Subhaanaahuwata’aalaaa, Kalau Bukanlah KARENA Karunia Allah Subhaanaahuwata’aalaaa, Dan Kalau Bukanlah KARENA Karunia Allah Subhaanaahuwata’aalaaa, Melalui Tangan – Tangan Para SHAHABAT Rasulullah SHallallahu’alaihi wa sallam, NISCAYA ISLAM ini Tidak akan Sampai Ke NEGRI kita, Negri Yang Kita Cintai Ini. Dan Kita …….. Wahai Pembaca Yang Budiman…. Tidak Akan Pernah Menikmati ISLAM Yang Kita Nikmati Sekarang Ini , Selamanya, Selamanya Dan Selama – Lamanya !

11. Kesebelas, di sebabkan Di Dunia Ini, Di Zaman Ini tidak ada Seorang pun Setelah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam Orang Yang Paling Bersih Hatinya, Paling Dalam Ilmunya dan Paling Semangat Belomba – Lomba dalam KEBAIKAN Dari Para Shahabat Rasulullah Shallallahu’alai wa sallam. Abdullah Bin Mas’ud Radiallahu’anhu Berkata : “ Sesungguhnya Allah Subhaanaahuwata’aalaa Melihat Hati Para Hamba, Maka ALLAH Subhaanaahuwata’aalaa Dapati HATI Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam adalah SEBAIK – BAIK Hati – Hati Para Hamba. Lalu ALLAH Subhaanaahuwata’aalaa MEMILIH Untuk Diri-NYA, Dan Mengutusnya Untuk MEmbawa Risalah – NYA. Kmudian Allah Subhaanaahuwata’aalaa Melihat HATI Para Hamba SESUDAH HATI Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam, Maka Allah Subhaanaahuwata’aalaa Dapati Hati Para SHAHABAT ( Muhammad Shalallahu’alaihi wa sallam ) SEBAIK –BAIK HATI Para Hamba, Maka Allah Subhaanaahuwata’aalaa Jadikan MEREKA ( Para Shahabat Radiallahu’anhum) Pembantu – Pembantu Nabi – NYA, ( Di mana ) Mereka Berperang Di atas Agama-NYA” [ Atsar Mauquf, Isnadnya Hasan Di Keluarkan Oleh Imam Ahmad Bin Hambal I/374 Dan Lainnya ]

Wahai Pembaca Yang Budiman ! Engkau Boleh Menyebutkan Tokoh-Tokohmu, Idola-Idolamu , Pembesar-Pembesarmu serta Pemimpin-pemimpinmu Yang Engkau Banggakan ! Akan tetapi wahai Pembaca Yang Budiman Tidaklah Derajat Mereka ( Idolamu Itu ) akan sampai menyamai Derajat Para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ! Mengapa , Wahai Pembaca yang Budiman ! Karena, Merekalah ( Para Shahabat Radiallahu’anhum )Yang Berjuang Di jalan Allah, Menemani Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam Di Saat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam Dalam Keadaan Sulit, Dalam Keadaan Susah, Dalam Keadaan Menderita Serta Mereka Pulalah Para Shahabat Radiallahu ‘anhum yang Menyerahkan Seluruh Harta Benda Dan Nyawa Mereka Untuk Membela Dien ( Agama ) Allah Ta’aalaa Dan Rasul Nya Shallallahu’alaihi wa sallam. Apakah Ada Di Zaman Kita Sekarang Ini Orang Yang Seperti Mereka !
Wahai Pembaca Yang Budiman ! Mungkin Terbesit di dalam Hatimu, Sebuah pertanyaan ! Bagaimanakah Kaum Muslimin Bisa Atau Beramal Mengikuti Pemahaman Para Shahabat Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam ! Bukankah Jarak Kita Dengan Para Shahabat Sangat Jauh Bukankah Sudah Ribuan Tahun Jarak Kita Dengan Para Shahabat Radiallahu’anhum ! Wahai Pembaca Yang Budiman …….. Tentunya Engkau Harus Mempelajari Kisah – Kisah Mereka, Yaitu Wajib Bagi Engkau Untuk Menuntut Ilmu Agama Sebagaimana Engkau Mencari Dunia Seperti itulah Seharusnya Engkau Mencari Ilmu Agama ! Bersemangatlah Wahai Pembaca Yang Budiman, Dalam Menuntut Ilmu Agama ! Telah Banyak Kitab – Kitab Para Ulama Yang Membahas Tentang keutamaan Mereka, Kebaikan mereka Kedermawanan Mereka ! Mungkin Engkau Belum Mengetahuinya, Karena Engkau Selama Ini Mungkin Belum Mempelajarinya ! Datangilah Majlis – Majlis Ilmu Ahlussunnah Wal Jama’ah , Majlis –Majlis Ta’lim Ahlussunnah Wal Jama’ah Insya Allah Engkau Akan Mendapatinya , Wahai Pembaca Yang Budiman ! Wahai Pembaca Yang Budiman ! Mungkin Engkau Akan Bertanya Lagi Dalam Benakmu ! Kemanakah Aku Harus Pergi Untuk Mencari Ilmu Agama Islam Yang Benar, Agama Islam Yang Sesuai Alqur’an Dan Sunnah Menurut Pemahaman Para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ! Tentunya, Obat Ketidaktahuan Itu adalah Bertanya Wahai Saudaraku ! Wahai Pembaca Yang Budiman, Apabila Engkau Ingin Belajar Ilmu Kedokteran ! Kemanakah Engkau Akan Pergi ! Tentulah Engkau Akan Menjawab “ Kepada Orang Yang Ahli Tentang Ilmu Kedokteran “ dan Juga Apabila Engkau Ingin Belajar Ilmu Komputer ! Kemanakah Engkau Akan Pergi, Wahai Pembaca Yang Budiman ! Tentu pulalah Engkau Akan Menjawab ! “ Aku akan Pergi Kepada Seseorang Yang Ia Ahli Dalam Bidang Komputer “ Dan Begitulah Seharusnya, Apabila Engkau Ingin Belajar Ilmu Agama Ini Serta Katakanlah Sebagaimana Engkau Mengatakan Apabila Engkau Ingin Belajar Ilmu Dunia ! Sehingga Engkau Benar-Benar Mengerti Apa Itu Islam Yang Benar, Pergilah Ke Ahlinya Wahai Pembaca Yang Budiman Yaitu Kepada Ulama – Ulama atau Ustadz – Ustadz Yang Menjelaskan Alqur’an dan Sunnah Sesuai Pemahaman Para Shahabat Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam, Dan Berhati – hatilah Engkau Wahai Saudaraku, Dari Belajar Ilmu Agama Kepada Seseorang Yang Bukan Ahlinya, Dari Yang Bukan Bidangnya dan Dari Yang Bukan Kompeten di dalamnya. Karena Ilmumu Akan Membahayakanmu dan Keluargamu dan Masyarakat di Sekitarmu Wahai saudaraku, Serta Apabila Sudah Menyebar Ilmumu Tersebut, Maka Akan Membahayakan Negaramu, Ataupun Duniamu ! Bahkan karena Ilmumu Pulalah Engkau akan Di Mintai Pertanggung Jawaban Oleh Allah Subhaanaahu wa ta’aalaa , Oleh Sebab itulah Wahai pembaca Yang Budiman ! Berhati-hatilah Engkau Dalam Mencari Ilmu Agama ……………………………….! Agamamu, Agamamu , Agamamu Wahai Saudaraku Agamamu adalah Darah Dagingmu Ambillah Dari Orang Yang Istiqomah dan Janganlah Engkau Mengambil Dari Orang Yang Menyimpang………………………..!
Wallahu’a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s