Cara Menyelamatkan Diri Dari Neraka Bag 25 ( Insya Allah )

Standard

SESUNGGUHNYA AMAL ITU TERGANTUNG

AKHIR

Wahai pembaca yang Budiman ….. ! Sesungguhnya amal itu tergantung AKHIRNYA……. Sesungguhnya ada di antara manusia yang beramal (berbuat ) KEBAIKAN dari Mulai kecil, dari Mulai Remaja Hingga Dewasa bahkan sampai usia Tua, Hari – harinya di isi dengan Ibadah kepada Allah Subhaanaahuwata’aalaa, dengan sholat, dengan berzikir kepada Allah, dengan zakat , dengan berinfaq, dengan Shodaqoh,  dengan berjihad, dengan menuntut ilmu agama, dengan Mengajarkan ilmu agama, dengan berdakwah, dengan membaca alqur’an, dengan mengajarkan Alqur’an,  dengan berbakti kepada orang tua, dan dengan amal – amal kebaikan yang sangat banyak …..  sehingga tidak ada jarak antara ia ( orang tersebut ) dengan SURGA kecuali Sedepa ( Hampir – hampir saja orang tersebut Masuk Kedalam SURGA ). Akan tetapi wahai pembaca yang Budiman …………… ! Catatan Taqdir berkata lain …….. ketika akhir hayatnya, ketika akhir hidupnya , di tutuplah amalnya ( orang tersebut ) dengan amalan Penghuni NERAKA, yang Menyebabkan ia Masuk Kedalam NERAKA ( Wal ‘iyaadzubillah kita berlindung kepada Allah Subhaanaahuwata’aalaa Yang Maha Kuasa dari hal tersebut ). Dan sebaliknya Wahai Pembaca yang Budiman …….! Ada di antara Manusia yang beramal ( berbuat ) KEBURUKAN dari Mulai kecil, dari Mulai Remaja Hingga Dewasa bahkan sampai usia Tua, Hari – harinya di isi dengan KEBURUKAN , Tiada hari kecuali ia isi dengan bermaksiat ( Berbuat DOSA ) kepada Allah Subhaanaahuwata’aalaa. dan tidak ada jarak antara ia ( orang tersebut ) dengan NERAKA kecuali Sedepa ( Hampir – hampir saja orang tersebut Masuk Kedalam NERAKA ). Akan tetapi wahai pembaca yang Budiman …………… ! Catatan Taqdir berkata lain …….. ketika akhir hayatnya , di tutuplah amalnya ( orang tersebut ) dengan amalan Penghuni SURGA, yang Menyebabkan ia Masuk Kedalam SURGA ( Wahai pembaca yang Budiman …. ! Kita memohon kepada Allah Subhaanahuwata’aalaa agar kita di Masukkan kedalam SURGA yang Penuh dengan KENIKMATAN ).

Wahai Pembaca yang Budiman…… ! Hal tersebut Sebagaimana yang di jelaskan Dalam Sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang Mulia       ( Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam itu ) Orang yang selalu berkata Benar,  lagi di benarkan ) :

“ Dari Abu ‘Abdir Rahmaan ‘Abdillah Ibnu Mas’ud Radiyallahu’anhu ( Semoga Allah Ta’aalaa Meridoinya ) ia berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi Wa sallam  yaitu Orang yang selalu berkata Benar,  lagi di benarkan Telah Menceritakan kepada kami ; “ Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya di dalam perut Ibunya selama 40 hari sebagai Nutfah ( Air Mani ), Kemudian Menjadi Segumpal Darah Seperti Demikian, Kemudian Menjadi Segumpal Daging Seperti demilkian, Lalu di utuslah ( Oleh Allah Subhaanahu wata’aalaa ) Malaikat, kemudian Meniupkan kedalamnya ( Janin ) Ruh dan Malaikat tersebut di perintahkan untuk mencatat 4 Kalimat ( Catatan Takdir ) : 1. Mencatat Rizkinya, 2. Mencatat Ajalnya, 3. Mencatat Amalnya, 4. Dan Mencatat Nasib Celaka atau Bahagianya. ( Maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam Melanjutkan sabdanya ) ; “ Maka Demi Allah Yang Tidak ada tuhan ( yang berhak di Ibadahi dengan Benar)  kecuali DIA ( Allah Subhaanahuwa ta’aalaa ) , Sesungguhnya salah seorang di antara kalian Benar – benar  ada yang beramal ( berbuat ) dengan amalan ( perbuatan ) Penghuni SURGA, sehingga tidak ada jarak antara ia dengan SURGA kecuali sedepa, ( akan tetapi ) lalu Catatan Taqdir mendahuluinya, kemudian beramallah ia ( di akhir hidupnya ) dengan amalan penghuni NERAKA, maka masuklah ia kedalam NERAKA, Dan Sesungguhnya salah seorang di antara kalian Benar – benar  ada yang beramal ( berbuat ) dengan amalan ( perbuatan ) Penghuni NERAKA, sehingga tidak ada jarak antara ia dengan NERAKA kecuali sedepa, ( akan tetapi ) lalu Catatan Taqdir mendahuluinya, kemudian beramallah ia ( di akhir hidupnya ) dengan amalan penghuni SURGA, maka masuklah ia kedalam SURGA ( H.R. Bukhori dan Muslim ).

Wahai pembaca yang Budiman ………………. ! Seperti itulah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam  telah menjelaskan kepada kita tentang kejadian Manusia …… akan tetapi wahai pembaca yang Budiman …! Bukan berarti ….. dengan adanya KISAH tersebut kemudian kita Tidak mau beramal KEBAIKAN dengan beralasan TAQDIR ……. Sehingga kita lebih memilih Beramal  KEBURUKAN dengan alasan TAQDIR pula atau MALAH tidak beramal sama sekali ……. Dengan alasan  TAQDIR … ! Akan tetapi Maksud dari Hadist di atas adalah sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam Riwayat yang lain  yaitu : “Sesungguhnya salah seorang di antara kalian Benar – benar  ada yang beramal ( berbuat ) dengan amalan ( perbuatan ) Penghuni SURGA PADA APA – APA YANG NAMPAK PADA PANDANGAN MANUSIA ( Maksudnya adalah amalnya hanya Nampak BAIK ….. secara ZAHIRNYA ( Menurut Pandangan Manusia ) akan tetapi Rusak NIATNYA atau HATINYA, ia beramal KEBAIKAN hanya untuk RIYA atau ingin di lihat orang atau SUM’AH  atau hanya untuk di dengar orang atau hanya untuk dipuji orang, bukan IKHLAS karena Allah Subhaanahuwata’aalaa ). Didalam Riwayat lain Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “ Sesungguhnya salah seorang di antara kalian telah di tetapkan ( di TAQDIRKAN ) apakah ia penghuni SURGA ataukah Penghuni NERAKA ! Kemudian ada seorang sahabat berkata kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam “ Wahai Rasulullah Kenapa kita tidak bersandar saja kepada TAKDIR itu ( Pasrah terhadap takdir tanpa ada USAHA ) Rasulullah Menjawab : “ TIDAK “ beramallah …. ! Karena Masing  masing di antara kalian akan di MUDAHKAN kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membacakan ayat ; “ maka Adapun orang yang memberikan ( hartanya di jalan Allah Subhaanahu wata’aalaa ) dan Bertakwa, dan membenarkan pahala yang terbaik ( yaitu SURGA ), maka kelak KAMI ( Allah Ta’aalaa ) akan MEMUDAHKAN  ia ( orang tersebut ) kepada jalan yang MUDAH, dan Adapun orang yang BAKHIL dan merasa dirinya CUKUP ( Tidak membutuhkan pertolongan Allah Subhaanahuwata’aalaa ), Serta Mendustakan pahala yang terbaik  ( yaitu SURGA ), maka kelak KAMI ( Allah Ta’aalaa ) akan MEMUDAHKAN  ia ( orang tersebut ) kepada jalan yang SUKAR ( Sulit ) ( Q.S. Al – Lail : 5 – 10 ). Wahai pembaca yang Budiman  …. ! Berdasarkan hadist dan ayat di atas, insya Allah kita dapat mengambil KESIMPULAN, yaitu  kita tetap di perintahkan oleh Allah Subhanahuwata’aalaa dan Rasul-Nya untuk berbuat KEBAIKAN, akan tetapi KEBAIKAN tersebut HARUS  Memenuhi  2 syarat, yang pertama,  KEBAIKAN itu harus IKHLAS sepenuhnya karena Allah Subhaanaahu wa ta’aalaa dan yang kedua,  KEBAIKAN itu  harus Mengikuti Contoh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam serta kita memohon kepada Allah Subhaanahuwa ta’aalaa agar Amal KEBAIKAN kita semua di TERIMA oleh Allah Subhaanaahu wa ta’aalaa dan juga  kita memohon kepada Allah Subhaanahuwa ta’aalaa agar di hindarkan atau di jauhkan dari sifat RIYA ( ingin dilihat orang ) atau SUM’AH ( ingin didengar orang ) atau Sifat UJUB ( Sikap Membanggakan diri sendiri ) atau sikap Mentazkiyyah ( Menganggap Suci ) diri sendiri, yang mengakibatkan karena sifat – sifat tersebut dapat Menghancurkan amal- amal  KEBAIKAN kita semua. Dan Yang  paling terpenting bagi kita semua adalah memohon Kepada Allah Subhaanaahuwata’aalaa agar kita di Wafatkan dalam keadaan KHUSNUL KHOTIMAH ( meninggal dalam keadaan BAIK, dalam keadaan MUSLIM ) dan juga Kita Berlindung kepada Allah Subhaanaahuwata’aalaa dari meninggal dalam keadaan SUU UL KHOOTOMAH ( Meninggal dalam keadaan BURUK, dalam keadaan kufur kepada Allah Subhaanaahuwata’aalaa ), Mengapa Wahai Pembaca Yang Budiman ….. ! di Karenakan kekuatan itu semuanya Hanyalah  MILIK Allah Subhaanaahuwata’aalaa ( tidak ada daya dan upaya kecuali karena pertolongan dari Allah Subhaanaahuwata’aalaa ), Dan Dikarenakan Juga Yang Membolak-Balikkan HATI Manusia adalah Allah Subhaanaahuwata’aalaa, Sesuatu yang Mustahil Menurut Pandangan Manusia Belum tentu Mustahil Bagi Allah Subhaanaahuwata’aalaa. Berdoalah Wahai Pembaca Yang Budiman .. ! Karena DOA itu adalah SENJATANYA orang –orang yang Beriman ……….

                                               

Wallahu a’lam BisShowaab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s