Cara Menyelamatkan Diri Dari Neraka Bag 22 ( Insya Allah )

Standard

BAHAYA GHIBAH

( NGOMONGIN ORANG )

 

  1.    Pengertian GHIBAH

 Ghibah adalah menyebutkan AIB ( Kesalahan ) seseorang yang tidak ia sukai Jika ia (orang yang di GHIBAH itu / orang yang di OMONGIN itu)  mendengarnya.

 

       2.     HUkum GHIBAH

 Tidak Di Ragukan lagi bahwasanya HUKUM Ghibah menurut KESEPAKATAN kaum Muslimin adalah HARAM

Sebagaimana di sebutkan di dalam Alqur’an  yang artinya :

“ Hai Orang – Orang yang Beriman, Janganlah suatu kaum mengolok – olokkan kaum yang lain ( karena ) boleh jadi mereka ( yang di olok – olokkan ) lebih baik dari mereka ( yang mengolok – olokkan ) dan jangan pula wanita – wanita Mengolok – Olokkan wanita yang lain ( karena ) Boleh Jadi Wanita – wanita ( yang di Perolok – Olokkan ) lebih Baik dari Wanita ( yang Mengolok – Olokkan ) dan Janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil – memanggil dengan GELARGELAR yang Buruk. Seburuk – Buruk Panggilan adalah ( Panggilan ) yang Buruk sesudah Iman ( contohnya hai kafir , hai fasiq dan lain sebagainya ). Dan Barang siapa yang tidak BERTOUBAT, Maka Mereka itulah orang orang yang Zalim ( Surat  Al – Hujurat ayat 11 )

“ Hai orang – orang yang beriman Jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sesungguhnya sebagian dari Prasangka itu DOSA. Dan janganlah kalian saling MENGGUNJING dan Janganlah Sebagian Kalian MENGHINA sebagian yang lain. Apakah Salah Seorang diantara kalian suka memakan BANGKAI saudaranya ( Semuslim ) tentulah kalian merasa JIJIK kepadanya. Dan Bertakwalah Kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang “ ( Surat Al – Hujurat ayat 12 )

Wahai Pembaca yang Budiman ……..! Ketahuilah Sesungguhnya  di dalam ayat di atas Allah Subhaanaahuwata’aalaa Menjelaskan Bahwasannya : “Janganlah suatu kaum mengolok – olokkan kaum yang lain ( karena ) boleh jadi mereka ( yang di olok – olokkan ) lebih baik dari mereka ( yang mengolok – olokkan ) “  Begitu pula para wanita, Allah Melarang mereka ( Para Wanita ) Mengolok – olok Wanita yang lain karena Boleh Jadi Wanita – wanita ( yang di Perolok – Olokkan ) itu lebih Baik dari Wanita ( yang Mengolok – Olokkan ) Bahkan Allah Subhaanaahuwata’aalaa Menyerupakan  Orang yang MENGGUNJING atau MengGHIBAH , MENGHINA Saudaranya ( Semuslim ) itu seperti atau Bagaikan MEMAKAN Bangkai Saudara nya sendiri. Di dalam sebuah hadist di sebutkan bahwasanya Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda yang artinya : “ Cukuplah KEBURUKAN itu bagi seseorang , Jika ia merendahkan saudaranya SEMUSLIM “ ……… dan juga dalam riwayat yang lain Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda yang artinya : “ Mencaci seorang Muslim adalah Suatu KEFASIKAN dan memeranginya adalah suatu KEKUFURAN “ ( HR. BUKHARI dan MUSLIM )

 Sedangkan Firman Allah Subhaanaahuwata’aalaa yang artinya “Janganlah suatu kaum mengolok – olokkan kaum yang lain ……….”  Maksudnya adalah Janganlah mengolok olok dengan semua jenis PERKATAAN, UCAPAN, dan PERBUATAN yang menunjukkan Perendahan dan Penghinaan terhadap SAUDARANYA yang Muslim, Karena sesungguhnya Hal itu di HARAMKAN, dikarenakan juga hal tersebut menunjukkan adanya SIKAP bangga diri, sikap sombong dan sikap mentazkiyyah diri sendiri ( menganggap suci diri sendiri ) pada orang yang MENGEJEK tersebut. Padahal Allah Subhaanaahuwata’aalaa berfirman yang artinya : “ Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri “

Oleh karena itu Wahai Permbaca yang Budiman ………….!  GHIBAH Merupakan Salah Satu  kerusakan  yang Paling BEBAHAYA  dari Kerusakan – kerusakan Lisan .  Sungguh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam telah memberitahukan kepada kita tentang GHIBAH dalam Sabdanya di dalam Hadist Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu :

“  Apakah Kalian Mengetahui apa Itu GHIBAH ……….! Para Shahabat Menjawab Allah dan Rasul – Nya yang lebih Mengetahui. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam Bersabda ; “  ( GHIBAH itu adalah ) Menyebutkan tentang Saudaramu ( Semuslim ) apa – apa yang ia tidak suka ( Jika ia mendengarnya ). Kemudian ada ( seseorang ) yang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam : “ Bagaimana pendapatmu ( Wahai Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam) Jika yang aku katakan itu memang benar ada padanya “ Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam Menjawab : “ Jika apa yang kamu Katakan memang benar ada padanya, maka engkau ( berarti ) telah berbuat GHIBAH (kepadanya ), Jika apa yang kamu katakan tidak ada padanya,  Sungguh ( berarti ) engkau telah berbuat KEDUSTAAN terhadapnya “

Wallahu a’lam BisShowaab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s