Cara Menyelamatkan Diri Dari Neraka Bag 13 ( Insya Allah )

Standard

        JILBAB !

 

Jilbab adalah Baju KURUNG yang panjang dan lebar tidak KECIL dan SEMPIT, Jilbab Juga merupakan Pakaian Kaum WANITA, Bukan Merupakan Pakaian Kaum PRIA, Sehingga Jilbab Tidak Boleh Serupa Pakaiannya dengan Pakaian Kaum PRIA. Oleh Karena itu, Siapa saja dari Kaum Wanita yang memakai JILBAB akan tetapi JILBAB tersebut Sempit atau Kecil atau Tipis atau Transparan atau Tembus Pandang atau Menyerupai Pakaian laki-laki seperti  Pakaian atas Berjilbab Akan Tetapi Pakaian Bawahan Celana Panjang Bahkan Celana LEVIS yang semuanya ini membentuk TUBUH Wanita tersebut MAKA, ia ( Wanita ) Itu DI KHAWATIRKAN Masuk Kedalam SABDA Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang Mulia :

“Ada DUA golongan PENGHUNI Neraka yang belum pernah aku ( Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ) lihat; Yaitu kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi, mereka memukuli orang-orang dengannya (Yaitu Pemimpin Yang Zhalim). Dan WANITA-WANITA yang MEMAKAI BAJU Tapi TELANJANG, berjalan dengan menggoyang-goyangkan pundak-nya dan berlenggak-lenggok.Kepala mereka seperti punuk unta yang condong. Mereka tidak akan masuk surga bahkan tidak akan mendapat wanginya ( Syurga ) , pada-hal sungguh wangi Surga itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (HR . Muslim).

Di dalam Hadits yang Mulia tersebut terdapat kata-kata “ Dan WANITA-WANITA yang MEMAKAI BAJU tapi TELANJANG ” , kata-kata ini menunjukkan Bahwasanya  Wanita yang sudah Memakai JILBAB,  bukan Berarti  ia ( Wanita tersebut ) terhindar dari Adzab Neraka akan tetapi di lihat, apakah JILBAB tersebut MASIH , SEMPIT, KECIL, TRANSPARAN, atau TEMBUS PANDANG atau  MENYERUPAI PAKAIAN LAKI-LAKI , Jika seperti ini HALNYA, maka inilah yang di maksud “ MEMAKAI BAJU akan tetapi TELANJANG ”  Hadits ini bukan hanya Khusus untuk WANITA yang tidak MEMAKAI JILBAB Sahaja, WANITA yang tidak memakai JILBAB Insya Allah Termasuk dalam HADIST INI, akan tetapi DI KHAWATIRKAN Masuk Juga ke dalam HADIST INI  Wanita yang sudah memakai JILBAB akan tetapi JILBABNYA tidak sesuai dengan SYARAT-SYARATNYA.

  • Siapakah yang wajib BERJILBAB  ?

Seseorang Wanita Dikatakan Wajib Berjilbab Jika Wanita tersebut sudah mencapai Usia Baligh. Wanita tersebut di katakan Sudah mencapai Usia Baligh, apabila ia ( Wanita Tersebut )  sudah Mengalami Datang Bulan atau Menstruasi. Apabila Wanita sudah Mengalami hal Seperti Itu, Maka, Wajib bagi Wanita Tersebut Untuk Mengenakan JILBAB keseluruh Tubuhnya Kecuali MUKA dan TELAPAK TANGAN. ( Bahkan Ada sebagian Ulama yang Mewajibkan Menutup Muka bagi Wanita dengan Cadar atau Tutup Muka )

 

  • Apakah Boleh JILBAB di LEPAS ?.

Tidak Boleh, Kecuali Apabila di Hadapan Suaminya dan Anak-anaknya atau yang di jelaskan di dalam Alqur’an dan Assunnah yang ia di perbolehkan untuk melepasnya atau membukanya (JILBAB). Selain dari itu WAJIB Bagi seorang Wanita untuk Mengenakan JILBABNYA Setiap Harinya ketika KELUAR RUMAH. Jadi Setiap Hari, JILBAB harus di kenakan ketika Keluar RUMAH. JILBAB itu Bukan seperti Puasanya Nabi DAUD ‘Alaihissalaam yaitu Sehari Puasa Sehari TIDAK atau dengan Kata Lain, Sehari Pakai JILBAB sehari Lagi TIDAK !

Oleh Karena itu ……….WAJIB Bagi Setiap Wanita untuk Mengenakan JILBAB Mereka, di Manapun Mereka Berada, Hendaklah Mereka takut Kepada Allah Ta’aalaa . Karena ini adalah Perintah Allah dan Rasul-Nya Sallallahu’alaihi wa sallam, dan Hendaklah mereka Berhati-hati Karena Penduduk NERAKA yang Paling Banyak adalah WANITA dan Penghuni SYURGA yang Paling SEDIKIT adalah WANITA.

Sebagaimana SABDA Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

Dan Dari Usamah Bin Zaid, ia berkata : Rasulullah Shallallhu’alaihi wa sallam bersabda:

“Aku (Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam) berdiri di depan PINTU Syurga, ternyata kebanyakan yang memasukinya (Syurga) adalah orang-orang MISKIN, sedangkan orang-orang KAYA masih TERTAHAN. Kecuali penduduk Neraka, karena Allah telah memerintahkan mereka untuk di masukan ke dalam Neraka. Kemudian, aku (Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam) berdiri di depan PINTU Neraka, ternyata KEBANYAKAN yang memasukinya ( NERAKA ) adalah Para WANITA (Lihatlah : Shahiihul jaami’ no 4287 (cetakan terbaru No 4411)).

Dari Imran Bin Husin, ia berkata Bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya penghuni SYURGA yang paling sedikit adalah WANITA (Lihatlah : Shahiihul Jaami’ No 1570 (Cetakan terbaru no 1574.).

Maksudnya adalah karena kaum wanita itu sering Kalah dalam menghadapi hawa nafsunya dan lebih cenderung memperhatikan PERHIASAN dunia, Karena kurangnya akal mereka untuk membuka pandangan mereka terhadap kehidupan Akherat. Oleh karena itu mereka ( Para Wanita ) merasa lemah untuk beramal sebagai bekal kehidupan AKHERAT (Kelak). Bahkan mereka (Para Wanita) menjauhinya (Amal Shalih) karena kecenderungan HATI dan NAFSUNYA kepada gemerlapnya Dunia dan ingin selalu berhias dengan Perhiasannya. Kemudian setelah itu, Mereka (Para Wanita) Faktor Utama di dunia yang dapat memalingkan kaum lelaki sehingga tergoda oleh Godaannya. Maka kebanyakan kaum Wanita berpaling dari kehidupan AKHERAT. Mereka juga BANYAK mengajak lawan jenisnya (Yaitu Laki-laki) Untuk berpaling dari kehidupan Akherat. Mereka (Para Wanita) Sangat Mudah terperdaya oleh orang-orang yang mengajaknya untuk Meninggalkan (Syari’at) agama dan sangat SULIT untuk menerima ajakan (seruan dan Nasihat) dari orang yang ingin mengajaknya-dari kalangan orang yang bertakwa- kepada kehidupan Akherat dan amalan-amalan yang dapat menjadi bekal kehidupan Akherat.

Wallahu A’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s