Cara Menyelamatkan Diri Dari Neraka Bag 9 ( Insya Allah )

Standard

                Cinta Kepada Allah Subhaanaahuwata’aalaa

   Mengharuskan Mengikuti Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam

 

Allah Subhaanaahuwata’aalaa Berfirman :

 “ Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam ) hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.( Q.S : An-Nisaa : 65 )

 Apabila Di katakan ; Siapakah Yang Memberi Kehidupan Kepada Kita ! Siapakah Yang Memberikan Rezeki Kepada Kita, Siapakah Yang Memberi Makan Kepada Kita, dan Siapakah Yang Memberi Minum Kepada Kita, Dan Siapakah Yang Memberikan Nafas Kepada Kita, Atau Siapakah Yang Memberi Pakaian Kepada Kita,  Atau Siapa yang memberi Kecukupan Kepada Kita, dan Siapakah yang Memberikan Kebutuhan Kepada Kita Berupa Isteri, Suami, Anak-Anak Kepada Kita, Siapakah yang bisa membuat kita Bisa Bercanda Ria, Siapakah Yang Bisa Membuat Kita Tertawa, dan Siapa Pulakah Yang Bisa Membuat Kita Menangis,……? ……….  Siapakah Yang Memberi Teman Kepada Kita, dan Siapa Pulakah yang  Menghilangkan Rasa Takut Dari Diri Kita, Siapakah Yang Memberikan Rasa Aman  Kepada Kita, Siapakah Yang memberi Kedamaian kepada Kita, dan SiapakahYang Memberikan Ketampanan Kepada Kita, Siapakah yang Memberikan Kecantikan Kepada Kita, Siapakah Yang Memberikan Rupa Yang Sempurna Kepada kita, Siapakah Yang Memberikan Kekayaan Kepada Kita, dan Siapakah Yang memberi Kesenangan kepada Kita, Siapakah Yang Menutup Dosa-Dosa Kita, Ketika Kita Berbuat Dosa Di Malam Hari, Dan Siapakah Yang Menyembunyikan Dosa-Dosa Kita Ketika Kita Berbuat Dosa Di Siang Hari, Siapa Pula Gerangan Yang Bisa  Mengampuni Dosa-Dosa Kita, Jika Kita Berbuat Dosa ! Dan Siapa Pulakah Yang Memberikan Kenikmatan Yang Tiada Terhingga Jumlahnya Kepada Kita !

Pasti Kita Akan Menjawab  “ Allah  “, Hal ini Tidak Dapat Kita Ingkari, Akan Tetapi Wahai Pembaca yang Budiman, Pengakuan Ini Sama Sekali Tidak Akan Bermanfa’at Di Sisi Allah, Apabila Tidak Di Iringi Dengan Perbuatan, Apabila Tidak Di Iringi Dengan Amalan Yaitu Perbuatan atau Amalan  Yang Menunjukkan Pengakuan Kita Bahwasanya Tuhan Kita adalah Allah Ta’aalaa atau dengan Kata Lain Kita Harus Menta’ati-Nya ( Allah ) dan Menjauhi apa yang di larang-Nya ( Allah ) Dengan Perbuatan-Perbuatan dan Amalan-Amalan Kita  .Apabila Kita Sudah Mengaku Yang Menciptakan, Yang Menghidupkan, Yang Mematikan, Yang Memberi Rezki ITU adalah Allah Ta’aalaa  Maka Beribadahlah Kepada-Nya ( Allah Ta’aalaa ), janganlah Kita Sekali-Kali MEMPERSEKUTUKAN Dalam Beribadah Kepada-Nya. Apa Yang Dia ( Allah ) Perintahkan, Lakukanlah dan Apa Yang Dia ( Allah ) Larang, Maka Tinggalkanlah. Inilah Yang Dimaksud Dengan Pengakuan Tersebut

Wahai Pembaca Yang Budiman ! Apabila Di Katakan Kepada Kita ! Apakah Kalian Mencintai Allah ? Pastilah Kalian Akan Menjawab “ Kami Mencintai-Nya ( Allah Ta’aalaa )”.Berkaitan Dengan Hal ini, Allah  Subhaanahuwata’aalaa Berfirman Dalam Kitab-Nya :

Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) Mencintai Allah, ikutilah aku ( Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam ), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ( Q.S Al : Imran : 31 )

Para Ulama Salaf Menamakan Ayat ini Sebagai Ayat Ujian. Mengapa ! karena adanya Suatu kaum Yang Mengaku bahwa mereka Mencintai Allah, maka Allah Subhaanaahuwata’aalaa Memerintahkan Kepada  Rasul-Nya Shallallahu’alaihi wa sallam Agar Mengatakan kepada Mereka,

Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku ( Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam ), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ( Q.S Al : Imran : 31 )

Ini Adalah Tantangan Bagi Siapa Saja Yang Mengaku Dirinya Mencintai Allah, agar di katakan Kepadanya “ Jika kalian Jujur dalam Mencintai Allah , maka Ikutilah Rasulullah “, Maka Siapa Saja yang Mengada-adakan Hal-hal  Baru ( Bid’ah ) dalam Agama Rasulullah Shallalahu’alaihi wa sallam Yang agama Tersebut Tidak Pernah Dilakukan Oleh Rasulullah atau di Contohkan oleh Beliau, Berarti ia Tidak mencintai Allah Walaupun ia Mengaku Mencintai Allah dan Hal ini berarti bahwasanya ia Bermaksiat Kepada Rasulullah, Padahal Kita Mengetahui barang Siapa yang Bermaksiat kepada Rasulullah Berarti Kita Tidak Ta’at Kepada Rasulullah. Sedangkan Dalam Sebuah Hadits Di Sebutkan :

“ Barang Siapa Ta’at Kepadaku ( Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ), Maka, ia akan masuk SYURGA,  Barang Siapa Tidak Ta’at kepadaku (Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ) Maka, ia masuk NERAKA “ ( H.R. Bukhari ).

 

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s