Cara Menyelamatkan Diri Dari Neraka Bag 8 ( Insya Allah )

Standard

 

 

SYIRIK

( MEMPERSEKUTUKAN )

SYIRIK adalah MENYAMAKAN (Mempersekutukan ) SELAIN Allah dengan Allah dalam perkara yang menjadi kekhususan atau hak bagi Allah. Dari definisi ini, maka INSYA ALLAH jelaslah bagi kita Apa definisi SYIRIK itu ! SYIRIK itu tidak hanya sebatas menyembah dan sujud kepada BERHALA, patung, matahari ,Bulan, Bintang dan lain-lain, namun lebih luas daripada ini, Dan pelaku SYIRIK itu disebut MUSYRIK. Bahkan, Mendatangi DUKUN atau PARA NORMAL dan yang Sejenisnya termasuk Kesyirikan. Barang Siapa yang mendatangi DUKUN, PARA NORMAL, PENYIHIR, PESULAP,  PERAMAL dan bertanya tentang sesuatu hal yang menjadi Permasalahanya kepada MEREKA, Maka  Ia ( yang bertanya ) SHALATNYA tidak di Terima oleh Allah 40 Hari 40 Malam, Barang siapa MEMBENARKAN Apa yang di katakan MEREKA berarti ia

( yang bertanya Lalu MEMBENARKAN itu ) telah Ingkar kepada Ajaran yang di bawa oleh Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam, dan Siapa Saja yang Mendatangi Kuburan Para Nabi, Kuburan Para Wali, Kuburan Para Kyai, Kuburan Para Ustadz  Untuk Berdoa, Meminta BERKAH, REZEKI, JODOH, dan KEKAYAAN, di sana ( di Kuburan tersebut), Berarti ia telah berbuat seperti perbuatan orang YAHUDI dan NASHRANI. Ketahuilah Wahai Saudaraku ! Inilah perbuatan-perbuatan SYIRIK yang di ancam pelaku-pelakunya dengan Ancaman yang sangat berat, dan di Murka dengan Murka Yang sangat Dahsyat, Bahkan di Ancam Pelakunya Apabila perbuatan Tersebut SAMPAI Memasukan Pelakunya Kepada SYIRIK BESAR, DENGAN Ancaman NERAKA Selamalamanya yang ia Tidak akan pernah Keluar daripadanya (Neraka), Apabila Pelakunya Belum Sempat Bertaubat Ketika Hidupnya. ( Na’uudzu billah Min Dzalik)

Wahai Pembaca Yang Budiman ! Tahukah  Kita Dosa Yang Paling Besar dari Pada Dosa-Dosa Yang Besar, Dosa yang Tiada Taranya dan Dosa yang Tiada Duanya serta Dosa yang Tidak ada Bandingannya ! Apakah Dosa Yang Paling Besar  Tersebut adalah  Membunuh, Berzina, Durhaka Kepada Kedua Orang Tua, Riba ataukah yang lainnya  diantara Dosa-Dosa yang Besar ?

Ketahuilah, Wahai Pembaca yang Budiman ! Itu Semua adalah Dosa-Dosa Besar Yang Kita Semua Tidak Ingkari akan Keharamannya akan DOSA nya yang sangat BESAR. Akan Tetapi Wahai Pembaca yang Budiman, Tahukah KIta Dosa Yang Paling Besar dari Pada Dosa-Dosa Yang Sangat Besar ITU ?. Inilah DOSA Yang Menjadi Sebab Para Rasul Di Utus Berturut-Turut Untuk Memberantasnya Yaitu SYIRIK dan Menegakkan Yang Menjadi Lawannya Yaitu TAUHID ( Mengesakan Allah Ta’aalaa ).

Wahai Pembaca Yang Budiman ! Barang Siapa Melakukan KESYIRIKAN apapun Bentuknya. Apakah itu Perdukunan , Ramalan , Sihir, Mengagungkan Kuburan, Meminta Kepada Penghuni Kubur, Wali-wali, Para nabi, Malaikat dan Masih Banyak Lagi Yang lainnya Berarti Ia Terancam dengan  Ayat-Ayat dan Hadits-Hadits Yang Menjelaskan Tentang Masalah HARAMNYA KESYIRIKAN.

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu MEMPERSEKUTUKAN Allah, sesungguhnya MEMPERSEKUTUKAN (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang BESAR.” ( Q.S : Lukman : 13 ).

“ Sesungguhnya telah KAFIRLAH orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al MASIH putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya orang yang MEMPERSEKUTUKAN (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah MENGHARAMKAN kepadanya SYURGA, dan tempatnya ialah NERAKA, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.” ( Q.S : Al Maidah : 72 )

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa SYIRIK, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (SYIRIK) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang MEMPERSEKUTUKAN Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang BESAR. “ ( Q.S : An-Nisaa : 48 ).

Di dalam  Hadits  Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam Bersabda :

Dosa Yang Paling Besar adalah Engkau Menjadikan SEKUTU bagi Allah, Padahal Allah adalah Yang Telah Menciptakanmu “ ( H.R. Bukhori, Kitabu Tauhid )

Di dalam  Hadits  Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam Bersabda dari Jabir Radiallhu’anhu :

Barang Siapa yang Berjumpa dengan Allah sedang ia tidak MEMPERSEKUTUKAN sesuatu dengan-Nya ( Allah Ta’aalaa ), Maka ia Masuk SYURGA, dan barang Siapa Berjumpa dengan Allah Sedangkan ia MEMPERSEKUTUKAN sesuatu dengan-Nya ( Allah Ta’aalaa ), Maka ia Masuk NERAKA ( H.R.Muslim Kitabul iman ).

Barang Siapa yang Mati sedangkan ia Beribadah kapada SEKUTU selain Allah, Maka ia masuk NERAKA “ (HR. Bukhori).

Oleh Karena itu Allah Memerintahkan Kita Semua Untuk Beribadah Kepada Nya saja, semata-mata karena Nya saja dan tidak Kepada Selain Nya, dan Melarang Kita  dari Perbuatan SYIRIK, Sebagaimana Firman Allah Ta’aalaa :

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun.” ( Q.S : An-Nisaa : 36 ).

Dalam ayat ini Allah Ta’aalaa Memerintahkan Beribadah kepada Nya dan Melarang perbuatan MEMPERSEKUTUKAN sesuatu dengan-Nya ( SYIRIK ). Hal ini mengandung perintah untuk Beribadah kepada-Nya. Barang Siapa Tidak Mau Beribadah Kepada-Nya maka ia termasuk orang kafir dan Sombong. Sedangkan barang siapa beribadah kepada-Nya Seraya Beribadah kepada Selain-Nya ( Allah Ta’aalaa ), Maka ia Seorang yang KAFIR dan MUSYRIK. Adapun orang yang beribadah kepada Allah Saja, Maka ia seorang Muslim yang Mukhlis ( Ikhlas ).

Ketahuilah, Wahai Pembaca Yang Budiman ! SYIRIK itu Ada 2 Macamnya : yang Pertama SYIRIK AKBAR ( BESAR ), dan Yang Kedua SYIRIK ASHGOR ( KECIL ). Syirik AKBAR adalah Setiap yang di sebut SYIRIK oleh Syarii’ ( Pemberi Syari’at ), yang Menyebabkan KELUARNYA seseorang dari agama ISLAM ( Murtad ). Sedangkan Syirik ASGHOR adalah Setiap Amal, baik Berupa Ucapan maupun Perbuatan yang di Sebut SYIRIK oleh Syarii’ ( Pembuat Syari’at ) akan Tetati tidak Mengeluarkan Pelakunya dari Agama ISLAM.

Manusia WAJIB Berhati-hati dari Syirik AKBAR maupun Syirik ASGHOR di Karenakan Allah Ta’aalaa Berfirman :

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa SYIRIK, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang MEMPERSEKUTUKAN Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang BESAR.” ( Q.S : An-Nisaa : 48 )


Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s