Cara Menyelamatkan Diri Dari Neraka Bag 10 ( Insya Allah )

Standard

MUHAMMAD ADALAH RASULULLAH

    ( UTUSAN ALLAH )

   I.      Ma’rifatun Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ( Mengenal Nabi  Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ).

 Beliau adalah Muhammad Bin ‘Abdillah Bin ‘Abdil Muthollib Bin Hasyim, Hasyim Termasuk Suku Quraisy, Quraisy Termasuk Bangsa Arab, dan Bangsa Arab Termasuk keturunan Ismail  Putra Ibrahiim Al kholiil Semoga sebaik-baik Shalawat dan Salam Terlimpahkan atasnya dan atas Nabi kita. Umur Beliau 63 Tahun, 40 Tahun Beliau Jalani sebelum Kenabian, dan 23 Tahun Beliau Jalani Sebagai Nabi dan Rasul. Beliau di Angkat Menjadi Nabi dengan Wahyu “ IQRA’ “ ( Surat Al-Alaq 1 – 5 ) dan Beliau di angkat Menjadi Rasul dengan Wahyu Surat Al-Mudatsir. Negeri Beliau adalah Mekkah, Namun Kemudian Hijrah Ke Madinah

  • Syarah ( Penjelasan ).

 Yakni, Di antara 3 POKOK yang Wajib diketahui oleh Setiap manusia Yaitu Pengetahuan Seorang Hamba Tentang Rabbnya, Agamanya, dan Nabinya.

Adapun Mengenal Nabi Shalallahu’alaihi wa sallam Ini Meliputi 5 hal :

1           Mengenal Nasabnya. Beliau adalah manusia yang Paling Mulia nasabnya ; Keturunan Hasyim, Bersuku Quraisy, dan Berbangsa Arab. Ia adalah Muhammad Bin ‘Abdillah Bin ‘Abdil Muthollib Bin Hasyim, Hasyim Termasuk Suku Quraisy, Quraisy Termasuk Bangsa Arab, dan Bangsa Arab Termasuk keturunan Ismail  Putra Ibrahiim Al kholiil Semoga sebaik-baik Shalawat dan Salam Terlimpahkan atasnya dan atas Nabi kita.

2           Mengenal Sunnahnya, Tempat Kelahirannya, dan tempat hijrahnya Yaitu Umur Beliau 63 Tahun,  Negeri Tanah Kelahiran Beliau Mekkah Al Mukarramah dan kemudian Hijrah Ke Madinah,  beliau Di lahirkan di Mekkah dan Mendiami Kota Mekkah ini Selama 53 tahun, Kemudian Beliau Hijrah Ke Madinah dan mendiaminya selama 10 tahun. Beliau Wafat Di Kota Madinah, pada Bulan Rabi’ul Awwal Tahun 11 Hijriyyah.

3           Mengenal kehidupan Kenabiannya yang Beliau Alami Selama 23 tahun. Beliau Menerima Wahyu dalam usia 40 Tahun. Seperti di katakan oleh seorang Penyair :

Ketika  sampai pada usia 40 Tahun

  Terbitlah mentari kenabian darinya di Bulan Ramadhan.”

4           Dengan Apa Beliau di Angkat menjadi Nabi dan Rasul. Beliau di angkat Menjadi Nabi Ketika Telah Turun Kepadanya Firman Allah Ta’alaa : “ Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. “ ( Q.S : AL-Alaq : 1 – ) Selanjutnya , Beliau diangkat Menjadi Seorang Rasul, ketika telah turun Kepadanya Firman Allah Ta’aalaa :

Hai orang yang berkemul (berselimut), bangunlah, lalu berilah peringatan! dan Tuhanmu agungkanlah, dan pakaianmu bersihkanlah, dan perbuatan dosa tinggalkanlah, dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak., Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.” ( Q.S : Al-Mudatsir : 1 – 7 ).

 Makna “bangunlah, lalu berilah peringatan!” adalah Memberikan Peringatan Terhadap perbuatan SYIRIK serta Menyeru Kepada TAUHID, dan Makna “dan Tuhanmu agungkanlah” adalah Agungkanlah DIA ( Allah Ta’aalaa) dengan TAUHID.” dan pakaianmu bersihkanlah” Artinya Bersihkanlah Amal-amal Perbuatanmu dari SYIRIK  “dan perbuatan dosa tinggalkanlah “ Perbuatan Dosa / Kotor di Sini Maksudnya Yaitu Arrujz Yang Artinya Al Ashnam ( Salah satu dari arti Berhala ( Patung ) ) Yakni Yang di Maksud dengan Perbuatan DOSA atau KOTOR atau  Menyingkir dari BERHALA adalah Meninggalkannya dan Berlepas diri dari Ahli BERHALA ( Kaum Paganis; Penyembah BERHALA ( Patung ))

 Perbedaan antara Nabi dan Rasul  adalah Bahwasanya nabi itu adalah Orang yang Menerima Wahyu Berisi Suatu Syari’at, namun ia tidak Mendapat perintah Untuk Mentablighkannya ( Menyampaikan ) sedangkan Rasul Orang Yang Menerima Wahyu Berupa Syari’at, dan ia di Perintah Untuk Mentablighkannya ( Meyampaikan ) dan Mengamalkannya. Dengan Demikian, Setiap Rasul itu adalah Nabi, Namun Tidak Setiap Nabi Itu……. Rasul

5           Dengan apa Beliau Di utus dan Mengapa. Beliau di Utus Untuk MENTAUHIDKAN ( Mengesakan ) Allah Ta’aalaa dan Dengan Membawa Syari’at-Nya yang Berisi ajaran untuk Melaksanakan Perintah dan Meninggalkan Larangan, Serta di utus Sebagai RAHMAT bagi Penghuni Alam Semesta, untuk Mengeluarkan Mereka dari Kegelapan SYIRIK, Kekufuran, dan Kejahiliyyahan ( Kebodohan ) Menuju Cahaya Ilmu, Iman dan Tauhid, Sehingga mereka dapat Memperoleh Maghfirah ( Ampunan ) Allah Ta’aalaa dan Keridhaan-Nya serta selamat dari Siksa dan Kemurkaan-Nya.

 

 Wallahu ‘Alam

 

           

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s