SURGA ……..

Standard

SYURGA

Syurga…Adalah kenikmatan yang mahal yang di dambakan kaum Mukmin sepanjang Zaman.

Syurga…..adalah yang menjadi penggerak Jiwa para Salafushalih untuk mencontohkan kepahlawanan di dalam berjihad dan pengorbanan.

Syurga…..adalah cita-cita yang sangat mulia yang membuat mata terpesona memimpikannya. Yang di damba oleh setiap jiwa yang merindukannya di setiap tempat dan zaman mereka Rela menghadapi Marabahaya (Untuk mendapatkan Syurga yang di janjikan).

Sesungguhnya Syurga itu adalah cita-cita yang paling Agung Bagi Seorang Mu’min. Memasukinya dan hidup di dalamnya adalah sebuah harapan yang selalu di pikirkannya sepanjang umurnya.

Betapa seringnya, syurga membuat seorang kepada kebaikan dan kebenaran walaupun di dalam perjalanan menujunya di penuhi Marabahaya, Kesusahan, Onak dan Duri, bahkan Kematian.

Pernah terjadi Di zaman Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam,sebagaimana di ceritakan oleh Anas Bin Malik, ia Berkata. Rasulullah dan Para Shahabatnya pergi Berperang, Hingga mereka mendahului kaum Musyrikiin di daerah Badr. Baru setelah itu, datanglah kaum Musyrikiin. Maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam Bersabda : Janganlah salah seorang di antara kalian mendatangi sesuatu, sampai aku (Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam) Yang lebih dahulu mendatanginya. Kemudian, Kaum Musyrikiin semakin mendekat, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa  sallam Bersabda : Bersegeralah menuju Syurga yang Luasnya seluas langit dan Bumi. Mendengar hal itu, Umair Al Humam Al Anshori Berkata Wahai Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam Syurga itu seluas langit dan bumi Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam Berkata : Iya. Umair Berkata : WAH, WAH ? Rasul Shallallahu’alaihi wa sallam Berkata : Apa yang membuat mu berkata WAH, WAH ? Umair berkata : Tidak Apa-apa wahai Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam hanya saja saya berharap agar saya menjadi penghuninya. Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : Engkau termasuk Penghuninya, Maka Umair pun Mengeluarkan beberapa butir kurma dari tempat perbekalannya. Lalu memakannya kemudian berkata seandainya aku tetap hidup sampai habisnya kurma-kurma ini tentu alangkah panjangnya hidupku ia pun membuang kurma-kurma itu kemudian memerangi kaum Musyrikiin hinga akhirnya ia terbuinuh.(HR. Muslim No 1901). Sikap seperti ini juga terjadi setelah wafatnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam. Abu Musa Al Asy’Ary ketika berhadapan dengan musuh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : Sesungguhnya pintu-pintu syurga berada di bawah kilatan pedang. Mendengar itu, orang yang penampilannya kusut bertanya : Wahai Abu Musa , Apakah kamu mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam mengatakannya Abu Musa Menjawab : Iya Serta merta orang itu kembali kepada teman-temannya dan berkata saya menyampaikan salam kepada kalian kemudian merobek sarung pedangnya dan membuangnya. Selanjunya ia berjalan menuju musuh sambil menghunuskan pedangnya lalu menebaskan kearah musuhnya hingga ia terbunuh (HR. Muslim 1902, Attirmdzi No 1659).

 

AYAT-AYAT ALQURAN YANG MENJELASKAN SIFAT-SIFAT SYURGA.

Allah Ta’aalaa telah menerangkan tentang sifat syurga di dalam Kitab-Nya dengan keterangan yang nyata hingga seakan-akan terlihat di depan mata. Penjelasan tentang syurga itu tidak hanya terdapat pada surat Alquran, Bahkan Di jelaskan Di dalam Hadits tentang Sifat-sifatnya. ( Sifat Syurga ). Allah Yang Maha Penyayang , Yang Maha Pengsih lagi Maha Agung Berfirman :

Sesungguhnya orang yang bertakwa itu berada di dalam syurga (Taman-taman) dan di dekat mata air (yang mengalir). Di katakan kepada mereka (Masuklah dengan sejahtera lagi aman dan KAMI (Allah Ta’aalaa) lenyapkan segala rasa dendam dari hati-hati mereka sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas di pan-di pan. Mereka tidak merasa lelah di dalamnya, dan mereka sekali-kali tidak akan di keluarkan darinya (Syurga).(QS:  Alhijr :45-48).

Dan Sebagaimana Firmannya ;

Sesungguhnya Allah memasukan orang-orang yang Beriman dan mengerjakan amal yang shaleh ke dalam syurga-syurga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di syurga itu mereka di beri perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara. (QS: Al-Hajj: 23)

Dan sebagaimana Firman Nya :

Sesungguhnya Penghuni syurga bersenang-senang dalam kesibukan (mereka) Mereka dengan Isteri-Isteri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan  di atas di pan-di pan. Di syurga mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta (kepada Mereka) di katakan Salam (Kesejahteraan atas Kalian )  dari RABB Yang Maha Penyayang (QS:Yaasiin : 55-58).

Dan sebagaimana Firman Nya :

dan orang orang yang bertakwa kepada Rabb nya di bawa ke Syurga Berbondong-bondong (Pula), Sehingga apabila mereka sampai ke syurga itu sedang pintu-pintunya (syurga) telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjagapenjaganya (Syurga) : Kesejahtraan (di limpahkan) atasmu, Berbahagialah kamu ? Maka Masukilah syurga ini sedang kamu KEKAL di dalamnya, dan mereka mengucapkan segala puji bagi Allah yang telah MEMENUHI janjinya kepada kami dan telah (memberi) kepada kami tempat ini (Syurga) sedang kami (di perkenankan) menempati tempat dalam syurga dimana saja kami kehendaki, maka syurga itulah sebaik-baiknya balasan bagi orang-orang yang beramal (QS:Az-Zumar : 73-74).

Dan sebagaimana Firman Nya :

“Sesungguhnya orang-orang yang Bertakwa berada dalam tempat yang aman (yaitu) di dalam taman-taman dan mata air-mata air, mereka memakai sutra halus dan Sutra yang tebal (duduk) berhadap-hadapan, demikianlah. Dan kami berikan kepada mereka Bidadari. Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekawatiran) (QS: Ad-Dkhon : 151 – 155)

Dan sebagaimana Firman Nya :

“ (Apakah) perumpamaan (penghui) Syurga yang di janjikan kepada orang-orang yang Bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya, Sungai-sungai dari susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khomer (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang di saring dan mereka di dalamnya memperoleh segala macam buah-buahan dan Ampunan dari Rabb mereka, (Apakah) Mereka itu sama dengan orang yang KEKAL dalam Neraka dan di beri dengan air dari air yang Mendidih sehingga memotongmotong Ususnya (QS : Muhammad : 15)

Dan sebagaimana Firman Nya :

“ Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu di dalam taman-taman dan sungai-sungai, di tempat yang di senangi di sisi (Rabb Yang Maha Berkuasa)(QS : Al-Qamar : 54-55).

Dan masih banyak lagi dalil-dalil dari Alquran yang semakna maksudnya tentang penjelasan Syurga.

HADITS-HADITS SHAHIH YANG MENJELASKAN TENTANG SIFAT-SIFAT SYURGA

Ketahuilah, wahai hamba Allah bahwa Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam telah menerangkan tentang SIFAT-SIFAT syurga yang di janjikan Allah kepada orang-orang Bertakwa dengan keterangan yang mendalam, detail dan gamblang. Keterangan ini membuat tentram (Hati) orang-orang yang beriman. Orang-orang yang shalih merasakan kenikmatan dengan mengetahuinya, dan orang-orang yang bertaubat merasakan kesenangan dengan mengingatnya.

1. Orang  yang pertama kali masuk syurga.

Dari Anas Bin Malik Radiallahu’anhu ia berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam

Bersabda : “ Pada hari kiamat nanti aku (Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam) akan mendatangi pintu syurga, kemudian Aku (Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam) minta di bukakan (pintunya). Maka penjaganya bertanya : Siapa Anda ?Aku (Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam) menjawab : Muhammad. Selanjutnya ia berkata hanya untukmu aku di perintahkan untuk membuka pintu ini dan di larang bagi seorangpun sebelummu. (HR. Muslim No 188).

Dari hudzaifah Radiallahu’anhu ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

Semua anak Adam berada di bawah Benderaku pada hari kiamat dan aku (Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam) orang yang pertama kali di bukakan pintu Syurga. (Shahiihul Jaami’ no 6995)

2        Sifat Rombongan yang pertama kali masuk Syurga.  dari Abu hurairah Radiallahu’anhu ia berkata Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam Bersabda : “Sesungguhnya orang yang pertama kali masuk syurga dalam keadaan laksana bulan di malam purnama. Orang yang masuk setelah mereka, Laksana Bintang yang sangat terang di langit yang sangat cerah, mereka tidak buang air kecil, tidak beringus, dan tidak meludah. Sisir mereka terbuat dari Emas. Keringat mereka adalah Minyak Kesturi. Tempat bukhur (pewangi Ruangan dan tubuh) mereka adalah batang kayu Gaharu India Isteriisteri mereka adalah semuanya adalah para Bidadari, bentuk tubuh mereka adalah seperti bentuk tubuh bapak mereka, Yaitu Adam ‘alaihissalaam yang Tingginya adalah 60 hasta”.( Muttafaqun’alaih ; HR.Bukhori No 3327 & Muslim No 2834)

3        Pintu-Pintu Syurga. dari Sahl Bin Sa’ad ia berkata dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “di dalam Syurga ada Delapan pintu di antaranya ada yang bernama “AR Rayyan” pintu itu tidak di masuki, kecuali hanya oleh orang-orang yang berpuasa.” (HR. Bukhori No 3257).

4        Tidak ada kematian dalam Syurga. Dari Abu Sa’id dan Abu Hurairah dari Rasulullah Shallallahu’alaaihi wa sallam bersabda : “ Jika penduduk syurga sudah masuk kedalam Syurga maka ada yang berseru “Sesungguhnya kalian akan tetap hidup dan tidak akan mati, kalianakan tetap sehat tidak akan sakit, kalian akan tetap muda dan tidak akan tua, kalian juga akan selalu hidup senang dan tidak akan mendapat kesusahan.(HR. Muslim No 2837).

5        Dari Abu Hurairah  Ia berkata  Rasulullah Shallallahu’alaaihi wa sallam bersabda

“Siapa yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, Mendirikan Shalat,Dan puasa Ramadhan, maka wajib bagi Allah untuk memasukanya ke Surga, baik dia berhijrah di jalan Allah atau tertinggal di tanah airnya. Para Sahabat berkata”Wahai, Rasulullah Shallallahu’alaaihi wa sallam. Bolehkah kita memberitahukan kepada orang banyak ! beliau bersabda “sesungguhnya disurga ada 100 tinggkatan yang telah disediakan oleh Allah Bagi para Mujahidin Fisabilillah ( di Jalan Allah Ta’aalaa) Setiap dua tingkatan seperti jarak antara langit dan bumi. Maka jika kamu Memohon kepada Allah, Mohonlah surga firdaus yang paling tinggi karena sesungguhnya surga firdaus itu ada di tengah-tengah surga dan paling atas dan di atasnya terdapat Arsy Ar-Rohman, dari sana sungai-sungai surga mengalir’,. (HR.Al-Bukhori, No 7423)

6. Sifat-Sifat penghuni Syurga Dari Mu’adz Bin Jabal Bahwa Rasulullah Shallallahu’alaaihi wa sallam bersabda  “penghuni Syurga akan masuk Syurga dengan tubuh dan wajah yang tidak  berbulu, dan bercelak, mereka berumur 30 tahun atau 33 tahun “( Shahiihul no 7928)

Dari Abu Hurairah  ia berkata  Rasulullah Shallallahu’alaaihi wa sallam bersabda “Akan masuk surga sekelompok  kaum  yang hati mereksa seperti burung” (yaitu,dari sisi kelembutan,ketakutan, dan kehormatan).

Dari Anas bin Malik, dari Rasulullah Shallallahu’alaaihi wa sallam bersabda beliau bersabda “ Orang mukmin di surga diberi kekuatan sekian dan sekian dalam urusan jima’ (bersetubuh). ada sahabat yang bertanya , wahai Rasulullah, apakah dia mampu untuk itu? Nabi berkata dia akan diberi seratus kekuatan “.( Sahihul jaami no7962)

Dari Abu Hurairah ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaaihi wa sallam bersabda “ siapa yang masuk surga akan selalu hidup senang dan tidak akan mengalami kesusahan, pakaiannya tidak akan lusuh dan masa mudanya tidak akan sirna.” (HR. Mislim No.2836)

7   Wanita-wanita penduduk surga

dari Anas bin Malik ia berkata Rasulullah Shallallahu’alaaihi wa sallam bersabda “ Berangkat  pagi-pagi atau siang di jalan Allah lebih baik daripada dunia dan seisinya, dan sungguh tempat satu hasta kalian di surga lebih baik dari pada dunia seisinya kalaulah seorang Wanita penduduk Syurga menampakkan Dirinya kepada penduduk dunia, niscaya dia ( Wanita penduduk Syurga  itu ) akan menerangi antara keduanya dan bumi akan penuh dengan wangi-wangian dan sungguh ,penutup kepalanya ( wanita surga ) lebih baik daripada dunia dan seisinya. “ (HR Al-Bukhari )

dari Abdulah bin Umar Rasulullah Shallallahu’alaaihi wa sallam bersabda “ sesungguhnya istri penghuni surga bernyanyi untuk suami-suami mereka dengan suara nyanyian yang sangat merdu, yang tidak pernah didengar oleh seorangpun diantara  bait yang mereka dendangkan adalah :

kami adalah wanita-wanita yang cantik jelita

kami para istri kaum yang mulia 

kami melihat dengan mata yang indah

dan juga   diantara bait yang mereka dendangkan adalah

kami adalah wanita yang abadi

tidak akan mati

kami adalah wanita-wanita yang merasa aman

tidak merasa takut

kami wanita-wanita yang menetap

tidak akan berpindah

(shahiihul jaami no 1557).

8. Makanan dan Minuman Penghuni Syurga.

Dari Jabir Radiallahu’anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :” Penduduk Syurga akan Makan dan Minum di dalamnya, Mereka tidak Buang air besar, tidak beringus, dan tidak buang air kecil. Akan tetapi makanan mereka menghasilkan Sendawa yang wanginya sewangi Minyak kesturi. Mereka di berikan insting untuk bertasbih dan bertahmid seperti kalian di beri insting untuk bernafas “(HR.Muslim No(2835).

Dari Mu’awiyah bin Haidah, ia berkata Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda “ Sesungguhnya di syurga ada Lautan Air, Lautan Madu, Lautan Susu, Lautan Khamer, kemudian darinya sungai-sungai mengalir ” (Shahiihul Jaami’ No 2118).

Dari Anas, Ia berkata Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

Apakah Kalian Tahu, Apa “Alkautsar” itu ?  ia adalah sungai yang di berikan kepadaku (Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam) oleh Rabb ku di Syurga. Ia (Sungai Alkautsar) memiliki banyak kebaikan. Ummatku akan mendatanginya pada hari kiamat. Jumlah bejananya sebanyak  hitungan bintang di langit.  Ada seorang hamba yang di  Halangi  bergabung dengan mereka, maka aku ( Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam) berkata “ Wahai Rabb ku, dia adalah bagian dari ummatku, Lalu di katakan kepadaku : engkau (Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam) tidak tahu apa yang mereka lakukan sepeningggalmu” (Shahiihul Jaamii’).

9. Pemandangan Di syurga.

Di Syurga ada kenikmatan yang abadi, kebaikan yang merata, dan rahmat dari Allah, Arrahman ArRahiim ( Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang). Di sana ada dipan-dipan tinggi yang terlihat bersih dan suci. Ada gelas-gelas yang tertata rapi yang di sediakan untuk minum, tidak perlu di mnta dan di persiapkan. Ada bantal dan tilam-tilam untuk bertelekan di waktu bersantai. Di sana-sini terhampar karpet-karpet dan sajadah-sajadah untuk perhiasan dan duduk bersuka ria.

Semua Nikmat yang di sebutkan Di dalam Al quranul Kariim atau Sunnah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallamtentang Syurga, Semua nama-namanya sama dengan yang di lihat di dunia. Akan tetapi….., ketika benda-benda ini di sebut namanya, hanyalah sebagai Penamaan agar di pahami oleh penduduk Dunia. Adapun yang sebenarnya dan hakekat kesenangan-kesenangan tersebut di serahkan kepada Allah Yang Maha Agung, Maha Bijaksana Lagi Yang Maha Menegakkan Seluruh Langit dan Bumi.

Adapun Karakter kenikmatan Syurga di serahkan kepada cita rasa kenikmatan di sana, sesuai dengan cita rasa orang-orang yang Allah berikan cita-rasa tersebut kepada mereka.

Kehidupan penghuni syurga, semuanya berisi kesejahteraan, di liputi dan di penuhi kemakmuran. Para Malaikat mengucapkan salam sejahtera kepada penduduk syurga dalam keadaan yang sentosa, mereka saling mengucapkan salam satu dengan yang lainnya, dan mereka di kirimi Salam oleh Ar-Rahman. Suasananya, seluruhnya mencerminkan kedamaian ( Al-Yaumul Akhir fii zhilaalil Quran : 321 : 323 dengan Ringkas ).

a.      Kamar-kamar di Syurga

Dari Abu Sa’id Alkhudry Radiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “ Sesungguhnya para penghuni syurga berusaha untuk melihat penghuni-penghuni kamar di atas mereka, sebagaimana kalian berusaha melihat bintang yang gemerlapan cahayanya di langit sebelah timur atau barat, di sebabkan perbedaan keutamaan di antara mereka. Para shahabat bertanya : “ Waha Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam, Apakah itu kedudukan para Nabi yang tidak mungkin di capai oleh selain mereka ? Beliau ( Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam) menjawab: “Tentu, Demi Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya, mereka adalah orang yang beriman kepada  Allah dan membenarkan para Rasul (HR. Bukhori dan Muslim).

Dari Abu Malik Al ‘Asy’ary Radiallahu’anhu, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “ Di syurga ada kamar-kamar yang bagian luarnya bisa di lihat dari dalam dan bagian dalamnya bisa di lihat dari luar. Itu di sediakan Allah Ta’aalaa bagi orang yang memberikan makanan, melembutkan ucapan, selalu berpuasa dan Shalat di waktu malam ketika manusia sedang terlelap tidur” (Shahiihul Jaami’ No 2119)

b.      Kemah-kemah, Taman-taman dan Tanah Syurga

Dari Abu Musa Al’Asy’Ariyy Radiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “bagi orang mumin di syurga ada sebuah kemah dari mutiara yang berlubang. Panjangnya 60 Mil. Di dalamnya orang-orang Mu’min di beri Isteri-isteri yang apabila ia (orang Mu’min itu / orang yang beriman) Menggilir (Berganti-gantian dengan ) mereka (Isteri-isteri tesebut), masing-masing tidak melihat yang lainnya. (Muttafaqun ‘Alaih).

Dalam sebuah hadits tentang Isra’a dari Anas Bin Malik Radiallahu’anhu, dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam beliau bersabda : “………kemudian Malaikat JIBRIL pun mengajakku (Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam) pergi hingga sampai ke Sidratil Muntaha. Ternyata, tempat itu di lingkupi warna-warni yang aku tidak mengetahuinya apa itu.” Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam berkata lagi : “ kemudian aku (Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam) di masukan ke Syurga yang berisi kemah-kemah dan kubah-kubah dari Mutiara. Ternyata Tanahnya dari Minyak Kesturi.” (Muttafaqun’Alaih).

Dari Abu Musa Al ‘Asy’ary Radiallahu’anhu dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam beliau bersabda : “ Ada dua Syrga yang terbuat dari perak, bejananya dan semua isinya ( dari Perak). Ada dua Syurga terbuat dari Emas, bejananya dan segala isinya ( Dari Emas). Tidak ada yang membatasi antara suatu kaum ketika melihat Rabb mereka, melainkan hanya sebuah tirai keagungan di wajah-Nya di Syurga ‘Adn”  ( Muttafaqun ‘Alaih).

c.       Pohon Di Syurga

Dari Abu Sa’d Alkhudry Radiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallambersabda : “ Di Syurga ada sebuah Pohon yang Apabila seseorang melintasinya dengan naik Kuda yang terlatih dan Cepat selama 100 Tahun, Niscaya tidak akan selesai Melewatinya (Muttafaqun “alaih).

Dari Abu hurairah Radiallaahu’anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “ Tidak ada sebuah pohonpun di Syurga melainkan batanganya dari Emas.” ( Shaahihul Jaami’ No 5523)

d.      Pasar di Syurga

Dari Anas Bin Malik Radiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :” Di Syurga ada sebuah Pasar yang di adakan hanya pada hari Jum’at. Maka ketika itu angin berhembus dari utara kemudian menerpa wajah-wajah mereka (penghuni Syurga) hingga menjadikannya semakin Indah Mereka pun kembali  kepada Isteri-isteri mereka dalam keadaan yang semakin bagus dan Tampan. Maka Isteri-isteri mereka Berkata : “ Demi Allah, kalian semakin bagus dan tampan setelah meninggalkan kami” Mereka (Suami-suaminya) berkata; “ Kalian juga semakin bagus dan cantik setelah kami tinggalkan.” (HR. Muslim).

e.       Istana-Istana Syurga

Dari Jabir Bin Abdullah Radiallahu’anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :” Aku ( Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam  ) masuk Syurga ternyata di sana ada sebuah istana dari emas, maka aku ( Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam) bertanya : MIlik siapa istana ini ? mereka berkata : Milik seorang Pria Quraisy. Aku mengira orang itu adalah diriku, maka aku bertanya : Siapa dia ? mereka menjawab : Umar Bin Khattab Radiallahu’anhu. Ketika itu tidak ada yang menghalangiku (Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam )  untuk memasukinya (Istana Syurga), Melainkan aku ( Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam ) tahu rasa cemburumu ( Wahai Umar Radiallahu’anhu ). Umar Radiallahu’anhu berkata : Apakah aku pantas cemburu kepadamu, Wahai Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam ?

f.        Sungai-sungai Syurga.

Dari Anas Bin Malik Radiallahu’anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “ Aku ( Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam ) masuk ke Syurga, ternyata di sana ada kemah-kemah yang terbuat dari Mutiara. Maka aku ( Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam) memukulkan tanganku ke air yang mengalir itu, ternyata airnya adalah minyak kesturi yang sangat harum. Lalu aku bertanya : “ Apa ini wahai JIBRIL? JIBRIL menjawab :”ini adalah Alkautsar yang di  berikan Allah kepadamu (Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam) ( Shahiihul Jaami’ No 3260).

10    Kenikmatan syurga yang paling Agung.

Dari Shuaib Bin Sinan, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “ Apabila penghuni Syurga telah masuk syurga dan penghuni Neraka telah masuk Neraka, maka ada yang berseru. “Wahai penduduk Syurga, sesungguhnya kalian memiliki janji di sisi Allah yang ingin Dia (Allah Ta’aalaa) tunaikan kepada kalian” maka merreka bertanya : Apakah itu ? Bukankah Allah telah memberatkan timbangan amal kami, memutihkan wajah-wajah kami, memasukan kami ke syurga dan menyelamatkan kami dari Neraka ? Maka di singkaplah Tirai, merekapun MELIHAT kepada Allah. Demi Allah, Allah tidak pernah memberikan sesuatu yang paling mereka cintai dan yang paling menyejukkan pandangan mereka daripada melihat kepada-Nya.” (Shaahihul Jaami’ No 535 , Lihat juga Syarhul’ Aqidah Thahawiyyah hal 144 dan Mawaariduzzom’aan (IV/131-136).

11    Penghuni Syurga yang paling Rendah dan Paling tinggi Derajatnya.

Dari Al-mughirah bin Syu’bah, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “ Nabi Musa ‘Alaihissalaam bertanya kepada Rabbnya : Siapakah penghuni Syurga yang Paling Rendah Tingkatannya ?  Allah Ta’aalaa menjawab : yaitu seseorang yang datang setelah Seluruh penghuni Syurga masuk syurga. Maka di katakan kepadanya ( Penghuni Syurga yang paling Akhir atau paling Rendah Tingkatannya ), masuklah kedalam Syurga. Orang itu berkata : Bagaimana caranya , Wahai Rabbku ? Semuanya telah menempati tempatnya dan mengambil bagiannya? Maka di katakan kepadanya  : Apakah kamu rela Apabila memiliki kerajaan seperti Milik seorang Raja di dunia ? Orang itu menjawab : Tentu, aku Rela Wahai Rabbku. Allah Ta’aalaa berkata kepadanya : iniliah bagianmu dan yang semisalnya, semisalnya, semisalnya, dan semisalnya lagi. Pada yang kelima kalinya dia berkata : Tentu, aku Rela Wahai Rabbku. Selanjutnya Allah Ta’aalaa berkata Ini adalah bagianmu dan sepuluh kali lipatnya. Bagimu pula apa yang di ingini oleh jiwamu dan yang menyenangkan pandanganmu. Maka dia berkata : Aku Rela Wahai Rabbku. Nabi Musa ‘Alaihissalaam  bertanya : Siapakah yang paling tinggi derajatnya ?  Allah Ta’aalaa menjawab : mereka orang-orang yang Aku ( Allah Ta’aalaa) PILIH. Aku ( Allah ta’aala) menanamkan kemulian mereka dengan tanganKu sendiri dan Aku (Allah Ta’aalaa ) Tutup dengannya. Kenikmatan itu tidak pernah di lihat oleh mata, di dengar oleh telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati Manusia”(HR.Muslim).

Ketahuilah, WAHAI HAMBA Allah, bahwa para penghuni Syurga adalah orang-orang yang merasa Takut kepada Allah Ta’aala. Rasa Takut yang mendorong kepada kebaikan dan mencegah dari setiap penyimpangan. Perasaan inilah yang menyingkirkan segenap rintangan dan menyingkap Kabut sehingga Hati berhadapan Langsung dengan Dzat Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa. Rasa takut inilah yang membuat ibadah dan amal menjadi IKHLAS, Bersih dari Noda RIYA dan SYIRIK dan segala bentuknya.

Maka orang yang takut kepada Rabbnya dengan benar pasti hanya memberikan  tempat di hatinya semata-mata IKHLAS Untuk Allah Subhaanaahuwata’aalaa. Ia Tahu bahwa Allah Ta’aalaa akan menolak Setiap Amal yang di berikan kepada selain-Nya. Allah Ta’aalaa adalah Dzat yang Paling Tidak Butuh Kepada PENYEKUTUAN. Amalan itu harus IKHLAS untuk Nya. Kalau Tidak, Niscaya Allah tidak akan MENERIMANYA. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : Allah Ta’aalaa Berfirman : Aku (Allah Ta’aala) adalah Dzat yang Paling tidak BUTUH kepada PENYEKUTUAN. Siapa Saja yang Menyekutukan AKU ( Allah Ta’aalaa ) dengan selain-Ku maka AKU akan tinggalkan ia dan Sekutunya “ (HR. Muslim).

Para penghuni Syurga adalah orang-orang yang bertakwa, takut, lagi waspada. Allah Ta’aalaa tidak akan menggabungkan dua Rasa Takut pada satu Jiwa, Yakni merasa Takut kepada Nya ( Allah Ta’aalaa) di Dunia dan merasa Takut kepada Nya (Allah Ta’aalaa) di Hari Kiamat.

Oleh karena itu, Siapa yang takut kepada Nya di Dunia, Niscaya Allah Ta’aalaa akan memberikan Rasa Aman kepadanya di Akherat. Dan bersamaan rasa Aman Di tempat yang mengerikan itu, juga di berikan rasa Dekat dan Pemulian. (Al yaumul Akhiir Fii Zhilaalil Qur-an(332-333))

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

Allah Ta’aalaa berfirman :  Aku tidak mengumpulkan pada hamba Ku  Dua Rasa Takut, dan Aku juga tidak mengumpulkan padanya Dua Rasa Aman. Jika ia meraasa Aman dari Ku di Dunia. Niscaya Aku jadikan ia Ketakutan di Akherat. Jika ia merasa takut kepada Ku di Dunia, niscaya Aku jadikan ia merasa Aman di Akherat” (Shahiihul Jaami’ no 420).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s