oh….Anakku bagaimana dengan sekolahmu..???

Standard


Insya Allah sekarang ini kami akan coba berbagi tentang dunia pendidikan anak, tahun ajaran baru sudah mulai berjalan dan suadah ada beberapa sekolah yang sudah efektif belajar, ada sebuah pertanyaan “Sudah benarkah kita memilih sekolah untuk anak ..?”mungkin dari awal tahun kita sudah siap-siap disibukan untuk memasukkan si anak ke sekolah tahun ini? Atau mungkin kita malah sudah punya sekolah pilihan ? inilah beberapa hal yang mungkin dapat membantu kita sebagai alat ukur setelah beberapa saat berjalan tahun ajaran baru, coba kita perhatikan:

1. benarkah sekolah untuk anak kita memberikan kebebasan sianak untuk melakukan kebiasaan sianak (Masa kanak-kanak adalah masa bermain). Jadi, jangan terlalu memaksakan pendidikan bagi anak, agar masa bermainnya tidak terenggut. Apalagi kalau Anda masih membebani anak dengan sederet les tambahan, mulai dari A-Z, terutama untuk Pendidikan anak usia SMP,SD,TK dan PlayGrup.

2. ini adalah point yang paling penting, apakah kita tahu atau mungkin pura-pura ga tahu tentang sekolah anak kita apakah mengajarkan tauhid atau keyakinan yang benar atau tidak karena ini adalah jalan keselamatan dunia lebi-lebih akherat yang kehidupannya kekal selamanya.

3. bagaimana dengan guru-gurunya. karena guru ini merupakan faktor yang sangat menentukan keperhasilan pendidikan. Artinya,apakah guru di sekolah itu bisa menerima setiap anak apa adanya atau tidak, dengan tidak menuntut anak di luar kemampuannya, berusaha mengerti anak, dan mendorong anak untuk bisa dan bangga atas kemampuannya. Bukan dengan marah-marah atau memaksa anak untuk menyelesaikan lembar tugasnya.dan juga keharmonisan guru-guru sebagai pengajar dengan pimpinannya baik kepala sekolah, yayasan atau kepala dinas.

4. Perhatikan juga konsep belajarnya , dengan melatih anak untuk selalu kreatif dengan menciptakan berbagai kreasi dari benda-benda di sekitarnya. Contoh, kardus bekas tisu gulung, karton susu, kaleng bekas minuman. Namun yang jelas, sekolah yang baik tidak harus selalu yang gedungnya mentereng, atau alat-alatnya serba lengkap. Sekolah yang baik adalah yang bisa mendorong kemandirian anak, dan mengembangkan kemampuan sosial maupun kematangan emosinya

5. Bagaimana dengan soal bahasa? Benarkah sekolah bilingual lebih baik? Ternyata sampai sekarang para ahli masih memperdebatkan efektivitas mengajarkan dua bahasa (Inggris dan Indonesia) pada masa golden age anak (sampai usia 9 tahun),

6. Satu lagi yang tak kalah penting adalah faktor biaya. Banyak orangtua rela membayar mahal agar anaknya memperoleh pendidikan terbaik. Tapi, tak ada salahnya tetap memperhitungkan apakah biaya yang Anda keluarkan akan sesuai dengan apa yang didapat sianak bila bersekolah di situ. Uang sekolah yang tinggi, misalnya, tentu rasanya tak sepadan bila fasilitas pendidikan di sekolah tersebut ternyata kurang memadai. Tapi, semahal apa pun, jangan lupa untuk mempertimbangkan bahwa sekolah mahal dan fasilitas yang aduhai pun bukanlah segalanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s