N e r a k a

Standard

Ketahuilah ! Bahwasanya Para Shahabat Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam, Para Tabi’in (Pengikut Shahabat),Taabiut Taabiin (Pengikut Tabi’in) dan Ahlussunnah wal jamaah wal Hadits semuanya, Juga para Fuqoha (Ahli Fiqih), Islam selalu berada di atas keyakinan tentang keberadaan Neraka dan Menetapkannya. Dalam Hal tersebut mereka bersandar kepada Nash-Nash Al-quran yang Mulia dan As-Sunnah yang suci serta apa yang telah di ketahui secara pasti berupa Khabar-Khabar dari Para Rasul semuanya, dari Rasul yang Awwal sampai Rasul yang Terakhir. Mereka semua Berdakwah dan Mengkhabarkan kepada Ummat tentang adanya NERAKA, serta memperingatkan manusia agar takut kepadanya.

Allah Ta’aalaa menyebutkan tentang NERAKA di dalam Al quran dalam banyak tempat yang sulit di hitung dan Allah juga mengabarkan tentang NERAKA tersebut melalui lisan RASUL NYA Shallallahu’alaihi wa sallam.

Allah Subhannaahu wa Ta’ala telah berfirman,

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. 66:6)

Dan di dalam ayat yang lain disebutkan,“peliharalah dirimu dari Neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang yang kafir.” (QS. 2:24)

Kedua ayat di atas memperingat-kan kita agar menjaga diri dari api Neraka dengan cara menempuh jalan yang lurus. Karena jika di akhirat nanti seseorang dimasukkan ke Nereka, ‘na’udzu billah min dzalik’, maka tidak ada lagi jalan keselamatan dan tidak akan diterima segala macam tebusan. Suatu hari yang tiada berguna lagi harta benda dan anak cucu, kecuali orang yang menghadap Allah dengan membawa hati yang salim, selamat dari kemusyrikan, bid’ah dan aneka macam perbuatan dosa dan Maksiat.

Sedikit Gambaran tentang Neraka

Dia adalah penjara yang penuh dengan siksaan yang pedih, jurang amat dalam yang di dalamnya berkobar api yang menyala dan bergejolak. Panasnya tujuh puluh kali lipat dibandingkan panas api yang ada di dunia saat ini, Nabi Shallallaahu Alaihi wa Sallam bersabda,

Api yang biasa kalian nyalakan adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian dari api Jahannam.” (HR . Al-Bukhari)

Hawa paling panas yang ada di dunia ini tak lain adalah sedikit hembusan dari Neraka Jahannam. Sabda Nabi Shallallaahu Alaihi wa Sallam,

Tunggulah hingga agak dingin untuk shalat (Zhuhur), karena panas yang ber-lebihan adalah sebagian dari hembusan Jahannam.” (HR. Al-Bukhari).

Telah shahih Hadist ini dari beberapa Shahabat Bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

Demam itu dari uap Neraka Jahannam Maka dinginkanlah dengan Air” (Lihatlah Shahiihul Jaami’ No 3186)

Berkata Ka’ab al-Akhbar, “Demi Dzat yang jiwa Ka’ab ada ditangan-Nya, andaikan engkau ada di ujung timur dan Neraka ada di ujung barat, kemudian Neraka itu di singkap, maka otak kalian akan ke luar meleleh dari kedua lobang hidung, karena panasnya yang dahsyat. Wahai manusia, apakah kalian merasa tentram dengan ini? Ataukah kalian akan mampu bersabar terhadapnya? Wahai manusia, berbuat taat kepada Allah lebih ringan bagi kalian dari pada menanggung siksa seperti ini, maka taatlah kalian semua kepada-Nya! (At-Tadzkirah fi ahwalil mauta wa umur al akhirah 2/145).

Tentang luasnya Neraka, Rasulullah Shallallaahu Alaihi wa Sallam bersabda, ”Tahukah kalian apa ini? Kami semua menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang mengetahui”. Beliau bersabda, “Ini adalah batu, jika dilem-parkan ke dalam Neraka semenjak tujuh puluh tahun, maka ia masih melayang di Neraka sampai saat ini (belum menyentuh dasarnya, pent).”(HR. Muslim)

Api Neraka meyiksa manusia sesuai dengan tingkat dosa yang diperbuat. Sabda Nabi Shallallaahu Alaihi wa Sallam, “Sebagian orang ada yang dilalap api Neraka hingga kedua mata kakinya, sebagian lagi ada yang hingga kedua lututnya, sebagian lagi ada yang dilalap hingga pinggangnya dan ada juga yang disiksa hingga tengkuk lehernya.” (HR. Muslim)

Rasulullah Shallallaahu Alaihi wa Sallam juga telah bersabda, “Pada Hari Kiamat didatangkan penghuni neraka yakni seorang yang ketika di dunia mendapatkan kenikmat-an paling besar, kemudian ia dicelupkan ke dalam Neraka sekali celupan lalu ditanya, “Wahai anak Adam adakah engkau masih melihat karunia yang tersisa? Apakah kini engkau merasakan sedikit kenikmatan? Maka ia menjawab, “Demi Allah tidak sama sekali wahai Rabb.” (HR Muslim)

oleh mr fajar via email

About Admin Al Hikmah

ekolah Internasional Plus dengan tetap menjadikan pesan-pesan Dienul Islam sebagai rujukan yang utama dan pertama yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah. Metode- metode mutakhir seperti SAL (Student Active Learning), Multiple Inteligence (Kecerdasan Majemuk), Pendekatan Pengajaran Tematik, Multilingual (Pengantar Tiga Bahasa), sistem penilaian melalui Rapor Narasi, dll. Insya Allah akan lebih mengoptimalkan seluruh Input, Proses, dan Output dalam kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s